JurnalPost.com - Bertanggung jawab untuk membesarkan buah hati seorang diri menjadi tantangan tersendiri bagi single parent. Meskipun berjuang sendirian, tidak sedikit Wanita yang berhasil membesarkan buah hatinya tanpa didampingi suami.
Seperti perjalanan Sintya Herisman yang mengurus 2 orang buah hatinya sejak tahun 2020. Hal ini disebabkan Herwanda Karli, suami terkasih dari @sintyaherisman meninggal pada April 2020.
Momentum tersebut membuat Sintya Herisman dan keluarga kecilnya merasa terpukul, terlebih saat kondisi pandemi covid-19. Walau masih terasa berat, Sintya mencoba bangkit dengan keterbatasannya.
Ketika Ramadhan tiba, kebanyakan orang mendapatkan THR dari pasangannya, lain dengan Sintya yang harus mencari sendiri “Bonus Hari Raya” melalui kegiatan produktifnya dari rumah.
Kini, Sintya menekuni membuat konten-konten review produk untuk membantu teman-teman UMKM dalam berjualan. Sementara itu, Sintya juga membuat konten bertemakan doa sehari-hari atau sekedar membagikan informasi bermanfaat seputar Ibu-ibu dan rumah tangga selama bulan Ramadhan.
Meskipun demikan, Sintya tetap produktif sebagai CEO Bingah Indonesia Bersama kedua sahabatnya. Ramadhan menjadi bulan penuh berkah bagi Sintya. Sintya memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai ladang bisnis dengan membuka orderan hampers lebaran, baik yang dari katalog maupun yang dibuat khusus untuk customer.
Selain itu, Sintya masih menerima jasa freelancer Digital Desainer untuk teman-teman UMKM dalam membuat label-laber bertemakan Lebaran Idul Fitri.
Disela-sela kesibukannya, Sintya tetap aktif melakukan kegiatan syiar sebagai humas di MT Al Aliyyah Dian Didaktika.
Sintya percaya, asal ada kemauan untuk berjuang dan berdoa, pasti Tuhan akan memberikan jalan terbaik.
“Tidak mudah memang, tapi Insya Allah saya yakin, naskah yang diberikan Allah saat ini, adalah naskah yang terbaik untuk saya dan kedua putri tercinta. Belajar terus berprasangka baik kepada Sang Pencipta, dan terus melakukan yang terbaik atas apa yang sedang saya usahakan hari ini.”
Jika menemukan jalan terjal, tentu jangan merasa sendiri. Karena pada dasarnya Single Parent tidaklah sendiri. Ada anak-anak, keluarga sahabat serta bantuan Sang Maha Kuasa yang berjalan membersamai.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda