Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Kitab Barzanji dibedah, Universitas Islam Makassar Hadirkan Pakar

Kitab Barzanji dibedah, Universitas Islam Makassar Hadirkan Pakar

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
04 Desember 2018, 21.43 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Kitab Barzanji dibedah

MAKASSAR, JURNALPOST - Resmi dibuka Halaqah Maulidurrasul yang bertema "Barzanji dalam Berbagai Dimensi" menghadirkan tiga pemateri Ketua PWNU Sulsel Dr KH Hamzah Harun Al Rasyid membawakan materi Barzanji dalam perspektif Syariah, Dekan Fakultas Agama Islam UIM Dr KH Ruslan Wahab dengan tema Barzanji dalam perspektif Spritual, Pimpinan Ponpes Annahdlah Makassar Dr KH Afifuddin Harisah dengan tema Barzanji dalam perspektif Sejarah.

Kegiatan ini diadakan oleh Universitas Islam Makassar atas kerjasama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulsel, Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, dan Muslimat NU Sulsel, Senin (3/12) di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM.

IKLAN

Dalam paparannya Ketua PWNU Sulawesi Selatan Dr KH Hamzah Harun Al Rasyid mengungkapkan, Dalam term umat Islam dewasa ini terbagi atas tiga corak pemikiran, yakni Musyaddid atau radikal yakni corak pemikiran yang sempit, Almutasyaffid atau liberal yakni corak pemikiran yang terlalu bebas dan yang ketiga ada corak pemikiran Wasathiyah atau yang dikenal dengan Islam moderat. Ujarnya

Peringati Milad ke-52, UIM Akan Bangun Menara 9 Lantai
Baca Juga

Peringati Milad ke-52, UIM Akan Bangun Menara 9 Lantai

"Kemudian kaitannya dengan Kitab Barzanji apa yang ada didalamnya tidak wajib untuk ditiru, tetapi diupayakan untuk meniru akhlak Rasulullah Saw, mengandung nilai-nilai sejarah Rasulullah Saw, dimana mempelajari sejarah sebuah keharusan, dimana dalam sejarah banyak mengandung hikmah."

Tak hanya itu dalam kitab Barzanji diungkap kepribadian Rasulullah, di dalamnya termuat berbagai Shalawat, padahal bershalawat wajib atau perintah bagi hambanya sebagaimana dalam Alquran Al-Ahzab: 56, jadi membaca kita Barzanji sama halnya bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw karena sesuai dengan tuntunan Syariah. Tutupnya

Kemudian menurut Dekan Fakultas Agama Islam UIM Dr KH Ruslan Wahab mengungkapkan, Dalam kitab Barzanji disebut silsilah keturunan Muhammad dari sisi biologis, dimana keturunannya sangat mulia.

"Namun mengenal Nabi Muhammad tidak sebatas secara biologis, karena tidak akan ada yang lebih mulia daripada Abu Lahab dan Abu Jahal, olehnya itu pengenalan Nabi Muhammad tidak hanya sebatas biologis atau bahkan dari sisi akademik tetapi pengenalan yang lebih mendalam adalah dari sisi spiritual."

Sambut Tahun Baru 2018, Ini Edaran NU Sulsel
Baca Juga

Sambut Tahun Baru 2018, Ini Edaran NU Sulsel

IKLAN

Rasulullah Saw diutus sebagai rahmatan lil alamin, olehnya itu kerahmatan Nabi Muhammad Saw seyogianya menjadi contoh bagi hambanya untuk menebar kasih sayang keseluruhan alam. Mematahkan ranting pohon apa boleh buat, selamat bukan kita yang mematahkan, menyakiti seseorang apa boleh buat, selama bukan kita yang menyakiti perasaan seseorang, olehnya itu teladanaliah akhlak Rasulullah Saw.

Olehnya itu membaca Barzanji merupakan salah satu sarana untuk mendekatkan kepada Nabi Muhammad Saw, bagaimana memperoleh berkah dari Nabi, harus melalui cinta, bagaimana mencintai Nabi, jawabannya sejauh mana anda mengetahui akhlak Nabi dan mengamalkannya. Tutupnya.

Kemudian mengawali materinya Dr KH Afifuddin Harisah mengungkapkan, banyak orang yang anti terhadap tradisi Islam Nusantara atau Islam Aswaja padahal tidak paham sejarah, orang seperti ini pintar berpendapat tetapi tidak paham sejarah.

Banyak orang yang membidahkan Barzanji dan maulid, karena menurutnya membaca Barzanji tidak dicontohkan oleh Nabi, sahabat, tabi'in, dan tabi' tabi'in, dari sisi sejarah itu benar karena kelahiran kitab Barzanji jauh setelah wafatnya Nabi, tetapi kitab Barzanji banyak memuat Shalawat, bukankah membaca Shalawat adalah perintah dari Allah ?

FKIP UIM Peringati Milad Ke-3 dan Maulid Nabi Muhammad Saw
Baca Juga

FKIP UIM Peringati Milad Ke-3 dan Maulid Nabi Muhammad Saw

Kitab Barzanji bukanlah kitab suci, kitab Barzanji merupakan kitab sastra untuk menggambarkan akhlak Nabi dan tidak ada nilainya kesakralannya, tetapi kitab Barzanji memuat banyak shalawat sehingga membacanya pun mendapatkan pahala.

Maulid diresmikan sebagai hari raya umat Islam pada tahun 1184 Masehi oleh usulan Sholahuddin Al Ayyubi, kemudian mengadakan sayembara penulisan sejarah Nabi Muhammad Saw dan dimenangkan Syekh Ja'far ibn Hasan ibn Abdul Karim ibn Muhammad al-Barzanji. Dia seorang sufi yang lahir di Madinah pada 1690 M dan meninggal pada 1766 M.

Kitab Barzanji di dalamnya banyak Shalawat dan membaca Shalawat kepada Nabi adalah perintah. Kitab Barzanji adalah syiar Islam yakni ekspresi seseorang terhadap sesuatu yang dicintai dan ini tak perlu memakai dalil, olehnya itu warga UIM dan NU untuk mengekpresikan cintanya kepada Nabi bisa dengan membaca kitab Barzanji karena di dalamnya banyak memuat Shalawat, sejarah hidup Rasulullah Saw. Tutupnya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kitab-barzanji-dibedah-universitas-islam-makassar-hadirkan-pakar/8444/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.58 WITA

  • #Barzanji
  • #Maulid
  • #NU Sulsel
  • #PWNU Sulsel
  • #Rasulullah
  • #perspektif Sejarah

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Pilihan Editor

  1. 1 Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang
  2. 2

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  3. 3

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

  4. 4

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  5. 5

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.