Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Thrifting: Apakah dapat membantu atau Memukul Pasar UMKM?

Thrifting: Apakah dapat membantu atau Memukul Pasar UMKM?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Juni 2023, 19.51 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Thrifting: Apakah dapat membantu atau Memukul Pasar UMKM?

JurnalPost.com - Tentunya belakangan ini kerap terdengar hampir seluruh masyarakat Indonesia, lantaran Thrifting tersebut bisa mengalahkan pasar UMKM. Sebelumnya apakah kalian tau Apa Itu Thrifting?

Apa Itu Thrifting? Bagi kalangan anak muda yang kerap suka mencari dan membeli barang bekas bermerek yang layak pakai dengan harga yang relatif sangat murah, mungkin tidak asing lagi dengan trifthing.

IKLAN

THRIFTING Merupakan Suatu Aktifitas Berbelanja/Berburu barang-barang Bekas semacam pakaian, yang bertujuan untuk mendapatkan barang tersebut dengan harga yang relatif murah. bukan hanya anak muda saja, melainkan ada beberapa artis juga yang sering melakukan aktifitas“Thrifting”.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

THRIFTING Bisa dibilang bukan pertamakalinya dan bisa dikatakan bukan Aktifitas Baru, lantaran kegiatan seperti ini sudah ada sejak lama. Kegiatan Berbelanja/Berburu barang-barang pakaian bekas ini sudah puluhan tahun ada di Indonesia dan sudah dianggap Legal. Namun, pada pertengahan bulan Maret kemarin pemerintah langsung mengambil sikap tegas terhadap larangan barang impor di Indonesia.

Aktifitas Thrifting saat ini bisa di ibaratkan sebagai musuh terbesarnya bagi Pemerintah dan Pasar UMKM. Pada bulan Maret kemarin Kementrian Perdagangan Zulkifli Hasan dan Mentri Tenten Masduki Serta Bea Cukai dan Kepolisian memusnahkan 7,364 Lebih bal pakaian impor ilegal.

Setelah pristiwa tersebut banyaknya Penjual pakaian Bekas yang beralih Berjualan di online shop, ada juga beberapa yang masih bertahan di masyarakat kita bisa lihat secara langsung dari banyaknya thriftshop yang masih bertahan mulai dari online dan offline. Di jakarta sendiri Bertempatnya di Pasar Senen masih menjadi tempat favorit Anak muda untuk mencari pakaian bekas di kala hari weekend. Lantaran tak hanya pakaian yang disuguhkan disana. Ada sepatu, topi bahkan Elektronik pun ada disana. Pengunjungnya juga sangat variatif mulai dari remaja, pemuda, orangtua sampai dengan lansia pun masih ada.

IKLAN

Memang benar barang yang ditawarkan bukan sekedar hanya branded melainkan bisa di bilang Limitid Edition karna biasanya dari Bal tersebut hanya ada beberapa saja yang sama, Namun harga yang relatif murah menjadi penyebab utama Thrifting sangat meningkat pesat setiap tahunnya. Tak hanya peningkatan minatnya pembeli, dan ketika hari sudah mulai malam para pedagang Pakaian bekas ini tidak berhenti berjualan, melainkan menggelar kembali barang dagangannya di Belakang Pasar Senen.

bayar
Baca Juga

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Nyatanya, dengan adanya Penjualan pakaian bekas (Thrifting) ini memang sangat memukul pasar UMKM, yang dimana pasar UMKM ini menggunakan banyak waktu dan tenaga kerja dan membuat para UMKM kehilangan banyak pelanggan dan lapangan kerja setelah adanya aktifitas thrifting ini karna ia tidak memerlukan banyak tenaga kerja dalam proses penjualan dibandingkan dengan pasar UMKM, cukup dengan satu sampai dua orang saja untuk menciptakan lapak penjualannya sendiri.

Dengan adanya thrifting ini, Setidaknya bisa memberikan semangat untuk pasar UMKM dan agar bisa lebih untuk berinovasi dari produk lokal, karna costumer/pembeli di jaman sekarang lebih memilih barang atau produk yang tidak pasaran melainkan mencari barang yang kualitas atau branded dengan harga yang relatif murah.

Pastinya mentri dan pemerintahan juga memiliki permasalahan yang tak kunjung usai ini, dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang di legalkan bertahun-tahun dan sekarang menjadi pekerjaan yang ternyata ilegal ini cukup intuk membuktikan bahwa pemerintahan masih kesulitan untuk menghentikan penjualan pakaian bekas import ini.

Sudah pasti antara lain dengan pengawasan mentri bea cukai Maupun pada proses pengiriman pakaian bekas import tersebut, Melalui permasalahan aktifitas thrifting tersebut kita bisa melihat bahwa pemerintah masih gagal dan lengah dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan melalui permasalahan Thrifting sudah cukup membuktikan bukan?

Olahan Mangga
Baca Juga

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Penulis : Muhammad Fatur Ramadhan Mahasiswa : Universitas Pamulang Prodi Teknik Informatika. Tugas Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Dosen Pengampu : Mawardi Nurullah, M. PD

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/thrifting-apakah-dapat-membantu-atau-memukul-pasar-umkm/54591/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 18.36 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

Kedaulatan Rupiah Tak Cukup Berhenti di QRIS

Bergantung Pasokan Luar Daerah, Harga Pangan di Pasar Ciputat Mudah Bergejolak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Mahasiswa Universitas Pamulang Gandeng PT Aratech Nusantara Indonesia Kembangkan Sistem HRIS untuk Digitalisasi Karyawan

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Pilihan Editor

  1. 1 Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI
  2. 2

    Kisah Mamik Pemilik Toko Kelontong Sekaligus Agen BRILink di Bojonegoro Bantu Warga

  3. 3

    Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

  4. 4

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  5. 5

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.