Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Halaqah Dakwah NU Sulsel, Rais Aam PBNU Jelaskan Esensi NU

Halaqah Dakwah NU Sulsel, Rais Aam PBNU Jelaskan Esensi NU

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
22 Mei 2017, 10.54 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Sambut Ramadan, NU Sulsel Gelar Halaqah Wasathiyyah Annahdliah

Jurnalpost - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Ma'ruf Amin menghadiri Halaqah Dakwah Wasathiyah Annahdliah yang diadakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Sabtu (20/5/2017) bertempat di Auditorium KH Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar.

Dalam tausiahnya KH Ma'ruf Amin menyampaikan "Kepengurusan Syuriyah saat ini memiliki tugas untuk selalu turun kedaerah karena pada dasarnya PBNU tidak bisa mengontrol dari pusat, tetapi harus turun langsung untuk bersilaturrahim bersama Ulama seluruh Indonesia."

IKLAN

Pemilik NU itu Ulama, pengurus hanya sopir atau yang menjalankan Ulama jangan hanya mengurus pesantren, tetapi harus menjaga soliditas keumatan, kebangsaan, dan bernegara.

BMH Pusat
Baca Juga

BMH Pusat Perkuat Jaringan dan Kemitraan BMH Sumatera Utara

Selain itu tanggung jawab keumatan, NU harus menjadi penggerak bukan digerakkan, Syuriyah harus menggerakkan dan Tanfidziah yang menjalankan.

Saat ini banyak kelompok yang mengaku Ahlusunnah Wal Jamaah tetapi tidak mengakui Asy'ariyah dan Maturidiah, bahkan menyesatkan kedua Ulama besar ini, olehnya itu harus disebut Ahlusunnah Waljamaah Annahdliah, yang menyesatkan disebut Ahlusunnah Waljamaah Wahabiah.

Kemudian secara garis besar Nahdlatul Ulama itu meliputi 5 hal yakni, Pertama, aqidah gerakan aqidah yang sesuai ajaran Ahlusunnah Waljamaah Annahdliah, Kedua, fiqrah yakni pola pikir, Ketiga, alamiah yakni NU memiliki tradisi tradisi ibadah, misalnya istighosah, qunut subuh dan lain sebagainya.

IKLAN

Keempat, Haraqah yakni gerakan melindungi umat dari aqidah yang menyimpang, gerakan radikal misalnya kelompok yang akan merubah komitmen kebangsaan kita, yakni Pancasila dan NKRI, Kelima, Jam'iyyah yakni organisasi yang memiliki aturan-aturan ada qanun asasi dan aturan lainnya, dalam tradisi NU berbeda pendapat itu biasa, tetapi ketika sudah ada keputusan maka semua pengurus harus mentaati.

Muktamar NU Gus Yusuf
Baca Juga

Muktamar NU Memanas, Aturan Masa Iddah Politik 1 Tahun Picu Protes Pendukung Gus Yusuf

Selain itu Nahdlatul Ulama harus menjadi kaedah penuntun dalam berbangsa dan bernegara, Nahdlatul Ulama harus menjadi pelayan umat/publik untuk memudahkan atau yang mengbutuhkan.

Tak hanya itu NU harus melakukan perbaikan secara terus menerus dalam semua hal yakni aqidah, pendidikan, ekonomi, politik dan lain sebagainya. Tambahnya.

Disesi arahan dan tausiahnya Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin meminta Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar untuk memberikan tausiah.

Dalam tausiahnya, KH Miftahul Akhyar menyampaikan bahwasanya apa yang disampaikan oleh Rais Aam PBNU tadi, sudah menggambarkan NU sesungguhnya, olehnya itu tugas kami hanya menguatkan apa yang beliau sampaikan.

Kitab Barzanji dibedah
Baca Juga

Kitab Barzanji dibedah, Universitas Islam Makassar Hadirkan Pakar

Wakil Rais Aam PBNU menyoroti gerakan keagaman dewasa ini, dimana muncul gerakan kiri dan kanan, yang kiri memahami Islam dengan gaya pemikiran liberal dan gerakan kanan lebih ekstrem serta menampilkan wajah Islam yang keras. Selain itu gerakan-gerakan seperti ini biasanya muncul dengan momentum-momentum tertentu.

Turut hadir Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu'mang, Kepala Kantor Kanwil Kemenag Sulsel, Abd Wahid Thahir, para pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah NU se Sulawesi Selatan serta Pimpinan Ponpes se Sulawesi Selatan (Andy Muhammad Idris)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/halaqah-dakwah-nu-sulsel-rais-aam-pbnu-jelaskan-esensi-nu/4260/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.18 WITA

  • #Dakwah
  • #NU Sulsel
  • #PBNU
  • #Rais Aam

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Pilihan Editor

  1. 1 Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang
  2. 2

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  3. 3

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  4. 4

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  5. 5

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.