Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Perkembangan Media Pembelajaran pada ABK di Indonesia

Perkembangan Media Pembelajaran pada ABK di Indonesia

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
02 Juni 2022, 17.52 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Perkembangan Media Pembelajaran pada ABK di Indonesia

JurnalPost.com - Anak berkebutuhan khusus merupakan anak yang membutuhkan pelayanan khusus karena adanya keterbatasan mental, fisik, maupun materi. Anak-anak ini membutuhkan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) terdiri dari dua kelompok, yaitu ABK temporer (sementara) dan ABK permanen (tetap).

Adapun yang termasuk kategori ABK temporer adalah anak-anak jalanan (anjal), anak-anak korban bencana alam, dan anak-anak di daerah perbatasan dan di pulau terpencil. Sedangkan yang termasuk kategori ABK permanen adalah anak-anak difabel netra, tunarungu, tunadaksa, tunalaras, autis, Attention Dificiency and Hiperactivity Diorders (ADHD), anak berkesulitan belajar, anak berbakat dan sangat cerdas (Gifted), dan lain-lain (Efendi, 2006).

IKLAN

Anak berkebutuhan khusus memiliki berbagai kekurangan dan masing-masing sehingga hal tersebut menjadi salah satu hambatan bagi sekolah umum karena kurangnya alat dan media pembelajaran yang memadai, untuk membantu memeratakan pendidikan bagi seluruh kalangan maka pemerintah membentuk Sekolah Luar Biasa (SLB) yang didalamnya terdapat banyak anak ABK dengan berbagai kekurangannya.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

IKLAN

Namun banyak hambatan yang dihadapi oleh SLB seperti kurangnya tenaga pendidik, media pembelajara, sarana dan prasarana bahkan kurangnya SLB di berbagai daerah. Di Indonesia sendiri hanya terdapat 552 SLB berstatus negeri dan 1.465 SLB berstatus swasta. Hal ini tidak sebanding dengan kebutuhan yang diinginkan. Terhitung Per September 2021 jumlah siswa berkebutuhan khusus ada sebanyak 57.155 siswa. Kekurangan sekolah menyebabkan banyak anak SLB yang didik tidak sesuai dengan metode yang harusnya ia dapatkan.

Media pembelajaran yang didapatkan tentunya tidak sesuai dengan cara pendidikan yang seharusnya mereka dapatkan sehingga dapat menghambat perkembangan pada anak ABK. Guru merupakan elemen penting dalam mempengaruhi anak berkebutuhan khusus. Seorang guru harus memiliki sikap terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Guru memiliki tanggung jawab menciptakan suasana kelas yang dapat menampung secara penuh dan menekankan suasana yang mampu menghargai perbedaan individu.

Keterbatasan yang dimiliki oleh ABK mengakibatkan informasi yang didapatkan juga sangat terbatas. Keterbatasan informasi yang didapatkan oleh anak berkebutuhan khusus lebih banyak dialami oleh anak difabel netra, karena kurang lebih 85% pengamatan dan informasi manusia dilaksanakan oleh mata.

Penulis : Muhammad Nuralfian, Adelia Putri, Della Anelya Saktiva

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/perkembangan-media-pembelajaran-pada-abk-di-indonesia/33789/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 21.35 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Magister Psikologi UMP Tanamkan Nilai Kejujuran dan Kepedulian Sosial kepada Anak Panti Asuhan

Kamitetep, Si Kecil yang Nyaris Tak Terlihat: Ini Bahayanya

Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

Poltekkes Kemenkes Jakarta II Latih Kader Kesehatan Pancoran Jadi Agen Edukasi Gigi Tiruan

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  3. 3

    Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

  4. 4

    Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

  5. 5

    Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.