Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Tertarik Berinvestasi yang Halal dan bebas Riba? Reksadana Syariah Kenapa Tidak?

Tertarik Berinvestasi yang Halal dan bebas Riba? Reksadana Syariah Kenapa Tidak?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
28 Juni 2021, 13.51 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
28 Jun 2021, 13.51 WITA · 4 menit baca
4 menit baca
Tertarik Berinvestasi yang Halal dan bebas Riba? Reksadana Syariah Kenapa Tidak?
JurnalPost - Kalian pernah tidak memikirkan di umur berapa kalian ingin punya berbagai aset? Apakah kalian pernah menabung di rekening maupun tabungan, namun uang kalian berakhir terpakai untuk kebutuhan konsumtif? Nah, kenapa kalian tidak coba untuk diinvestasikan saja? Investasi ini banyak sekali macamnya, ada reksadana, saham, peer to peer lending, dan cryptocurrency. Tapi untuk kali ini saya akan membahas mengenai reksadana dan bagaimana pandangan islam terhadap reksadana?  Kalian semua pasti bertanya tanya “Reksadana itu aman ga sih?” “Bunga saham kan haram dalam islam” “Aku ga punya banyak waktu dan ilmu untuk memperhatikan naik turunnya saham” “ Modalnya harus besar nggak sih?” “Takut rugi Bandar, takut ketipu saham gorengan” dan berbagai perspektif lainnya.  Produk yang saat ini sedang berkembang pesat di Indonesia yaitu Reksadana, di luar negeri produk ini disebut Unit trust atau Mutual Fund. Reksadana adalah paket investasi yang dikelola secara profesional oleh manajer investasi. Dimana dana masyarakat yang dikumpulkan dalam reksadana nantinya akan diinvestasikan ke berbagai instrumen keuangan untuk menghasilkan keuntungan di masa depan. Reksadana merupakan jalan keluar bagi para pemodal kecil yang ingin ikut serta dalam dunia pasar modal dengan modal yang relatif kecil dan kemampuan menanggung resiko yang sedikit.  Ada berbagai jenis reksadana, diantaranya yaitu: 

Reksadana Pasar Uang (resiko kecil, return kecil)

Jenis reksadana yang investasinya ditempatkan 100% pada instrument pasar uang, antara lain seperti obligasi yang jatuh tempo kurang dari satu tahun, deposito, dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

Reksadana Obligasi (resiko sedang, return sedang)

Jenis reksadana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada surat utang (obligasi). Alokasi investasinya terdiri dari minimal 80% pada surat utang jangka panjang dan sisanya ditempatkan pada produk pasar uang. 

Reksadana Saham (resiko besar, return besar)

Jenis reksadana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada efek saham. Biasanya dana investasi dialokasikan minimal 80% di saham, maksimal 20% surat utang dan maksimal 20% pasar uang.  Bagi kalian seorang pemula yang ingin menginvestasikan sahamnya, kalian bisa memulainya dengan reksadana ini, kenapa harus reksadana?  Yang pertama, untuk kalian yang tidak mempunyai pengetahuan mumpumi tentang pasar modal, di reksadana ini kalian menyerahkan tugas itu ke manajer investasi untuk mengelola dana kalian, dan kalian tinggal tunggu imbal hasilnya aja tanpa perlu pusing - pusing analisis fundamental dan teknik saham.  Kedua, kalian tidak memerlukan dana atau modal yang besar. Sekarang, investasi reksadana bisa dimulai dari Rp.10.000 saja. Sedangkan kalau kalian mau membeli saham itu minimal 1 lot. Kita ambil contoh BBCA, minimum pembelian satu lotnya sekitar Rp.3.000.000. Kalau di reksadana kalian bisa investasi dengan modal yang kecil.  Kalian pasti tidak mempunyai banyak waktu untuk mempelajari saham atau untuk memperhatikan fluktuasi (naik turun) harga saham. Tenang di reksadana ini kalian hanya membeli portofolio saja, dan tiap harinya kalian bisa melihat berapa % imbal hasil (return) yang kalian terima tanpa harus paham betul tentang saham.  Loh tapi bukannya bunga saham itu haram? Bagaimana pandangan islam tentang reksadana ini? Saat ini reksadana sudah memiliki opsi untuk preferensi syariah, teman teman hanya perlu mengaktifkannya saja, selanjutnya produk investasi yang muncul akan menjadi syariah semua, baik itu reksadana pasar uang, reksadana obligasi, maupun reksadana saham.  Menurut islam sendiri sesuatu dalam muamalat adalah dibolehkan selama tidak bertentangan dengan syariah, mengikuti kaidah fiqh yang dipegang oleh mazhab Hambali dan para fuqaha lainnya yaitu: “Prinsip dasar dalam transaksi dan syarat-syarat yang berkenaan dengannya ialah boleh   diadakan, selama tidak dilarang oleh syariah atau bertentangan dengan nash syariah”. (Al Fiqh Al Islami wa Adillatuh, Juz IV hal. 199). Adanya reksadana syariah merupakan upaya untuk memberi jalan bagi umat Islam agar tidak bermuamalah dan memakan harta dengan cara yang bathil seperti yang disebutkan dalam Alquran surat An – Nisa ayat 29 yang artinya :  “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu.” Reksadana syariah adalah reksadana yang pengelolaan dan kebijakan investasinya mengacu kepada syariat. Salah satu tujuan dari reksadana syariah adalah memenuhi kebutuhan kelompok investor yang ingin memperoleh pendapatan investasi dari sumber dan cara yang bersih, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara agama yang sejalan dengan prinsip prinsip syariah. Selain itu, reksadana syariah menyediakan sarana bagi umat Islam untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional melalui investasi yang sesuai dengan syariat Islam. Jadi, kegiatan investasi reksadana syariah diperbolehkan sebab tidak bertentangan dengan syariah. Reksadana pada prinsipnya bukan saja memberikan peluang, tetapi juga menawarkan beberapa jenis instrumen yang dapat dikembangkan.  Warren buffet pernah berkata “The best investment you can make, is an investment in yourself. The more you learn, the more you’ll earn.” Uang yang kalian pakai untuk kesenangan sesaat itu bisa untuk membangun masa depan kalian loh. Jadi teman teman masih takut untuk berinvestasi kah?  Cathliniah Izzah Eryna Putri  Universitas Muhammadiyah Malang  Fakultas Ekonomi dan Bisnis 

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/tertarik-berinvestasi-yang-halal-dan-bebas-riba-reksadana-syariah-kenapa-tidak/22466/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 13.49 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Praktik Orang Dalam dalam Rekrutmen Organisasi Mahasiswa: Ancaman terhadap Objektivitas dan Integritas

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

Menyelamatkan Satu Kehidupan, Menyalakan Sejuta Harapan: Memaknai Pengabdian Kemanusiaan

Berkarya dengan Teknologi: Mengembangkan Kreativitas dan Nilai Produk Bersama Anak-Anak Jolosutro

Pilihan Editor

  1. 1 Mengokohkan Seni dan Budaya sebagai Bahasa Kemanusiaan Universal untuk Membangun Solidaritas Dunia
  2. 2

    Dosen UMI Edukasi Ibu Hamil tentang Sleep Hygiene dan Mindfulness untuk Cegah Risiko Hipertensi Kehamilan

  3. 3

    Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

  4. 4

    Pengelola Museum di Surabaya Perkuat Profesionalisme Kehumasan, Strategi Pemasaran, dan Pelayanan Pengunjung

  5. 5

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.