JurnalPost.com, Rancabungur - Jembatan Gantung Rawayan merupakan jembatan terpanjang yang ada di Kabupaten Bogor dan menjadi salah satu objek wisata di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jembatan ini terbentang sepanjang 126 meter yang menghubungkan antara Kecamatan Rancabungur dengan Desa Ciaruten Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor dan dialiri oleh sungai Cisadane. Jembatan Gantung Rawayan ini sudah berdiri sejak 2021, hingga saat ini kondisi Jembatan Gantung Rawayan masih terbilang sangat stabil dan sangat layak untuk dilalui.
“Saat Jembatan Gantung Rawayan pertama kali diresmikan, Jembatan ini diketahui oleh salah satu kelompok bersepeda lalu setelah jembatan ini selesai dibangun mulailah ramai oleh pengunjung. Mulai dari wargs sekitar, keluarga, dan kelompok bersepeda. Banyak sekali pengunjung yang penasaran dengan wisata ini maka dari itu, sangat ramai pengunjung baik weekdays maupun weekend dan seiring berjalannya waktu mungkin masyarakat sudah mulai bosan. Pengunjung saat weekdays tidak begitu ramai dan cenderung ramai hanya saat weekend saja. Pengunjung yang datang ke tempat wisata ini juga mayoritas berasal dari warga sekitar sini ataupun warga bogor” ujar Nanang selaku pengelola Jembatan Gantung Rawayan.
Berawal dari Pemerintah Daerah (PEMDA) Rancabungur dan Komando Distrik Militer (KODIM) yang memiliki gagasan untuk membangun jembatan penyebrangan untuk kemudahan akses penyebrangan masyarakat yang menghubungkan antara Kecamatan Rancabungur dengan Kecamatan Cibungbulang. “Intinya tempat dibangunnya jembatan gantung ini adalah Lahan Pemakaman Umum (TPU) milik PEMDA” tutur Nanang. Seiring berjalannya waktu Jembatan Gantung Rawayan kini sudah dijadikan objek wisata oleh warga setempat. Jembatan ini dikelilingi banyak pepohonan dengan suasana yang sejuk dan asri membuat pengunjung betah untuk berkunjung ke wisata ini. Jembatan Gantung Rawayan Rancabungur juga merupakan jembatan unik yang berbahan dasar besi yang dihiasi dengan cat warna-warni di setiap pijakannya.
Saat berkunjung ke wisata Jembatan Gantung Rawayan Rancabungur tidak dikenakan tarif, namun ketika pengunjung membawa kendaraan pribadi seperti sepeda motor, pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp5.000 untuk tarif parkir. “Untuk masuk ke wisata jembatan ini tidak diperbolehkan menggunakan tarif dikarenakan tujuan dibangunnya jembatan ini hanya untuk perlintasan dan bukan sengaja untuk tempat wisata” ujar Nanang.
Saat hendak menaiki Jembatan Gantung Rawayan ini ada beberapa informasi penting yang harus diperhatikan dan diterapkan oleh para pengunjung. Pengunjung yang menaiki jembatan dibatasi yaitu maksimal 10 orang, anak-anak harus ada dalam pengawasan orang tua, dilarang melintas bagi kendaraan yang beroda dua kecuali sepeda, dilarang bermain-main, melompat, swafoto atau foto selfie diatas jembatan, dan yang terakhir dilarang melintasi jembatan apabila cuaca buruk. Adanya informasi ini diberlakukan yaitu demi kenyamanan dan juga menghindari dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan.
Jembatan Gantung Rawayan berlokasi di daerah yang cukup terpencil dan akses jalan yang sempit sehingga disarankan pengunjung datang dengan mengendarai sepeda motor saja karena untuk tiba di lokasi, pengunjung harus melewati jalan yang berliku juga melewati beberapa rumah warga. Alamat lengkap wisata Jembatan Gantung Rawayan Rancabungur yaitu berlokasi di Bogor Barat, Kampung Karacak (TPU) RT 01 RW 07 Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaen Bogor. Bersebrangan dengan Kp Muara, Desa Ciaruteun, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Oleh: Filzah Zahrina (Rancabungur – Wisata)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda