#BeraniKembali: Bersama Memupuk Kesehatan Mental Anak Binaan LPKA Jakarta
Jakarta Selatan, JurnalPost.com – Apa bekal utama yang diperlukan seseorang untuk memulai kembali perjalanan hidup? Pertanyaan ini menjadi inti dari pelatihan keterampilan psikologis bagi anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta yang telah diadakan bulan November lalu. Pada fase re-entry, yaitu tahap terakhir sebelum anak binaan dibebaskan, kesehatan mental, khususnya kemampuan life skill menjadi aspek vital. Kemampuan life skill sendiri merujuk pada kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menghadapi tantangan hidup sehari-hari dengan baik. Hal ini menjadi bekal penting bagi anak binaan untuk beradapatasi dalam kehidupan mereka setelah keluar dari LPKA.
Oleh karena itu, pada tanggal 11, 12, dan 15 November 2024 silam, anak binaan LPKA Kelas II Jakarta diajak untuk mempersiapkan bekal tersebut melalui serangkaian kegiatan yang dirancang khusus oleh Kelompok Riset Kesehatan Mental Komunitas, Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia.
“Tantangannya adalah membahas kesehatan mental pada populasi khusus seperti anak binaan di LPKA. Mereka memiliki latar belakang yang beragam, berbeda dari siswa SMA atau mahasiswa pada umumnya. Tingkat pendidikan mereka juga tidak semua sama. Jadi, supaya ilmu yang disampaikan sesuai, kita harus menggali lebih dalam lagi kemampuan dan kebutuhan mereka.” Ujar Nathanael E. J. Sumampouw selaku dosen pembimbing program pelatihan ini.
Dengan dukungan dari program pendaaan hibah oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI, pelatihan ini memberikan keterampilan yang dapat langsung diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengenali potensi diri, mengelola emosi dengan baik, serta merancang rencana hidup dengan jelas. Yuk, simak apa saja isi dari pelatihannya!
Artikel Terkait
REKOMENDASI JURNALPOST
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda