Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Tak hanya buat gendut, tidur larut malam juga memicu penyakit!

Tak hanya buat gendut, tidur larut malam juga memicu penyakit!

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
19 Mei 2023, 18.30 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
tidur larut malam

Dibuat oleh : Aninda Andi Rana Mahasiswi Prodi Ekonomi Universitas Bangka Belitung

JurnalPost.com - Semuanya pasti tahu dengan informasi mengenai jam tidur yang harus didapatkan oleh orang dewasa setidaknya 7-8 jam per hari. Namun, karena banyaknya kegiatan atau tugas yang harus diselesaikan, waktu tidur jadi dikorbankan.

IKLAN

Pada zaman sekarang banyak sekali orang yang menganggap begadang merupakan hal yang wajar dan seakan sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern, Seakan waktu 24 jam dalam sehari tidaklah cukup. Padahal, tidur yang cukup bisa memperbaiki kondisi fisik dan mental. Dan untuk remaja, hormon pertumbuhan ini pun akan terlepas saat tidur, dan akan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Pengertian begadang sendiri menurut KBBI adalah suatu kebiasaan terjaga sampai larut malam dan tidur saat pagi datang. Banyak sekali orang yang mengaitkan begadang dengan insomnia padahal itu adalah dua hal yang berbeda, dimana Insomnia merupakan sebuah penyakit gangguan tidur yang terjadi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk tidur. Sedangkan begadang adalah hal yang di lakukan secara sadar.

Orang yang begadang biasanya Ada banyak alasan yang melatar belakangi hal tersebut. Contohnya karenakan mengerjakan pekerjaannya entah itu mengerjakan tugas kuliah, sekolah, orang yang ambis dalam belajar, anak muda yang kecanduan bermain game hingga larut malam, Ada juga mereka yang menghabiskan waktu yang seharusnya dipakai untuk beristirahat dengan menonton kdrama atau film favorit sampai pagi di rumah dan masih banyak lagi faktor lainnya. Meskipun tampak menyenangkan, kebiasaan ini akan menjadi akibat buruk bagi kesehatan.

Sebenarnya kebiasaan ini tidak boleh sering-sering dilakukan. Mengapa demikian? Sebab tubuh kita memiliki keterbatasan dalam memikul beban dari aktivitas sehari-hari. Sebagaimana Mahendra, dalam buku Tubuh Anda Cerminan Kesehatan Anda, “Begadang dapat memicu timbulnya berbagai penyakit dan disebabkan oleh rusaknya sistem imun, tubuh juga perlu beristirahat. Apabila tidak beristirahat, organ-organ tidak dapat melakukan fungsinya dengan optimal. Hal ini akan menimbulkan masalah atau penyakit yang dapat menyerang tubuh.”

IKLAN

Dengan Keseringan begadang juga akan mengalami kondisi tubuh yang kurang fit dan rentan untuk sakit apalagi jika fisikmu tidak terlalu kuat dan imun tubuhmu lemah. Dengan kondisi tubuh yang demikian maka kemampuan tubuh untuk merespon suatu tindakan akan berkurang. Sehingga akan berpengaruh pada ketajaman fokus ketika berpikir dan bertindak.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

Meskipun dengan begadang bisa melakukan banyak hal dan menyelesaikan banyak pekerjaan tetapi ini sangat berbahaya sekali bagi kesehatan, dimana hal ini akan memicu terjadinya berbagai macam penyakit. Karena organ dalam tubuh tidak bisa berfungsi secara optimal, dimana seharusnya waktu malam untuk beristirahat tetapi tubuh dipaksa terus menerus untuk melakukan aktivitas.

Adapun Dampak yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan begadang antara lain: 1. Kualitas tidur dan pola tidur menjadi terganggu 2. Melemahkan sistem imun 3. Memicu timbulnya penyakit hingga kematian penyakit yang muncul seperti sakit jantung, stroke, diabetes,depresi dan stress. 4. Kesulitan bangun pagi 5. Menjadi pelupa 6. Penurunan produksi hormon hingga risiko obesitas

Mengapa orang yang begadang dapat terkena obesitas? Itu di sebabkan karena terjadi nya penurunan produksi hormon,Jika mengalami kurang tidur atau di sebut begadang maka kadar hormon leptin akan menurun, sehingga tubuh merasa lapar dan menyebabkan makan berlebih hal ini memicu terjadinya obesitas.

Untuk menghindari terjadinya penyakit-penyakit tersebut kita harus bisa untuk mendisiplinkan dalam penggunaan waktu pada aktivitas kegiatan sehari-hari, tidak membuang sia-sia waktu untuk melakukan kegiatan yang tidak penting, gunakan lah waktu dengan produktif agar tidak perlu bergadang sehingga bisa beristirahat dengan cukup. sebab tidur yang cukup itu penting untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap kuat dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan optimal.

KKN 179 UMM
Baca Juga

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Seperti apa yang Bang Haji Rhoma Irama katakan, “jangan begadang kalau tiada artinya”. Begadang tidak pernah memberikan efek positif apapun pada kesehatan, justru memberikan sederet bahaya dan penyakit yang akan terjadi.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/tak-hanya-buat-gendut-tidur-larut-malam-juga-memicu-penyakit/49520/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 03.26 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

KKN-MAs Kelompok 88 Kembangkan Gunungsari Circular Farm di Kota Batu

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  3. 3

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  4. 4

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

  5. 5

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.