Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Dampak Kebijakan Perubahan Harga BBM Terhadap Tingkat Pengangguran Di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta

Dampak Kebijakan Perubahan Harga BBM Terhadap Tingkat Pengangguran Di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
27 Juni 2023, 08.53 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Dampak Kebijakan Perubahan Harga BBM Terhadap Tingkat Pengangguran Di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta

JurnalPost.com - Kebijakan pemerintah hakikatnya merupakan suatu kebijakan yang ditujukan pada Publik, yang secara langsung tercermin dengan berbagai dimensi kehidupan sosial masyarakat. Kenaikan harga BBM merupakan kebijakan yang kontroversial karena dampaknya yang luas dan signifikan pada ekonomi dan masyarakat. Kebijakan perubahan harga BBM dapat berdampak pada peningkatan pengangguran di daerah khusus ibu kota Jakarta, terutama pada sektor industri dan transportasi. Bahan bakar minyak (BBM) merupakan komoditas yang harga jualnya telah ditentukan dan dipegang oleh suatu Negara.

Perlu kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu dari lima Negara yang tercatat dengan penduduk yang paling banyak di dunia. Banyaknya mobilitas ataupun jumlah penduduk di Negara Indonesia menimbulkan banyaknya masyarakat yang menggunakan kendaraan dalam setiap aktivitasnya sehari-hari. Tentunya kendaraan yang mereka pakai dalam kegiatan sehari-hari memerlukan yang namanya bahan bakar minyak (BBM). Bahan bakar minyak adalah bahan bakar yang digunakan oleh rakyat Indonesia sebagai bahan bakar kendaraan mereka seperti motor dan mobil.

IKLAN

Bahan bakar minyak (BBM) sangat dibutuhkan dan diperlukan oleh rakyat dan masyarakat di Negara Indonesia khususnya di daerah khusus Ibu Kota Jakarta (DKI), yang bertujuan untuk memenuhi mobilitas sehari-hari Individu maupun Organisasi. Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pemakaian bahan bakar minyak (BBM) juga akan meningkat dan melonjaknya harga BBM Internasional yang pada akhirnya akan menyebabkan harga BBM local harus disesuaikan dengan BBM Internasional.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Seperti kita ketahui, kenaikan harga BBM dinegara Indonesia bukanlah suatu hal yang baru terjadi dinegeri ini, kita ketahui bersama awal mula masa pemerintahan Presiden Soeharto sampai dengan masa pemerintahan Presiden Jokowi, BBM terus melonjak naik, dan hanya Pemerintahan Presiden Habibie yang tidak pernah menaikkan harga BBM’ justru malah menurunkannya sebesar RP. 200 perliter. Kebijakan-kebijakan dan perubahan harga yang diputuskan dan dilakukan pemerintah belakangan ini dapat kita lihat secara langsung disosial media dan televisi bahwa harga BBM pertamax telah naik dari harga Rp. 9.400/perliter menjadi Rp. 12.400 terhitung sejak 5 Juni 2023, sedangkan harga BBM Pertalite telah naik dari harga Rp.7.650/perliter menjadi Rp. 10.000/perliter.

Kementerian energi dan sumber daya mineral Republik Indonesia (ESDM) bahwa BBM jenis pertalite merupakan jenis bahan bakar yang paling banyak digunakan oleh pengendara motor maupun mobil, yang mencapai 23 Juta kilo liter sepanjang tahun 2022.

Naiknya harga bahan bakar mesin (BBM) tentunya akan berdampak pada tingkat pengangguran yang secara tidak langsung membuat masyarakat resah. Selain itu, naiknya harga BBM juga berdampak terhadap seluruh sektor harga dan usaha seperti sektor sandang, pangan, dan papan yang kemungkinan besar akan menyebabkan inflasi kedepannya. Naiknya bahan bakar minyak (BBM) tentunya akan berdampak juga pada tingkat pengangguran yang akan berdampak pada masyarakat menengah kebawah serta banyaknya hal yang akan timbul pada tingkat Pengangguran khususnya di wilayah Daerah Khusus Ibu (DKI) kota Jakarta.

Ada beberapa dampak yang dapat terjadi, dari perubahan harga BBM, antara lain: Dampak Pertama, meningkatnya biaya operasional angkutan umum akan mempengaruhi pengendara dari segi harga, sehingga sebagian besar masyarakat yang mengandalkan transportasi umum akan beralih ke kendaraan pribadi. Dampak ini berpotensi meningkatkan kemacetan dan memperparah polusi udara.

bayar
Baca Juga

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

IKLAN

Dampak Kedua, perusahaan atau industri yang mengandalkan penggunaan BBM sebagai bahan bakar akan terkena dampak perubahan harga BBM, sehingga bisa membawa dampak pada pengurangan produksi dan jumlah tenaga kerja. Secara kasat mata atau simultan peningkatan suatu harga BBM akan menaikkan harga-harga bahan pokok, seperti sandang, pangan dan papan yang tentunya memberatkan bagi masyarakat menengah kebawah yang mungkin kekurangan dan proses dalam pemulihan ekonomi.

Dampak Ketiga, pada sosial kemasyarakatan akan mendorong peningkatan angka Pengangguran. Dikarenakan perubahan harga BBM dapat membebani biaya-biaya produksi dan juga dapat meningkatkan inflasi dan biaya hidup, yang dapat mengakibatkan perusahaan mengurangi biaya untuk bertahan, seperti mengurangi jadwal kerja, melakukan restrukturisasi atau bahkan mengurangi tenaga kerja atau menghentikan dengan paksa pekerjaan karyawaannya dengan kata lain, pemutusan hubungan kerja (PHK). Sehingga akan berpotensi meningkatnya angka pengangguran. Hal ini juga akan mengakibatkan meningkatnya angka Kemiskinan di Indonesia khususnya Daerah Ibu kota Jakarta.

Dampak Keempat, naiknya harga yang lebih tinggi juga dapat menimbulkan ketidakstabilan ekonomi, menghasilkan rendahnya permintaan dan produksi serta menurunnya daya beli masyarakat, sehingga konsumen harus menyesuaikan dan mengubah pola konsumsi.

Dampak kelima, Dalam jangka panjang, dampak positif dari kebijakan harga BBM dapat terlihat dalam bentuk investasi infrastruktur transportasi publik dan pengembangan teknologi energi alternatif yang lebih efisien.

Olahan Mangga
Baca Juga

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Untuk mengurangi dampak tersebut, pemerintah perlu memperhatikan dan memperkuat kebijakan untuk meningkatkan ketersediaan pekerjaan dan menyediakan pelatihan kerja sehingga tenaga kerja dapat memperoleh keterampilan yang dibutuhkan untuk mendapatkan pekerjaan baru. Selain itu, pemerintah juga harus mempertimbangkan kebijakan subsidi BBM untuk sektor-sektor ekonomi yang paling terdampak, seperti sektor transportasi publik dan industri yang masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil.

Perlu adanya peran pemerintah dalam menanggapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) agar tidak terjadinya tingkat pengangguran dan dapat mencegah tingkat pengangguran agar tidak melonjak lebih tinggi diantaranya peran pemerintah dalam menanggapi hal ini adalah (1). Pada saat meningkat dan menaiknya harga BBM, harga barang lain diupayakan tidak cenderung ikut menaik. (2). Dalam menaikkan harga BBM, pemerintah lebih cenderung menaikkannya secara perlahan dan tidak melonjak naik harga langsung meninggi. (3). Pemerintah pusat perlu memberikan bantuan-bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu untuk membantu ekonomi agar tidak meningkatnya Pengangguran.

Penulis : Bela Dwi Sapitri, Mahasiswi Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang Dosen Pengampu : Mawardi Narullah, M. Pd

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dampak-kebijakan-perubahan-harga-bbm-terhadap-tingkat-pengangguran-di-daerah-khusus-ibu-kota-jakarta/54975/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 16.07 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

Kedaulatan Rupiah Tak Cukup Berhenti di QRIS

Bergantung Pasokan Luar Daerah, Harga Pangan di Pasar Ciputat Mudah Bergejolak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS

Mantan Kanit Lantas Polsek Sedayu, Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Lurah Argorejo Bantul

Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

Pilihan Editor

  1. 1 Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya
  2. 2

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  3. 3

    Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS

  4. 4

    Kisah Mamik Pemilik Toko Kelontong Sekaligus Agen BRILink di Bojonegoro Bantu Warga

  5. 5

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.