JurnalPost - Pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung di Indonesia, memberikan dampak kepada masyarakat khususnya dalam bidang ekonomi. Berbagai cara dilakukan untuk meminimalisir kerugian, seperti membuat promosi, potongan harga, hingga menurunkan harga jual. Bukan hanya perusahaan besar, pelaku UMKM juga harus bertahan menghadapi dampak dari adanya kebijakan pemerintah untuk menjaga protokol kesehatan saat berjualan. Metode berjualan pun berubah karena adanya pembatasan sosial, sehingga pelaku UMKM harus beradaptasi dengan metode berjualan online. Mengubah metode berjualan menjadi online bukan hal yang mudah, banyak pelaku UMKM belum mengerti bagaimana menggunakan aplikasi sosial media dan melakukan pemasaran produk secara online.
Oleh sebab itulah, Mahasiswa Universitas Katolik Darma Cendika melakukan pendampingan kepada UMKM Bumiarjo, yaitu wadah bagi warga RW 5 Jalan Bumiarjo, Kelurahan Sawunggaling Surabaya, yang memiliki usaha kecil menengah. Pendampingan ini adalah bentuk dari pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas Katolik Darma Cendika Surabaya. Pendampingan yang dilakukan terdiri dari dua kegiatan yaitu Pembinaan Pembukuan UMKM, dan Sosialisasi Penggunaan Instagram, yang dilaksanakan secara bertahap.

Pembinaan Pembukuan UMKM dilaksanakan pada tanggal 25 April 2021 di Balai RW 5 Bumiarjo. Dihadiri oleh ibu-ibu PKK dan anggota UMKM Bumiarjo, mahasiswa UKDC mengajarkan warga melakukan pembukuan UMKM secara sederhana, menghitung bahan baku, biaya, dan menentukan laba pada berbagai jenis usaha warga seperti penjualan kue, toko kelontong, dan usaha laundry. Pemaparan pembukuan ini bertujuan agar pelaku usaha dapat menentukan harga jual yang tepat, dan dapat memperkirakan laba yang diperoleh. Disusul oleh kegiatan Sosialisasi Penggunaan Instagram yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2021, mahasiswa UKDC mengsosialisasikan cara memasarkan produk melalui aplikasi Instargam kepada anggota UMKM Bumisawunggaling. Sosialisasi ini mengajarkan bagaimana cara membuat akun Instagram, memilih deskripsi dan caption yang menarik untuk promosi produk, menerapkan twibbon agar foto produk semakin menonjol, dan cara membuat hashtag yang tepat sebagai sarana promosi. Kegiatan pendampingan yang dilaksanakan tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan, seluruh warga dan mahasiswa yang hadir di Balai RW 5 Bumiarjo wajib mencuci tangan sebelum memasuki ruangan, dan wajib mengenakan masker. Jaga jarak juga diterapkan kepada bangku yang disediakan kepada warga, agar tidak terlaku dekat satu sama lain. Warga RW 5 Bumiarjo sangat antusias terhadap dua program yang diselenggarakan oleh mahasiswa UKDC tersebut, warga mencatat materi yang dijelaskan oleh mahasiswa dan banyak sekali pertanyaan yang diajukan oleh warga disetiap pelaksanaan program pendampingan UMKM.
“Program ini sangat dibutuhkan oleh warga dan khususnya pelaku UMKM di UMKM Bumiarjo Sawunggaling. Sebelumnya belum ada sosialisasi dan pemaparan untuk pengembangan UMKM di RW 5 ini. Terimakasih untuk Mahasiswa UKDC yang sudah memberikan pendampingan UMKM untuk warga”, Kata Bapak Satriyo, Ketua RW 5 Bumiarjo Kelurahan Sawunggaling.
Antusiasme warga dan pelaku UMKM Bumiarjo terhadap program yang telah dilaksanakan oleh Mahasiswa UKDC menunjukkan semangat masyarakat untuk tetap bertahan menghadapi dampak dari Covid-19. Mahasiswa UKDC selaku pelaksana program sangat menerima dengan baik respon positif dari warga RW 5 Bumiarjo, dan berharap dengan adanya kegiatan pendampingan ini, menjadi ilmu baru yang bermanfaat bagi warga dan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya untuk menjadi lebih baik lagi.
Penulis : Stella Dwi Cahyono dan Yordan Hendrawan
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda