Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Pandemi Covid 2019 Terhadap Pendidikan Universitas-Universitas di Indonesia

Pandemi Covid 2019 Terhadap Pendidikan Universitas-Universitas di Indonesia

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
11 Oktober 2021, 09.57 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
11 Okt 2021, 09.57 WITA · 4 menit baca
4 menit baca
Pandemi Covid 2019 Terhadap Pendidikan Universitas-Universitas di Indonesia
Catatan arsip: sebagian dokumentasi gambar pada artikel ini tidak lagi tersedia.
JurnalPost - Pandemi Covid adalah bencana. Pandemi Covid merupakan sesuatu yang tidak bisa kita ataupun mereka prediksi. Pada Desember 2019 dilaporkan bahwa virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2 pertama kali muncul. Virus yang menyebabkan gangguan pernafasan itu telah menyebar ke hampir semua negara di dunia. Penyebarannya begitu cepat, 3 bulan setelah laporan pertama di Wuhan China, virus itu telah masuk ke Indonesia. Melihat sebaran virus corona, organisasi kesehatan dunia WHO telah mendeklarasikan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global. Sebagai upaya penghentian laju penyebaran virus, banyak negara yang menerapkan lockdown untuk menghentikan segala aktivitas keluar maupun yang akan masuk kedalam negeri. Di Indonesia sendiri, meskipun tidak sepenuhnya menerapkan lockdown, namun banyak daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya masing-masing. Masyarakat diminta untuk berdiam diri di rumah dan mengurangi kegiatan diluar rumah. Indonesia yang merupakan salah satu negara yang terinfeksi pandemi Covid-19 juga mengalami masalah. Penyakit Corona virus 2019 ( COVID-19 ) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut corona virus 2 (SARS-CoV-2). Sehingga berdampak kepada Masyarakat dan Mahasiswa tidak bisa bertemu langsung di kampus atau di tempat umumu. Berdasarkan Riset Nielsen yang bertajuk “Race Against the Virus, Indonesian Consumer Response towards COVID-19” mengungkapkan bahwa sebanyak 50% masyarakat Indonesia mulai mengurangi aktivitas di luar rumah, dan 30% di antaranya mengatakan bahwa mereka berencana untuk lebih sering berbelanja online. Begitu juga kegiatan proses belajar mengajar dilaksanakan dari rumah bahkan bekerja pun dilakukan dari rumah dengan tujuan agar bisa mengurangi penularan Covid-19. Tak terkecuali proses belajar mengajar yang dilaksanakan di lingkungan Universitas-Universitas di Indonesia seperti halnya Undiksha (Universitas Pendidikan Ganesha) yang bertempat tinggal di Singaraja, Bali. Dan kebetulan lagi, saya bekerja di salah satu Instansi di Undiksha yaitu di bidang Kemahasiswaan, Rektorat Undiksha. Banyak sekali dampak-dampak Pandemi Covid 2019 yang saya lihat di lingkungan tempat saya bekerja

Dampak Pandemi Covid 2019 terhadap pendidikan Universitas di Indonesia

1. Saya yang bekerja di bidang kemahasiswaan Rektorat Undiksha banyak mendapatkan keluhan, baik dari mahasiswa/wali mahasiswa akan pengurangan biaya UKT kepada pihak Universitas 2. Secara psikologis mempengaruhi kejiwaan mahasiswa Undiksha karena perubahan sistem pembelajaran yang tadinya manual menjadi sistem daring. Ketidak siapan diri ini memaksa mahasiswa untuk mau tidak mau mengikutinya. Hal ini mengharuskan mahasiswa untuk beradaptasi menghadapi kebiasaan baru yang mungkin dapat menimbulkan stres. 3. Minimnya aktivitas yang dilakukan dirumah. Jika selama ini mahasiswa terbiasa bersosialisasi dengan teman di kampus, namun saat pandemi mereka diharuskan untuk tinggal di rumah sehingga hal itu menjadi terbatasi. Akhirnya mahasiswa kebingungan mencari kegiatan yang bisa dilakukan di rumah. 4. Susahnya kuliah daring. Kekurangan pada pembelajaran dengan menggunakan sistem daring diantaranya, terdapat kendala pada jaringan internet/ lemot, membutuhkan biaya untuk membeli paket internet, mencari referensi dalam mengerjakan tugas, tidak terikat waktu sehingga harus selalu stand by , tidak efisien dalam hal tenaga, waktu,dan biaya. 5. Bagi mahasiswa Undiksha yang baru lulus akan semakin sulit mendapatkan pekerjaan karena kondisi perekonomian di Indonesia yang merosot tajam.

Solusi yang Bisa Saya Tawarkan kepada berbagai Pihak di Universitas Pendidikan Ganesha

Setelah mengulas dampak yang ditimbulkan di masa pandemi Covid-19, Solusi yang dapat saya lakukan untuk mengatasinya : Untuk Pihak Universitas 1. Memberikan bantuan berkala dan keringanan biaya UKT kepada mahasiswa-mahasiswa yang ekonominya terdampak Covid 19 2. Memperdayakan budaya tatap muka dan pembelajaran secara online agar tidak adanya kerumunan 3. Melakukan pelayanan kemahasiswaan dengan protokol kesehatan dan batas Untuk Mahasiswa 1. Memperbanyak komunikasi dengan teman dan komunitas se-profesi guna membangun jejaring/ komunitas yang dapat menambah ilmu, wawasan, serta informasi yang bermanfaat seperti info lowongan pekerjaan, seminar dan lokakarya. 2. Mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri sedini mungkin. Mendalami ilmu yang telah diperoleh selama ini akan sangat bermanfaat di masa depan. Terutama bagi mereka yang berkeinginan untuk menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), mempelajari ilmu teoritis untuk mengikuti ujian CPNS akan sangat berguna. 3. Mencari kesibukan memang mudah, namun mencari kesibukan yang bermanfaat sulit untuk dilakukan. Mulai sekarang sibukkanlah diri untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Contohnya seperti berolahraga, berkebun, menulis, turut serta dalam kegiatan amal, dan proaktif untuk melakukan kegiatan sosial lainnya yang bermanfaat bagi banyak orang. 4. Menciptakan pekerjaan sesuai dengan hobi dan keahlian. Belajar untuk berwirausaha dapat dilakukan kapanpun. Apalagi di masa pandemi saat ini, banyak waktu luang yang bisa dimanfaatkan. Daripada bermalas-malasan dan tidak produktif, mulailah untuk menciptakan pekerjaan sesuai dengan hobi mereka yang dapat menghasilkan uang. Selain bermanfaat, mungkin saja hal itu bisa menjadi mata pencaharian mereka nanti. Misalnya saja yang punya hobi membuat kue, dapat menjual hasil masakannya tersebut, yang hobi memancing dapat menjual hasil tangkapannya di pasar, dll. Penulis : Nyoman Teja Adiastra, S.Ds.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pandemi-covid-2019-terhadap-pendidikan-universitas-universitas-di-indonesia/26454/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 12.35 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren

Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

Transparansi Keuangan Organisasi Mahasiswa: Langkah Kecil Membangun Budaya Antikorupsi

Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo

Pilihan Editor

  1. 1 Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman
  2. 2

    HUT ke-58, Semen Tonasa Gandeng BULOG Sediakan 580 Paket Sembako Murah di Pangkep

  3. 3

    Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan

  4. 4

    Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS

  5. 5

    Belajar dari Negeri Sakura: Bisakah Jepang Membantu Indonesia Memadamkan Karhutla?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.