JurnalPost.com - Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim mengerahkan 15 mahasiswanya untuk menggali potensi batik di Bondowoso. Lima diantaranya adalah Hilman Heno, Berlina Balqistiah, Lintang Bagas, Argieta Najwa dan Ghina Indy dengan dosen pembimbing lapangan Windri Saifudin. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari program bina desa yaitu pengabdian masyarakat yang dilakukan bekerjasama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kab.Bondowoso.
“Alhamdulillah ini kali kedua kami bekerjasama dengan Pemkab Bondowoso untuk membantu masyarakat dan menggali potensi-potensi yang dimiliki oleh Kab.Bondowoso khususnya pada potensi UMKMnya” Ujar Yuli Candrasari selaku Koordinator Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur. Salah satu potensi UMKM yang dimiliki oleh Bondowoso adalah batik di Kec. Tamanan. Disana terdapat tujuh pengrajin batik yang telah banyak mengukir prestasi di tingkat nasional.
Yuli menambahkan program bina desa tahun ini difokuskan pada dua lokasi yakni Desa Sukorejo yang berfokus pada penggalian potensi dan pembinaan UMKM Kopi, dan Kecamatan Tamanan yang lebih berfokus pada pengembangan potensi UMKM Batik.
“Maka sayang kalau potensi itu tidak digarap dengan baik dan dikelola sebagai aset daerah” tutur Yuli. Sehingga beberapa program diusung oleh Yuli untuk membantu para pengrajin batik khususnya di Kec. Tamanan, diantaranya yaitu membangun branding di media sosial, cara foto produk, teknik copywriting dan pemasaran di marketplace.
“Kami mengarahkan pada dua tempat tersebut karna memang ada rencana program kami mengembangkan dua tempat tersebut menjadi sentra UMKM Kopi dan Batik” Ujar Sigit Purnomo selaku Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan.
Kegiatan pertama yang dilakukan oleh mahasiswa yaitu survei (need assesment) setiap UMKM yang tersebar di Kecamatan Tamanan. Survei UMKM bertujuan untuk mengetahui bagaimana pertama kali industri tersebut dibangun, progres apa saja yang telah tercapai hingga kendala apa saja yang mereka alami. Hasil dari need assessment akan didiskusikan untuk program pembinaan para mahasiswa nantinya.
Program ini dilaksanakan mulai dari bulan Oktober sampai Desember dengan harapan para pelaku UMKM khususnya industri batik di Kec. Tamanan memanfaatkan potensi ada dengan sebaik-baiknya dan didukung dengan pembinaan yang telah diberikan oleh mahasiswa UPN Veteran Jatim.
Penulis : Ghina, Argieta, Berlina, Hilman dan Lintang
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda