JurnalPost - Keuangan merupakan salah satu elemen dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk menjalankan kegiatan operasional perusahaannya. Oleh karena itu perusahaan perlu untuk mengetahui kondisi keuangan mereka, apakah sudah baik atau belum. Laporan keuangan perusahaan merupakan salah satu data yang dapat membantu dalam mengetahui kondisi keuangan perusahaan mereka. Selain itu laporan keuangan juga berperan dalam pengambilan keputusan, maka bisa dikatakan bahwa elemen perusahaan yang berhubungan dengan uang sangatlah penting bagi mereka.
Seperti yang telah kita bahas diatas betapa pentingnya suatu hal keuangan di dalam sebuah perusahaan, maka diperlukannya kegiatan audit keuangan untuk mengetahui apakah perusahaan sudah menyajikan keadaan keuangan perusahaan dengan wajar atau belum dan menentukan keadaan keuangan perusahaan. Audit sendiri merupakan suatu kegiatan pemeriksaan atau penyelidikan terhadap data-data pada sebuah laporan untuk memastikan kewajaran dan keakuratannya. Kewajaran dan keakuratan pada laporan keuangan sendiri sangatlah berpengaruh terhadap keputusan sebuah perusahaan, maka dari itu diperlukannya kegiatan audit. Selain itu, kegiatan audit terhadap organisasi atapun perusahaan juga memiliki berbagai manfaat.
Beberapa manfaat dalam melakukan kegiatan audit di dalam sebuah perusahaan yang pertama adalah dapat mencegah atau menemukan kecurangan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan, sehingga perusahaan tidak mengalami kerugiaan. Yang kedua yaitu, dapat menambah kebenaran atas laporan keuangan sehingga laporan tersebut dapat dipercaya untuk keperluan pihak luar entitas, seperti pemegang saham, kreditor maupun pemerintahan. Berikutnya yang ketiga yaitu dapat membuka pintu bagi pembiayaan yang berasal dari luar untuk perusahaan. Hal ini dikarenakan laporan keuangan perusahaan yang telah di audit dapat menunjukkan keadaan keuangan perusahaan. Yang keempat yaitu dapat menyikap kesalahan yang terjadi ataupun penyimpangan didalam sebuah perusahaan.
Selain dapat bermanfaat bagi perusahaan, kegiatan audit juga bermanfaat bagi pihak luar seperti kreditur. Kreditur atau para rekan akan mengambil keputusan dengan memberikan perusahaan kredit dengan cara perusahaan memberikan dasar yang meyakinkan kepada mereka atau pihak kreditur. Yang kedua yaitu bagi pihak asuransi. Hasil audit dapat memberikan dasar yang meyakinkan kepada pihak asuransi untuk dapat menyelesaikan klaim atas kerugian yang telah diasuransikan. Yang ketiga yaitu kepada pihak investor. Perusahaan dapat memberikan dasar yang terpecaya kepada investor maupun calon investor terhadap nilai prestasi investasi dan kepengurusan manajemen. Yang berikutnya yaitu kepada pihak klien, yang dimana perusahaan dapat memberikan dasar yang terpecaya kepada para klien untuk menilai profitabilitas atau Audit Finansial, Sistem Pengendalian Intern, efisiensi operasionalnya dan lainnya.
Audit keuangan juga dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang bergerak di bidang hukum ataupun pemerintahan. Misalnya dapat memberikan dasar yang independen kepada mereka yang bergerak di bidang hukum untuk dapat mengurusi harta, menyelesaikan masalah jika dalam masa kebangkrutan dan menentukan pelaksanaan perjanjian persekutuan dengan cara yang semestinya. Selain itu juga dapat bermanfaat untuk dapat memberikan tambahan kepastian yang independent tentang kebenaran laporan keuangan perusahaan sebagai dasar pengenaan pajak. Sehingga, Surat Pemberitahuan Pajak yang diberikan oleh perusahaan kepada pemerintah akan lebih dapat dipercaya.
Berdasarkan uraian di atas kita jadi dapat mengetahui betapa pentingnya audit keuangan bagi perusahaan karena kegiatan audit keuangan dapat memberika banyak sekali manfaat bagi perusahaan. Kecurangan dan transaksi fiktif yang sering ditemukan dalam kegiatan operasional perusahaan yang dapat merugikan perusahaan juga akan dapat terungkap kebenarnya. Tidak ada lagi alasan bagi perusahaan untuk tidak melakukan kegiatan audit keuangan pada perusahannya sendiri. Dengan mengetahui banyaknya manfaat yang diperoleh dari proses audit, maka justru perusahaan akan rugi jika tidak melakukan kegiatan audit keuangan dikarenakan perusahaan tidak bisa mengetahui keadaan keuangan perusahaan yang sebenarnya, yang dimana keuangan merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam proses berjalannya sebuah perusahaan. Oleh : Ade Laksmi Ronaa. P/Universitas Muhammadiyah Malang
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda