Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Memahami Cara Kerja Design Thinking

Memahami Cara Kerja Design Thinking

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Januari 2020, 16.46 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
23 Jan 2020, 16.46 WITA · 3 menit baca
3 menit baca
Design Thinking
JURNALPOST - Di jaman yang banyak berubah seperti sekarang ini, memahami cara kerja design thinking akan sangat berguna bagi Anda. Apa itu design thinking? Design thinking sendiri adalah formula atau metode yang dipopulerkan oleh David Kelley dan Tim Brown, pendiri IDEO, untuk penyelesaian masalah yang berfokus pada pengguna atau user. Kebutuhan akan desain thinking saat ini memang akan membuat banyak kemudahan untuk Anda dan perusahaan. Ini karena proses desain sebagai sebuah solusi sekarang ini bukan hanya berdasar pada membuat bentuk produk yang indah dan menarik. Tapi proses desain saat ini membuat Anda harus mengakomodasi sesuatu yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pasar atau pengguna.

Element Design Thinking

Sebagai metode baru dalam penyelesaian masalah melalui proses desain, design thinking memiliki beberapa elemen atau unsur penting. Elemen atau unsur penting ini perlu kita ketahui terlebih dahulu agar kita bisa mengerti cara kerja design thinking secara lebih jelas dan komprehensif. Beberapa element design thinking tersebut yaitu : People centered, merupakan elemen desain thinking yang menekankan pada setiap tindakan yang harus berfokus pada apa dibutuhkan dan diinginkan user. Highly creative, elemen yang mengharuskan seseorang berkreativitas sebebas-bebasnya dalam mengimplementasikan design thinking. Hands on, elemen desain yang tidak hanya sekedar membuat teori di atas kertas tapi juga membutuhkan percobaan langsung oleh tim desain. Iterative, yaitu elemen desain thinking dalam wujud improvisasi dengan proses serta tahapan yang berulang-ulang agar tercipta produk atau solusi yang baik. Beberapa elemen di atas memang perlu dipahami dengan seksama agar Anda bisa menerapkan cara kerja design thinking yang benar. Sekali lagi karena saat ini proses desain sudah banyak berubah, maka dengan elemen design thinking ini Anda akan bisa menggabungkan teknologi serta kebutuhan user atau pengguna sehingga solusi pun akan tercipta dengan lebih baik.

Tahapan dan Cara Kerja Design Thinking

Design-thinking-process Setelah Anda memahami elemen design thinking dengan baik maka saatnya untuk mengetahui tahapan dan cara kerja design thinking. 1. Empathize Pertama, tahapan design thinking adalah mengetahui dan memahami emosi, pengalaman dan situasi dari user. Agar benar-benar memahami kebutuhan pengguna, maka Anda harus menempatkan diri sebagai pengguna atau user. Cobalah melakukan interview atau wawancara, observasi kehidupan pengguna dan hal lain yang bisa membuat Anda benar-benar bisa menempatkan diri pada posisi pengguna. 2. Define Berikutnya, setelah memahami user dan kebutuhannya, Anda bisa membuat gagasan atau ide dengan sebuah desain. Caranya cobalah untuk membuat list kebutuhan pengguna yang telah Anda pahami tersebut dan kaitkan dengan kondisi saat ini. 3. Ideate Selanjutnya, buatlah desain untuk solusi bersama tim desain dengan kreativitas yang dimiliki. Jangan lupa juga buatlah solusi ini berdasarkan kebutuhan user yang telah Anda ketahui tersebut. 4. Prototype Dari ide dan solusi produk yang telah disepakati tim, cobalah untuk membuat prototipe-nya terlebihdahulu. Prototipe produk atau solusi ini nantinya akan diuji coba sebelum kemudian diciptakan dalam produk yang nyata. 5. Test Terakhir, tahapan design thinking adalah mengujicoba prototipe produk yang ada tadi. Uji coba ini akan langsung dihadapkan pada pengguna. Nantinya dari pengguna akan ada feedback yang perlu Anda jadikan bahan perbaikan agar produk atau solusi menjadi lebih baik lagi sebelum diluncurkan. Itulah beberapa tahapan dan cara kerja design thinking yang perlu dipahami bersama. Untuk Anda yang ingin mengetahui secara lebih jelas bagaimana design thinking ini dijalankan, bisa belajar di sini. Sumber dan Referensi https://sis.binus.ac.id/2017/12/18/design-thinking-2/

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/memahami-cara-kerja-design-thinking/10503/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 15.04 WITA

  • #Design Thinking

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengapa Transparansi Dana Penting bagi Organisasi Mahasiswa?

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

Merawat Payung Enam Warna: Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman Batak

Pengelola Museum di Surabaya Perkuat Profesionalisme Kehumasan, Strategi Pemasaran, dan Pelayanan Pengunjung

Pilihan Editor

  1. 1 Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS
  2. 2

    Kamitetep, Si Kecil yang Nyaris Tak Terlihat: Ini Bahayanya

  3. 3

    Sejarah Kodifikasi Al-Qur’an: Dari Hafalan Para Sahabat hingga Lahirnya Mushaf Utsmani

  4. 4

    Dosen PIAUD UIN Jurai Siwo Lampung Dampingi 116 Guru RA Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Penguatan Karakter Anak

  5. 5

    Masjid sebagai Pusat Pendidikan Islam: Antara Semangat Mendirikan Lembaga dan Tantangan Manajemen

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.