Element Design Thinking
Sebagai metode baru dalam penyelesaian masalah melalui proses desain, design thinking memiliki beberapa elemen atau unsur penting. Elemen atau unsur penting ini perlu kita ketahui terlebih dahulu agar kita bisa mengerti cara kerja design thinking secara lebih jelas dan komprehensif. Beberapa element design thinking tersebut yaitu : People centered, merupakan elemen desain thinking yang menekankan pada setiap tindakan yang harus berfokus pada apa dibutuhkan dan diinginkan user. Highly creative, elemen yang mengharuskan seseorang berkreativitas sebebas-bebasnya dalam mengimplementasikan design thinking. Hands on, elemen desain yang tidak hanya sekedar membuat teori di atas kertas tapi juga membutuhkan percobaan langsung oleh tim desain. Iterative, yaitu elemen desain thinking dalam wujud improvisasi dengan proses serta tahapan yang berulang-ulang agar tercipta produk atau solusi yang baik. Beberapa elemen di atas memang perlu dipahami dengan seksama agar Anda bisa menerapkan cara kerja design thinking yang benar. Sekali lagi karena saat ini proses desain sudah banyak berubah, maka dengan elemen design thinking ini Anda akan bisa menggabungkan teknologi serta kebutuhan user atau pengguna sehingga solusi pun akan tercipta dengan lebih baik.Tahapan dan Cara Kerja Design Thinking
Setelah Anda memahami elemen design thinking dengan baik maka saatnya untuk mengetahui tahapan dan cara kerja design thinking.
1. Empathize
Pertama, tahapan design thinking adalah mengetahui dan memahami emosi, pengalaman dan situasi dari user. Agar benar-benar memahami kebutuhan pengguna, maka Anda harus menempatkan diri sebagai pengguna atau user. Cobalah melakukan interview atau wawancara, observasi kehidupan pengguna dan hal lain yang bisa membuat Anda benar-benar bisa menempatkan diri pada posisi pengguna.
2. Define
Berikutnya, setelah memahami user dan kebutuhannya, Anda bisa membuat gagasan atau ide dengan sebuah desain. Caranya cobalah untuk membuat list kebutuhan pengguna yang telah Anda pahami tersebut dan kaitkan dengan kondisi saat ini.
3. Ideate
Selanjutnya, buatlah desain untuk solusi bersama tim desain dengan kreativitas yang dimiliki. Jangan lupa juga buatlah solusi ini berdasarkan kebutuhan user yang telah Anda ketahui tersebut.
4. Prototype
Dari ide dan solusi produk yang telah disepakati tim, cobalah untuk membuat prototipe-nya terlebihdahulu. Prototipe produk atau solusi ini nantinya akan diuji coba sebelum kemudian diciptakan dalam produk yang nyata.
5. Test
Terakhir, tahapan design thinking adalah mengujicoba prototipe produk yang ada tadi. Uji coba ini akan langsung dihadapkan pada pengguna. Nantinya dari pengguna akan ada feedback yang perlu Anda jadikan bahan perbaikan agar produk atau solusi menjadi lebih baik lagi sebelum diluncurkan.
Itulah beberapa tahapan dan cara kerja design thinking yang perlu dipahami bersama. Untuk Anda yang ingin mengetahui secara lebih jelas bagaimana design thinking ini dijalankan, bisa belajar di sini.
Sumber dan Referensi
https://sis.binus.ac.id/2017/12/18/design-thinking-2/
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda