Oleh: ALYA QISTHI SILALAHI1/Universitas Sumatera Utara
Abstrak Saat ini kita berada disituasi dimana kita sedang tertimpa dampak dari pandemi virus Covid-19. Setiap harinya korban dari dampak covid-19 semakin bertambah, dikarenakan kurangnya mengurangi aktivitas berkeluaran di luar rumah dan juga kurangnya menjalani protokol kesehatan. Oleh karena itu penulis melakukan studi dan penelitian mengenai keefektifan dari aplikasi mobile banking dalam mengurangi aktivitas diluar rumah demi mengurangi korban dampak Covid-19.
Dalam karya tulis ilmiah ini penulis menggunakan metode penulisan studi literatur atau kajian pustaka. Berdasarkan hasil dari literatur penulis dapat menyimpulkan aplikasi mobile banking melalui handphone mengalami peningkatan yang pesat, karena aplikasi mobile banking melalui handphone memiliki dampak yang positif terhadap masyarakat, masyarakat dapat melakukan aktivitas keuangan juga tetap mengikuti peraturan pemerintah dan menjaga protokol kesehatan.
Kata kunci: Mobile banking, handphone dan dampak pandemi
Pendahuluan Setiap perusahaan bank sekarang sudah memiliki mobile banking masing-masing, dan mobile banking tersebut dalam bentuk aplikasi diakses melalui handphone, aplikasi tersebut sangat membantu untuk melakukan transaksi keuangan, hanya dengan mendownload aplikasi di handphone, kita dapat melakukan aktivitas transaksi keuangan seperti transfer dan lainnya, ditambah dengan keadaan pandemi saat ini kita tidak perlu keluar dari rumah untuk melakukan transaksi keuagan, ini demi mencegah penyeberan virus covid-19.
Survei menunjukan penggunaan mobile/digital banking telah mencapai 71 Persen dan ATM sebesar 45 persen. "Namun selama pandemi terjadi peningkatan mobile/digital banking menjadi 83 Persen dan penurunan pada ATM menjadi 34 Persen," kata Waasi (Kepala bank BTPN), di Jakarta, Kamis (15/4/2021). Berdasarkan hasil survei tersebut menunjukkan bahwa banyak masyarakat beralih dari transaksi melalui kartu ATM menjadi layanan digital banking (mobile banking) melalui handphone.
Bahan dan Metode Metode yang digunakan penulis dalam kajian ini menggunakan metode literatur atau kajian ilmiah. Menggunakan bahan dari beberapa pendapat para ahli atau sumber yang telah terkaji di internet. Dalam beberapa sumber yang telah penulis cari, mobile banking adalah layanan yang disediakan oleh bank atau lembaga keuangan lainnya yang memungkinkan nasabahnya untuk melakukan transaksi keuangan dari jarak jauh menggunakan perangkat seluler seperti smartphone atau tablet. Transaksi melalui mobile banking tergantung pada fitur aplikasi perbankan seluler yang disediakan dan biasanya meliputi saldo memperoleh akun dan daftar transaksi terakhir, pembayaran tagihan elektronik , deposito cek terpencil, pembayaran P2P , dan transfer dana antara pelanggan atau yang lain adalah rekening (wikipedia).
Pembahasan Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 /POJK.03/2018 disebutkan bahwa Layanan Perbankan Digital adalah layanan bagi nasabah Bank untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi, dan melakukan transaksi perbankan melalui media elektronik yang dikembangkan dengan mengoptimalkan pemanfaatan data nasabah dalam rangka melayani nasabah secara lebih cepat, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan (customer experience), serta dapat dilakukan secara mandiri sepenuhnya oleh nasabah dengan memperhatikan aspek pengamanan. Hal ini memungkinkan calon nasabah dan/atau nasabah bank melakukan transaksi diantaranya registrasi, pembukaan rekening, transaksi perbankan (tarik tunai, transfer dan pembayaran), dan penutupan rekening, termasuk memperoleh informasi lain dan transaksi di luar produk perbankan, antara lain nasihat keuangan (financial advisory), investasi, transaksi sistem perdagangan berbasis elektronik (e-commerce), dan kebutuhan lainnya dari nasabah bank (ojk).
Tujuan adanya mobile banking untung mempermudah para nasabah atau masyarakat melakukan akrtivitas keuangan. Mobile banking menjadi solusi dari permasalahan yang timbul di masyarakat seperti sulitnya menjangkau mesin ATM terdekat, waktu yang harus dikorbankan ketika ingin melakukan transaksi keuangan melalui mesin ATM, dan biaya yang dikeluarkan ketika menuju mesin ATM terdekat. Dengan kemajuan teknologi mobile banking hadir untuk menjawab solusi dari permasalahan yang timbul dari para nasabah (masyarakat). Terlebih lagi di situasi saat ini, pemerintah melarang banyak melakukan aktivitas di luar rumah dan terlebih harus melakukan protokol kesehatan yang ketat. Mobile banking mempermudah para nasabah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Masyarakat hanya perlu menggunakan aplikasi mobile banking, seperti ketika anda mentransfer sejumlah uang terhadap orang lain maka nasabah tidak perlu lagi pergi keluar rumah ke ATM. Mobile banking mempermudah para nasabah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Masyarakat hanya perlu menggunakan aplikasi mobile banking, seperti ketika anda mentransfer sejumlah uang terhadap orang lain maka nasabah tidak perlu lagi pergi keluar rumah ke ATM.
Manfaat mobile banking melalui handphone sangat banyak, seperti melihat informasi saldo bank, transfer dana bank, juga bisa melakukan pembelian seperti pembelian pulsa ponsel, pulsa internet, pembelian saham, mengisi dompet digital, pembelian tiket pesawatdan melakukan transaksi seperti pembayaran tagihan, contohnya pembayaran listrik, pembayaran asuransi, pembayaran kartu kredit.
Saat pandemi Covid-19 Survei menunjukan penggunaan mobile/digital banking telah mencapai 71 Persen dan ATM sebesar 45 persen. "Namun selama pandemi terjadi peningkatan mobile/digital banking menjadi 83 Persen dan penurunan pada ATM menjadi 34 Persen," kata Waasi (Kepala bank BTPN), di Jakarta, Kamis (15/4/2021). Berdasarkan hasil survei tersebut menunjukkan bahwa banyak masyarakat beralih dari transaksi melalui kartu ATM menjadi layanan digital banking (mobile banking). Sehingga menunjukkan pandemi Covid-19 berpengaruh besar terhadap penggunaan aplikasi mobile banking, disamping itu juga dampak dari kemajuan teknologi yang menghasilkan aplikasi mobile banking.
Kesimpulan Kemajuan teknologi membawa pengaruh positif di dalam kehidupan, terutama untuk menjadi solusi atas permasalahan yang timbul. Sebagai contoh permasalahan yang timbul adalah pandemi Covid-19, yang akibatnya berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Peraturan demi peraturan dibuat untuk menghindari penularan virus Covid-19. Pemerintah menganjurkan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah dan menjaga protokol kesehatan demi mengurangi korban Covid-19. Tetapi bagaimanapun juga walaupun masyarakat dihadapkan dengan keadaan seperti itu, masyarakat juga tetap harus melakukan aktivitasnya. Sehingga solusi dari kemajuan teknologi berdampak positif bagi Pendemi Covid-19, yaitu dengan adanya aplikasi mobile banking.
Aplikasi mobile banking mengguunakan handphone sangat berpengaruh untuk mengurangi aktivitas masyarakat keluar dari rumah, sehingga masyarakat dapat bertransaksi keuangan seperti biasanya. Masyarakat tidak perlu lagi keluar rumah untuk melakukan transaksi keuangan seperti yang telah penulis jelaskan transaksi keuangan itu banyak jenisnya. Sehingga hanya dengan memiliki aplikasi mobile banking masyarakat dapat melakukan aktivitas keuangan juga tetap mengikuti peraturan pemerintah dan menjaga protokol kesehatan. Berdasarkan hasil dari literatur penulis dapat menyimpulkan aplikasi mobile banking mengalami peningkatan yang pesat, karena aplikasi mobile banking memiliki dampak yang positif terhadap masyarakat, masyarakat dapat melakukan aktivitas keuangan juga tetap mengikuti peraturan pemerintah dan menjaga protokol kesehatan.
Daftar Pustaka https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/40702 https://www.inews.id/finance/keuangan/selama-pandemi-penggunaan-mobile-banking-tembus-83-persen https://en-m-wikipedia-org.translate.goog/wiki/Mobile_banking?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=ajax,nv,tc,sc,elem,se
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda