Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Pendidikan Inklusi Bagi Anak Tuna Grahita

Pendidikan Inklusi Bagi Anak Tuna Grahita

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
19 Mei 2023, 00.29 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Pendidikan Inklusi Bagi Anak Tuna Grahita

JurnalPost.com - Pendidikan inklusi adalah sistem layanan pendidikan yang memberikan kesempatan pada anak berkebutuhan khusus untuk dapat di didik bersama anak-anak normal atau reguler. Pendidikan inklusi ini muncul karena adanya diskriminasi layanan pendidikan terhadap anak ABK dan juga adanya ketidakmerataan penyebaran layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk dapat bersekolah disekolah reguler. Penyelenggaraan pendidikan inklusif menuntut pihak sekolah melakukan penyesuaian baik dari segi kurikulum, sarana prasarana pendidikan, maupun sistem pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu peserta didik. Untuk itu proses identifikasi dan asesmen yang akurat perlu dilakukan oleh tenaga yang terlatih dan atau profesional di bidangnya untuk dapat menyusun program pendidikan yang sesuai dan objektif.

Munzayanah (2000:13) menyatakan bahwa anak tuna grahita adalah anak yang mengalami gangguan atau hambatan dalam perkembangan daya fikir serta kepribadian, sehingga ia tidak mampu hidup dengan kekuatanya sendiri dalam masyarakat meskipun dengan cara sederhana. Tunagrahita merupakan salah satu jenis dari kelompok anak berkebutuhan khusus. Mereka mengalami hambatan atau keterbelakangan pada fungsi intelektual secara signifikan, sehingga membutuhkan layanan pendidikan yang khusus (Friend, Marilyn, 2005; Abdurrahman dan Sudjadi, 1994; Hardman, et.al., 1990). Tuna grahita merupakan gangguan intelektual, seperti gangguan perkembangan belajar, penalaran sosial dan kemampuan hidup serta seorang tuna grahita adalah orang yang memiliki IQ dibawah rata-rata. Tuna grahita yang diterima disekolah inklusi adalah tuna grahita kategori ringan yaitu yang memiliki IQ dengan rentang 70-79.

IKLAN

Pelayanan untuk tuna grahita adalah sebagai berikut:

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

IKLAN

1. Meletakkan peserta didik duduk di barisan depan. 2. Memperbanyak metode pembelajaran diskusi untuk melatih perbendaharaan kata peserta didik. 3. Memberi kesempatan pada peserta didik untuk fokus pada keterampilan yang dikuasai. 4. Menyesuaikan beberapa aspek pembelajaran dan penilaian sesuai dengan kebutuhan peserta didik. 5. Menyediakan guru pendamping khusus apabila diperlukan pendampingan yang intensif.

Pendidikan inklusi bagi anak tuna grahita di indonesia sudah mulai terlaksana dibeberapa daerah, tetapi menurut kelompok kami pendidikan inklusi pada anak tuna grahita harus lebih ditingkatkan lagi karena masih banyak daerah/ sekolah yang belum melaksanakan pendidikan inklusi bagi anak tuna grahita. Hal ini disebabkan karena kurangnya tenaga pendidik yang berlatar belakang pendidikan berkebutuhan khusus pada sekolah reguler sehingga kurangnya informasi tentang hambatan dan kebutuhan peserta didik, dan juga hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian dari pemerintah dan kesadaran masyarakat tentang pendidikan inklusi bagi anak tuna grahita. Diharapkan pemerintah dan masyarakat mulai lebih memperhatikan pendidikan inklusi bagi anak tuna grahita, dan juga dibutuhkan kerjasama antara orangtua, guru dan sekolah agar pendidikan inklusif yang diharapkan bagi anak tuna grahita terlaksana dengan baik, karena anak tuna grahita berhak mendapatkan pendidikan yang sama dengan anak normal atau reguler lainnya.

Nama Kelompok 8: - Mia Audina (216910223) - Meisha Andhini (216910490) - Lilis Guswantina (216910307) - Kania Wisna Sashikirana (216910476) - Rezha Marlina (216910097) - Zaki Triadi Putra (216910610) Dosen Pengampu: Dea Mustika, S.Pd., M.Pd

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pendidikan-inklusi-bagi-anak-tuna-grahita/49445/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 04.28 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Pilihan Editor

  1. 1 Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan
  2. 2

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

  3. 3

    Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

  5. 5

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.