Bogor, JurnalPost.com - Dalam rangka pengabdian masyarakat, LPPM IPB (Lembaga Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat IPB) menyelenggarakan program bersama IGTF (IPB Goes To Field) yang diperuntukkan untuk mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Program Studi Komunikasi yang mengabdi kepada UMKM Bina Karya Sejahtera di wilayah Kampus IPB. (Sabtu 30/Oktober/2021).
Pengabdian tersebut dibagi menjadi beberapa tim yang terpisah di beberapa wilayah. Wilayah tersebut meliputi lingkar kampus IPB Dramaga dan kampus SV IPB Komisariat Sukabumi. Dari banyaknya tim tersebut, terdapat 1 tim yaitu tim 17 yang ditempatkan pada wilayah Bantarjaya, Bogor. UMKM yang didapati yaitu UMKM Bina Karya Sejahtera dan memproduksi aneka snack seperti rengginang, rengginol, kembang goyang, keripik pisang, haqqya, dan keripik singkong dari hasil pertanian yang ada di daerah Bantarjaya.
UMKM Bina Karya Sejahtera pertama didirikan pada tahun 2013 dengan pertimbangan ekonomi masyarakat dan potensi yang dimiliki warga khususnya ibu rumah tangga namun belum memiliki wadah. Selain itu hasil pertanian yang ada di daerah sekitar UMKM juga mendorong terbentuknya UMKM ini. Setelah didirikan, UMKM Bina Karya Sejahtera dapat memberikan dampak baik bagi lingkungan dimana sekarang banyak ibu rumah tangga di Bantarjaya yang memiliki pekerjaan serta terbantu dalam segi ekonomi.
Penjajakan pertama oleh tim 17 ini dilakukan pada hari Sabtu, 30 Oktober 2021. Penjajakan pertama dilakukan dengan survei yang turun langsung ke lapangan dan melakukan wawancara berupa analisis atau mengajukan beberapa pertanyaan. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan perkembangan awal usaha, produk yang dijual, kemasan produk, sistem pemasaran atau branding, dll. Tim IGTF 17 juga berkesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan produk dari UMKM Bina Karya Sejahtera. Setelah penjajakan pertama, kami secara berkala melakukan penjajakan lagi dengan tujuan merebranding kemasan dan meningkatkan sistem pemasarannya lewat social media.
UMKM Bina Karya Sejahtera awalnya memiliki kemasan yang cukup bagus. Lalu tim IGTF 17 meredesign hingga kemasan lebih bagus lagi. Desain yang dibuat tentunya dipadukan dengan beberapa warna yang disesuaikan dengan produknya. Selain itu, tim IGTF 17 juga membuatkan serta mengarahkan kepada pemilik UMKM dalam pembuatan instagram, whatsapp bisnis, facebook dan memberikan saran.. Dengan begitu harapannya UMKM ini lebih banyak dikenal banyak orang.
“Terima kasih kepada adik-adik IPB yang sudah membantu ibu disini untuk memberikan arahan dan ilmunya untuk membantu mendesain dan memberikan saran, semoga nanti adik-adik sukses dan produk-produk ibu dikenal banyak orang serta berkembang” ujar Bu Nunung pemilik UMKM Bina Karya Sejahtera.
Kegiatan IGTF ini sangat diharapkan dapat bermanfaat berkelanjutan mulai dari penggunaan social media yang rutin, penggunaan kemasan yang lebih menarik dan berkelanjutan. Semua hal tersebut dilakukan agar UMKM dapat lebih berkembang lagi dan dapat diketahui oleh banyak orang lagi sesuai dengan harapan pemilik UMKM.
Oleh : Rizka Nur Azzizah & Fanny Azzahra Putri
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda