JurnalPost.com - Tingginya antusiasme mahasiswa terhadap UI/UX Design, PT Impactbyte Teknologi Edukasi memberikan kesempatan dengan membuka sebuah program di kampus merdeka yaitu Studi Independen Batch III Skilvul Tech4Impact: UI/UX Design Mastery. Program ini memberikan pembelajaran dan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengembangkan diri untuk menjadi UI/UX Designer. Dengan diadakannya program ini, diharap mahasiswa dapat menjadi sumber manusia yang berkualitas dan siap kerja. Program Silvul Tech4Impact menampung sekitar 500 mahasiswa.
Pada program Studi Independen Skilvul Tech4Impact: UI/UX Design Mastery, diajarkan materi yang dapat meningkatkan softskill dan hardskill mahasiswa. Sehingga setelah menyelesaikan program ini, mahasiswa memiliki bekal yang dapat membantunya dalam meraih pekerjaan yang diimpikan, serta dapat mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi. Pada pengembangan softskill, Skilvul mengacu pada UNICEF 12 Core Life Skills, yang meliputi empathy, participation, respect for diversity, communication, resilience, self-management, decision making, negotiation, cooperation, problem solving, critical thinking, and creativity. Sedangkan pada hardskill, Skilvul memberikan materi yaitu Introduction to UI/UX, Design Thinking, User Experience Design, User Interface Designing and Prototyping, dan Research and Usability Testing.
Program Skilvul Tech4Impact: UI/UX Design Mastery dilaksanakan selama 5 bulan dari bulan Agustus hingga Desember 2022 yang terdiri dari 900 jam pembelajaran dan dapat dikonversikan dengan 20 SKS. Program ini pun menawarkan metode pembelajar secara video based learning dan poject based learning. Selain itu, setiap satu kali dalam seminggu Skilvul akan diberikan pembelajaran yang didampingi oleh mentor selama 3 jam. Materi yang diajarkan oleh mentor memiliki keterkaitan dengan materi yang diajarkan pada video based learning yang diajarkan melalui website Skilvul, sehingga mahasiswa dapat mempelajari lebih dalam lagi materi yang diberikan dan memiliki kesempatan untuk tanya-jawab bersama mentor.
Program ini memiliki pendekatan dengan individual dan capstone yang artinya melakukan pengerjaan kelompok. Dalam hal ini, diberikan tes dan tugas secara individual seperti kuis, pre test dan post test, serta beberapa tugas yang harus dikerjakan secara individu. Ada pula tugas secara berkelompok, yaitu pengimplementasian materi yang sudah dan diberikan kasus pertama yaitu membuat Education Technology App. Kelompok diberikan permasalahan yang harus dipecahkan bersama dan membuat solusinya dengan aplikasi yang telah dibuat. Kemudian pada kasus kedua, yaitu final project. Final project memiliki keterhubungan dengan Challenge dari mitra. Mitra yang dipilih akan memberikan kasus yang harus dipecahkan oleh kelompok dan kelompok memberikan solusi dengan menciptakan fitur yang sesuai dengan persyaratan yang diberikan oleh mitra.
Pada Final Project, mahasiswa dibentuk menjadi kelompok yang berisi 4-5 orang per kelompok. Dari challenge yang diberikan, penulis bersama tim memberikan solusi dengn fitur gamifikasi dengan penerapan konsep permainan, penghargaan, poin, level, dan leaderboard. Fitur gamifikasi dengan konsep permainan diberi nama LevelUp yang bermakna untuk meningkatkan kecenderungan pengguna dalam menyelesaikan aksi yang diberikan oleh Mitra dan juga menambah pengetahuan pengguna mengenai isu yang dipilih. Setiap menyelesaikan permainan, pengguna akan mendapatkan poin dan dari hasil poin yang dapat ditukar untuk donasi atau membeli karakter yang dapat dibuka. Semakin tinggi poin yang diperoleh akan naik level dan dapat melihat peringkatnya pada laman leaderboard aplikasi mitra.
Selain meningkatkan hardskill, mahasiswa juga dibekali ilmu yang dapat meningkatkan softskill mahasiswa yaitu dengan diadakannya webinar dan juga workshop. Webinar dan workshop yang dilaksanakan berisi mental health, time and stress management, persiapan CV dan portofolio, serta karir. Diberikan juga webinar singkat atau Webinar Skilvul Singkat (SKS) yang memberikan informasi tambahan seputar proses UI/UX design, sehingga dapat mendukung mahasiswa dalam mengerjakan final project ataupun untuk proyek lainnya.
Penulis: Shafira Nur Rahma Sengko, Mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda