JurnalPost - Saat ini dunia sedang di gemparkan dengan adanya virus corona. Virus Corona adalah kumpulan virus yang dapat menginfeksi sistem pernapasan. Karena hal tersebut obat-obatan maupun alat kesehatan yang dianggap dapat menangkal Virus Corona menjadi semakin langka, sehingga membuat barang-barang tersebut menjadi mahal atau susah dicari. Salah satu alat penangkal virus corona adalah handsanitizer. Hand Sanitizer adalah cairan pembersih tangan yang tidak memerlukan air untuk membilasnya.
Akibat maraknya pemberitaan dan penyebaran Covid-19 membuat langka dan mahalnya hand sanitizer dipasaran. Disisi lain, dengan adanya pandemi virus corona ini, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan meningkat. Hal inilah yang mendorong mahasiswa UKDC Surabaya melakukan Kegiatan KKN dengan program kerja pembuatan handsanitizer guna membantu warga membuat handsanitizer sendiri dirumah agar tidak perlu membelinya.
Kegiatan dilakukan dengan persetujuan ketua Rt 02 Rw 07 Kelurahan Manukan Wetan, Kecamatan Tandes, Surabaya Barat, Bapak Djunaedi, Beliau menyambut baik kegiatan serta program yang dijalankan. Pembuatan handsanitizer dari bahan aloevera dan alkohol dan sudah sesuai dengan anjuran yang berlaku. Alkohol dikenal sebagai antiseptik yang dapat membunuh kuman dan aloevera yang terbuat dari lidah buaya dapat melembapkan dan menghidrasi kulit.
Untuk membuat handsanitizer tersebut bekerja secara maksimal kadar alkohol tidak boleh kurang dari 62%. Alkohol yang digunakan adalah alkohol dengan kadar mulai dari 70%, 80% sampai dengan 95%. Untuk pembuatan handsanitizer ini alkohol yang kami gunakan adalah alkohol dengan kadar 70%. Dengan perbandingan 70% alkohol 100 Ml : 8 Ml aloevera. Alkohol dan aloevera dicampurkan dalam gelas takar ukuran 100 Ml lalu dituangkan dalam botol spray yang telah disiapkan dengan ukuran botol 60 Ml.
Setelah selesai memproduksi handsanitizer, dilakukan proses pembagian handsanitizer dari satu rumah ke rumah lainnya. Warga terlihat senang dan berterimakasih kepada kami karena mendapat handsantizer secara gratis, dibagikan juga masker sekali pakai.
Dari kegiatan ini, diharapakan warga dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar dapat menangkal ancaman virus corona.
Penulis : Yohana Harianti Amul (18126012), Martina Mone (18126014), dan Monika Kasilda Sale (18120048) Mahasiswa Universitas Katolik Darma Cendika Surabaya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda