Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Metode “Fun Learning” Untuk Meningkatkan Minat Belajar Serta Kepercayaan Diri Anak

Metode “Fun Learning” Untuk Meningkatkan Minat Belajar Serta Kepercayaan Diri Anak

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
02 Juni 2022, 19.22 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
7 menit baca
Metode “Fun Learning” Untuk Meningkatkan Minat Belajar Serta Kepercayaan Diri Anak

JurnalPost.com - Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah bentuk penyelenggaraan kegiatan Pendidikan dan pelatihan dengan bekerja secara langsung,secara sistematik dan terarah dengan supervisi yang berkompeten. PKL dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang profesional dan diharapkan akan menerapkan ilmu yang diperoleh, sekaligus dapat dipraktekkan oleh peserta PKL pada dunia kerja. Kegiatan ini juga di laksanakan oleh salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakutltas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Sumatra Utara yang bernama Sarah Shahiba dengan NIM 190902106. Dimana Sarah Shahiba di bimibing oleh Supervisor Sekolah sekaligus dosen pengampu pada mata kuliah Praktikum I yaitu Bapak Fajar Utama Ritonga S.Sos.,M.Kessos. Kegiatan Praktikum I ini dilaksanakan di Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Peduli Anak (LSM KOPA), yang beralamat Jl. Syah Bandar No.23, A U R, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara 20212 . pelaksanaann kegiatan PKL ini berjalan kurang lebih sekitar 3 bulan yaitu mulai dari 9 Maret sampai 10 Juni 2022.

Komunitas Peduli Anak (KOPA) adalah sebuah Organisasi berbentuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang Sosial, Pendidikan, Keagamaan, dan Kesejahteraan Sosial Keluarga dan Anak. Dari pengalaman penanganan anak jalanan dan anak bermasalah pada masa berdirinya sebuah yayasan sosial di bidang anak, maka Syafri Tanjung dan rekan-rekan membentuk lembaga Komunitas Peduli Anak (KOPA). Lembaga ini didirikan pada tahun 2005 dan dilahirkan atas dasar untuk kesejahteraan dan kemandirian anak jalanan dan anak-anak bermasalah seperti anak Yatim/Piatu, Autis, serta anak yang orangtuanya bekerja sebagai Pedagang Kaki Lima (Pedagang Kecil) dan orangtuanya yang berstatus Cerai/Broken Home.

IKLAN

Pada Praktikum I ini kegiatan dapat dilakukan secara berkelompok maupun individu dimana yang menjadi fokusnya menggunakan metode intevensi mikro (Casework) .Dimana dalam pelaksanaan praktikum ini mahasiswa diharapkan melakukan mini project menggunakan metode intervensi mikro (casework) guna membantu klien mengatasi masalah yang dihadapi oleh klien. Sebelum melakukan mini project Sarah dan juga kedua rekannya yaitu Helga dan Azzahra melakukan pendekatan kepada anak-anak yang ada di LSM KOPA dengan mengadakan berbagai macam kegiatan seperti belajar berhitung, mewarnai,membaca dan juga berlajar Bahasa inggris bersama, selain kegiatan belajar Sarah dan rekannya juga mengadakanaada games untuk melatih kekompakan dan mengajak anak-anak untuk mengasah bakatnya. Tidak hanya itu, Sarah,Helga,dan Azahra memberikan edukasi melalui media poster. Yang menjadi tema pada poster Sarah yaitu “Si Covid” yang diharapkan dengan menempelkan dan memberikan penjelasan kepada anak-anak KOPA tentang COVID-19 mereka jadi tau mengenai bahaya Covid serta mematuhi protokol Kesehatan.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Bulan berikutnya, Sarah mulai melakukan mini project dengan mengambil salah satu klien dengan insial AD yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas IV dan saat ini berusia 9 tahun, dimana AD memiliki masalah kurangnya minat belajar dan juga tidak memiliki kepercayaan diri. Selama melakukan pendekatan dengan anak-anak LSM KOPA Sarah melihat bahwa AD acuh tak acuh dengan pembelajaran dan lebih memilih main handphone dengan temannya. Setelah mendapatkan informasi dari bapak Syafri Tanjung selaku pendiri LSM KOPA bahwasanya AD merupakan anak ke 2 dari 4 bersaudara , dimana AD dan kembarnya juga abangnya setiap harinya harus berjulan koran dan asongan atas suruhan ibunya. Karna itu AD tidak memiliki waktu untuk belajar dan bermain sehinga AD tidak begitu dekat dengan teman-teman seusianya. Dalam membantu klien untuk meningkatkan minat belajarnya serta kepercayaan dirinya Sarah menggunakan metode casework oleh Zastrow dengan tahapan-tahapan penyelesaian masalah berikut ini:

1. Engagemnet, Intake, Contract: tahap ini merupakan tahap awal yang berisikan pendekatan terhadap klien, kemudian penjelasan maksud dan tujuan, dan melakukan kesepakatan kontrak antara klien dan pekerja sosial.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

Disini Sarah melakukan pendekatan kepada AD dengan memulai berdiskusi dan mendengarkan curhatan AD mengenai kehidupan sehari-harinnya serta harapannya. Pada awalnya Sarah sedikit mengalamin kesulitan dalam berkomunikasi dengan AD karna ia sangat tertutup, namun lama kelamaan AD mulai terbuka dan menceritakan yang ia rasakan.Kemudian Sarah mulai menjelaskan tentang profesi pekerja social yang akan membantu AD, dan terakhir melakukan kesepakatan kontrak yang berisi jangka waktu proses penyelesaian masalah.

2. Assessment : Tahap ini merupakan penyelesaian masalah serta mengetahui penyebab dan potensi yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah.

Ditahap ini menggunakan form assessment sebagai landasan wawancara dan juga tools assessment ecomap. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, diketahui bahwa AD tidak memiliki minat belajar dan juga kepercayaan diri dikarnakan setiap pulang sekolah ia harus berjualan. AD mengatkan kalau ia sudah capek dari sekolah lalu berjualan sehingga ia malas untuk ikut belajar bersama di LSM KOPA. Tidak hanya itu AD juga tidak memiliki kepercayaan diri karna sering di ecek oleh temannya karna harus berjualan dan juga memiliki hobby yaitu bermain bola.

IKLAN

3. Planning/Perencanaan : tahap ini merupakan tahapan yang berisikan tentang rencana strategi yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah klien.

KKN 179 UMM
Baca Juga

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Ditahap ini Sarah memilih strategi partisipatif yang dimana AD terlibat dalam penyelesaian masalahnya, yang bertujuan agar penyelesaian masalah mampu di lakukan oleh AD terutama dalam membangun kepercaya dirian dan juga meningkatan minat belajar . dengan cara memberikan metode belajar “fun learning” menggunakan Platform Youtube dan memberikan motifasi kepada AD agar lebih percaya diri.

4. Intervensi : tahap ini merupakan tahapan yang berisikan pelaksanaan program yang telah direncanakan dengan tujuan untuk memberikan perubahan terhadap klien.

Pada program ini Sarah memberikan beberapa video pembelajaran yang menarik dengan animasi agar menarik minat belajar AD melalui platform Youtube. Selain itu Sarah juga memberikan soal soal yang menarik yang sudah disediakan melalui media handphone maupun laptop. Selain itu Sarah juga memberikan edukasi dan motifasi agar AD lebih percaya diri, dan juga melibatkan AD dalam berbagai kegiatan selama pelaksanaan Praktikum di LSM KOPA melalui kelompok diskusi.

5. Evaluasi : tahap ini merupakan tahapan yang berisikan tentang monitoring dan control terhadap klien, sekaligus memastikan apakah sasaran atau tujuan dapat tercapai.

Setelah dilakukan beberapa kali pertemuan dengan AD , Sarah dapat melihat banyak perubahan dari AD, kini ia semakin rajin dalam belajar serta mulai berani tampil didepan teman temannya. Hal ini dapat dilihat dari AD yang selalu aktif dalam kegiatan bersama anak-anak di LSM KOPA dan AD selalu meluangkan waktunya sebelum berjualan untuk berlajar di LSM KOPA. tidak hanya di KOPA saja berdasarkan pengakuan dari teman AD jadi lebih percaya diri dalam proses belajar di sekolah dan juga menerapkan metode belajar yang ia dapatkan melaui youtube.

6. Terminasi : tahap ini merupakan tahap akhir yaitu pemutusan hubungan dengan klien ketika tujuan yang direncanakan telah tercapai.

Disini Sarah melakukan pemberhentian pemberian bantuan terhadap AD. Karna AD sudah dapat meningkatkan kemauannya dalam belajar dan juga meingkatkan kepercayaan dirinya dengan sangat baik.

Diakhir kegiatan praktikum (PKL) I ini Sarah dan kedua rekannya yaitu Helga dan Azzahra memberikan kenang-kenangan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Peduli Anak (LSM KOPA) serta mengucakap terima kasih banyak atas bantuan dari bapak Syafri Tanjung dan ibu Sri Pohan selaku pengurus dan juga penangung jawab di LSM KOPA. Dan juga mengharapkan baik AD maupun anak-anak lainnya yang ada di LSM KOPA dapat menerapkan ilmu baik yang telah Sarah dan rekannya berikan.

Oleh : Sarah Shahiba (190902106) Mahasiwa Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/metode-fun-learning-untuk-meningkatkan-minat-belajar-serta-kepercayaan-diri-anak/33817/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 21.23 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

KKN-MAs Kelompok 88 Kembangkan Gunungsari Circular Farm di Kota Batu

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa Universitas Pamulang Gandeng PT Aratech Nusantara Indonesia Kembangkan Sistem HRIS untuk Digitalisasi Karyawan
  2. 2

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  3. 3

    Poltekkes Kemenkes Jakarta II Latih Kader Kesehatan Pancoran Jadi Agen Edukasi Gigi Tiruan

  4. 4

    Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

  5. 5

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.