Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Sarang Burung Walet RI Makin Ekspansif di China, Gandeng Kampus Bangun Laboratorium

Sarang Burung Walet RI Makin Ekspansif di China, Gandeng Kampus Bangun Laboratorium

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
04 Juli 2026, 08.23 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
memilih produk
Foto yang diabadikan pada 20 September 2025 ini menunjukkan para pengunjung sedang memilih produk sarang burung walet di sebuah pameran di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan. (Xinhua)

Shanghai, JurnalPost.com - Perusahaan sarang burung walet asal Indonesia, Yan Taitai, memperkuat ekspansi bisnisnya di China. Perusahaan tersebut mengumumkan peningkatan strategi secara menyeluruh dari pemasok terintegrasi rantai industri sarang burung walet menjadi penyedia layanan inovatif untuk seluruh rantai industri.

Dilansir Xinhua, Jumat (3/7), langkah tersebut dilakukan seiring dengan makin besarnya peluang pasar sarang burung walet yang dapat dikonsumsi atau edible bird's nest (EBN) di China.

IKLAN

Yan Taitai saat ini telah merampungkan pembangunan basis manufaktur cerdas di Distrik Fengxian, Shanghai. Perusahaan juga tengah merencanakan pembangunan tahap II kawasan industri bersama yang akan mencakup seluruh rantai industri sarang burung walet.

Panas Ekstrem Landa AS
Baca Juga

Gelombang Panas Ekstrem Landa AS, Death Valley Catat Rekor Suhu Malam 38,3 Derajat Celsius

Kawasan industri tersebut akan meliputi penelusuran bahan baku, produksi dan pengolahan, inovasi penelitian dan pengembangan atau litbang, hingga layanan saluran distribusi.

Dengan memanfaatkan tahap II kawasan industri itu, Yan Taitai Group berencana membangun Big Health Food Research Institute atau Institut Penelitian Pangan Kesehatan Besar. Fasilitas ini akan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat inovasi produk berbasis sarang burung walet.

Presiden Yan Taitai Group, Li Li, mengatakan perusahaan kini tengah bertransisi dari model pasokan original equipment manufacturer atau OEM tradisional. Yan Taitai akan bergerak menuju kerangka kerja sama baru yang berfokus pada pemberdayaan terintegrasi di seluruh rantai industri.

Menurut Li, strategi baru itu juga diarahkan untuk mendorong penciptaan bersama industri secara lebih mendalam. Perusahaan akan membangun arsitektur layanan teknis tiga tingkat, yakni pengujian dasar, litbang yang disesuaikan, serta penciptaan bersama gabungan.

tanaman daun pandan
Baca Juga

Dari Maluku ke Hainan, Pandan Menjadi Jembatan Rasa Indonesia dan China

Layanan tersebut ditujukan bagi berbagai merek pada tahap pengembangan yang berbeda-beda. Mulai dari perusahaan rintisan atau start-up, perusahaan yang sudah mapan, hingga para pemimpin industri.

Yan Taitai juga akan menggandeng sejumlah universitas terkemuka di China. Di antaranya East China University of Science and Technology dan Universitas Jiangnan untuk membangun laboratorium bersama.

Laboratorium tersebut nantinya akan membantu mengonversi hasil penelitian ilmiah mutakhir ke dalam kebutuhan industri. Cakupannya mulai dari pengujian bahan baku, registrasi khasiat, hingga formula original design manufacturer atau ODM yang disesuaikan.

IKLAN

Melalui langkah tersebut, siklus litbang produk bagi klien diharapkan dapat dipersingkat secara signifikan.

robot humanoid
Baca Juga

Robot Humanoid Catat 9,39 Detik di Lari 100 Meter, Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt

Selain memperkuat fasilitas riset dan produksi di China, Yan Taitai juga meluncurkan Rencana Ekspansi Lima Tahun Rumah Sarang Burung Walet Indonesia.

Program itu menargetkan perluasan kerja sama hingga 500 rumah sarang burung walet terstandardisasi pada masa mendatang.

Seluruh fasilitas yang berpartisipasi dalam program tersebut akan mengikuti standar regulasi setempat di Indonesia. Standar itu mencakup proses penilaian, pengujian, hingga sistem ketertelusuran yang seragam.

Inisiatif ini disebut akan memperkuat siklus industri dari hulu hingga hilir. Rantai tersebut menghubungkan rumah sarang burung walet, pusat pengolahan primer di Indonesia, pusat perdagangan global, kawasan industri domestik, hingga konsumen akhir.

Dengan sistem tersebut, Yan Taitai menargetkan kendali kualitas asal produk dapat semakin diperkuat secara berkelanjutan.

“Saat ini, permintaan konsumen akan EBN berkualitas tinggi terus meningkat di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Inovasi dan kerja sama akan menjadi pendorong penting untuk mencapai pengembangan berkualitas tinggi di industri EBN dalam lima tahun ke depan,” ujar Li.

Li menambahkan, peluncuran strategi baru dan ekosistem kolaboratif tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan Yan Taitai. Menurutnya, langkah itu juga menjadi titik awal baru untuk memperdalam kerja sama dengan para mitra industri.

Duta Besar Indonesia untuk China, Djauhari Oratmangun, turut mengapresiasi langkah Yan Taitai. Ia menilai perusahaan tersebut telah mematuhi standar industri China dan Indonesia serta menjaga pengendalian mutu di seluruh rantai pasokan.

Djauhari berharap Yan Taitai dapat terus menjadi tolok ukur industri sarang burung walet. Ia juga berharap perusahaan dapat mendorong industri EBN Indonesia bergerak dari ekspor berbasis volume menuju peningkatan berbasis kualitas.

Selain itu, Djauhari menilai kerja sama industri antara Indonesia dan China perlu terus diperdalam. Dengan begitu, sarang burung walet asli Indonesia dapat menjangkau lebih banyak rumah tangga di China.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/sarang-burung-walet-ri-makin-ekspansif-di-china/95403/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 15.37 WITA

  • #Berita Xinhua
  • #Sarang Burung Walet

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka

Gerakan Literasi Nasional sebagai Upaya Membangun Budaya Literasi di Indonesia

Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha

Pilihan Editor

  1. 1 Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya
  2. 2

    MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

  3. 3

    Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

  4. 4

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  5. 5

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.