Oleh: Cut Syavira Efendi/Ekonomi Pembangunan/Universitas Sumatera Utara
JurnalPost - E-Commerce adalah sebagai suatu proses berbisnis dengan menggunakan teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan, konsumen dan masyarakat dalam bentuk transaksi elektronik dan pertukaran/penjualan barang, servis, dan informasi secara elektronik (Munawar, 2009:1) E-Commerce merupakan suatu konsep baru yang biasa digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa pada Word Wide Web Internet atau proses jual beli atau pertukaran produk, jasa, dan informasi melalui jaringan informasi termasuk internet. E-commerce merupakan kegiatan bisnis yang dijalankan secara elektronik melalui suatu jaringan internet atau kegiatan jual beli barang atau jasa melalui jalur komunikasi digital. (Adi Nugroho, 2006:1) E-Commerce, dalam arti luas, adalah penggunaan jaringan komputer untuk meningkatkan kinerja organisasi, meningkatkan profitabilitas, memperoleh pangsa pasar, meningkatkan layanan pelanggan, dan pengiriman produk secara cepat. ECommerce bukan sekedar memesan barang dari katalog on-line. Tetapi melibatkan semua aspek interaksi elektronik organisasi dengan perusahaan stakeholder, orang-orang yang menentukan masa depan organisasi.
Perdagangan elektronik termasuk kegiatan seperti mendirikan sebuah halaman Web untuk mendukung hubungan investor atau berkomunikasi secara elektronik. Secara singkat, e-commerce melibatkan penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan komunikasi dan transaksi dengan seluruh pemangku kepentingan organisasi. Stakeholder tersebut meliputi pelanggan, pemasok, pemerintah regulator, lembaga keuangan, manajer, karyawan, dan masyarakat pada umumnya. Tujuan dari Aplikasi E-commerce adalah :
1. Orang yang ingin membeli barang atau transaksi lewat internet hanya membutuhkan akses internet dan interface-nya menggunakan web browser 2. Menjadikan portal e-commerce / e-shop tidak sekedar portal belanja, tapi menjadi tempat berkumpulnya komunitas dengan membangun basis komunitas, membangun konsep pasar bukan sekedar tempat jual beli dan sebagai pusat informasi (release, product review, konsultasi, etc) 3. Pengelolaan yang berorientasi pada pelayanan, kombinasi konsepsi pelayanan konvensional dan virtual : Responsif (respon yang cepat dan ramah), Dinamis, Informatif dan komunikatif 4. Informasi yang up to date, komunikasi multi-arah yang dinamis 5. Model pembayaran : kartu kredit atau transfer. E-commerce merupakan salah satu bisnis yang menggunakan aplikasi atau situs jual beli secara online. Di Indonesia memiliki berbagai jenis e-commerce dengan berbagai fasilitas dengan kelebihannya masing-masing. Aplikasinya ada yang sudah berhasil menarik pengguna dengan jumlah sangat banyak. Untuk bisa menarik pengguna dan pelanggan yang banyak itu dibutuhkan strategi pemasaran e-commerce. Strategi Pemasaran E-commerce :
1. Media sosial Contohnya, jika anda adalah seorang pengusaha fashion pilihlah Platform yang cocok untuk anda seperti Instagram, Facebook, dan Pinterest. Jadi, setelah menemukan platform yang dirasa cocok untuk bisnis nya, saatnya memikirnan starategi pemasaran media sosial dengan memikirkan dan membuat konten apa yang harus anda posting, sering memposting konten yang menarik dan waktunya harus terjadwal agar pelanggan tertarik, membuat ilklan agar jangkauannya lebih luas, dan mengendrorse influencer.
2. Menggunakan SEO Tools Search engine optimization adalah tentang cara memperoleh traffic baru. Salah satu cara untuk mengukur performa SEO Anda adalah menggunakan tools SEO. Di website, anda bisa menggunakan plugin SEO seperti Yoast SEO ataupun Jetpack. SEO tools akan memberitahu kesalahan-kesalahan apa yang anda lakukan.
3. Kolaborasi Dengan kolaborasi dapat membantu meningkatkan bisnis anda yamg memungkinkan Anda meningkatkan skala bisnis memanfaatkan audiens dari brand lain. Dengan memanfaatkan audiens brand lain, kampanye marketing anda dapat menjangkau audiens yang lebih besar.
Dua jenis kolaborasi yang paling umum diketahui adalah influencer marketing dan menampilkan brand di konten. Influencer marketing memungkinkan anda untuk meningkatkan bisnis menggunakan influencer.
4. Email marketing Email marketing dapat meningkatkan traffic secara lebih cepat. anda bisa membuat daftar email dengan meminta pelanggan memasukkan email saat mereka akan melakuan checkout. Atau, anda juga bisa menambahkan form opsional di halaman populer yang ada di website toko online.
5. Advertising Advertising adalah salah satu strategi pemasaran utama yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan. Walaupun harus membayar, cara ini dipandang efektif oleh banyak pelaku bisnis. Beberapa platform iklan yang populer digunakan antara lain Facebook Ads, Instagram Ads, dan Google Ads.
6. Giveaway Giveaway menjadi cara yang efektif untuk menarik pelanggan baru. Memang, strategi pemasaran ecommerce ini tak bisa digunakan setiap hari. Namun ketika dilakukan pada momen tertentu, giveaway dapat secara signifikan mengerek traffic Anda.
Contoh – Contoh Aplikasi E-commerce yang Ada di Indonesia : 1) Shopee Shopee adalah toko online yang populer dengan promo gratis ongkirnya. Shopee memiliki kantor pusat yang berlokasi di Singapura. Akhir-akhir ini, Shopee dinobatkan sebagai platform e-commerce yang paling banyak dikunjungi di Indonesia.
2) Lazada Lazada merupakan salah satu contoh aplikasi e-commerce atau tempat belanja online berbasis mobile yang menyediakan banyak pilihan produk. Terutama, di bidang fashion, elektronik, perlengkapan bayi, dan masih banyak lagi.
3) Tokopedia Platform ini memiliki program untuk mendukung pelaku UMKM maupun perorangan untuk mengembangkan usaha yang dimiliki. Caranya, dengan memperkenalkan produk yang dijual melalui marketplace dengan fitur memadai.
4) Blibli Blibli merupakan platform yang dirilis PT Global Digital Niaga yang didirikan tahun 2010. Platform ini bekerja sama dengan provider teknologi, mitra logistik, merchant partner, dan banking partner yang terkemuka.
5) Zalora Zalora adalah e-commerce yang memungkinkan bagi konsumen yang ingin menggunakan brand ternama, tidak perlu repot mencari di luar melalui platform ini bisa. Kesimpulan E-commerce adalah aplikasi yang memudahkan perusahaan menjual suatu produk dan memudahkan konsumen, masyarakat mendapatkan informasi, dan bertransaksi melalui teknologi elektronik. Adaptasi adalah tantangan terbesar dari perubahan strategi pemasaran e-commerce.
DAFTAR PUSTAKA I Ardini Hidayah, 2016. http://eprints.umpo.ac.id/1856/2/BAB%20I.pdf. Diakses pada 28 Agustus 2021 Taufiq Prasetya, 2021. STRATEGI PEMASARAN E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN. https://blog.jejualan.com/strategi-pemasaran-e-commerce/. Diakses pada 28 Agustus 2021 Gits.id, 2021. 10+ CONTOH APLIKASI E-COMMERCE dan WEBSITE di INDONESIA. https://gits.id/blog/contoh-aplikasi-e-commerce-website/ . Diakses pada 28 Agustus 2021 Melgiana Medah,2021. E-COMMERCE SEBAGAI PENDUKUNG PEMASARAN PERUSAHAAN. https://media.neliti.com/media/publications/157700-ID-e-commerce-sebagai-pendukung-pemasaran-p.pdf. Diakses pada 27 Agustus 2021 Gits.id, 2021. STRATEGI PEMASARAN E-COMMERCE TERBAIK YANG MENINGKATKAN PENJUALAN. https://gits.id/blog/strategi-pemasaran-e-commerce-meningkatkan-penjualan/. Diakses pada 27 Agustus 2021
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda