JurnalPost.com, CISEENG Sebanyak 7188 keluarga penerima manfaat (KPM) warga Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor mulai menerima bantuan sosial (Bansos). Bantuan sosial yang diberikan dapat berupa barang maupun uang tunai. Berdasarkan informasi, bantuan sosial yang diterima oleh masyarakat Ciseeng, meliputi BPNT (Bahan Pangan Non Tunai), PKH (Program Keluarga Harapan), Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM).
Ketentuan mengenai Bansos di Indonesia telah diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial. UU Nomor 14 Tahun 2019 merupakan perubahan atas UU nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Menurut UU nomor 14 Tahun 2019, Bansos merupakan program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat berupa uang, barang, atau jasa yang akan diberikan kepada individu, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin yang tidak mampu, dan masyarakat yang sedang mengalami permasalahan sosial. Bantuan sosial di Kecamatan Ciseeng dibagikan kepada 10 desa, yakni Desa Ciseeng, Cihowe, Kuripan, Cibentang, Karihkil, Putat Nutug, Perigi mekar, Babakan, Cibeuteung Udik dan Cibeuteung Muara.
Bantuan sosial yang seharusnya menjadi program bantuan yang sangat baik untuk masyarakat, akan tetapi bisa menjadi permasalahan sosial bagi masyarakat pula. Seperti ketidakadilan yang dirasakan oleh masyarakat ketika penyaluran bantuan yang tidak merata dan banyaknya data yang tidak tepat sasaran. Artinya kemungkinan besar data tersebut tidak diperbarui. “ Surat undangan untuk penerima yang sudah dihapus masih banyak yg keluar dan tidak ada perubahan, kecamatan juga tidak punya wewenang lebih “ ujar Nenih Triana selaku Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat.
Salah satu permasalahan sosial yang terjadi yaitu ketika penyaluran sedang berlangsung, banyaknya beberapa wilayah desa yang belum maksimal dalam mengakses sinyal internet sehingga menghambat jalannya penyaluran bantuan sosial dan penginputan data. Belum lagi banyaknya masyarakat yang menolak dilakukannya geotagging atau memfoto rumah keluarga penerima manfaat, sebab banyaknya masyarakat yang takut datanya sebagai penerima akan dihapus. Hal ini juga menghambat petugas yang melakukan penyaluran door to door. Teknologi Geotagging berfungsi untuk menandai lokasi saat foto tersebut diambil yang terkoneksi dengan sistem teknologi GPS. Dengan geotagging akan memudahkan dalam pelacakan dan menemukan informasi mengenai keberadaan lokasi suatu bangunan. Sehingga memudahkan petugas menuju sasaran dalam penyaluran dana bansos yakni KPM. Dalam fungsinya terhadap proses pembayaran dana bansos, geotagging juga membantu Kemensos melakukan verifikasi data KPM.
“ Sudah 7000 lebih rumah yang ada di Kecamatan Ciseeng yang selesai di geotagging pada akhir februari 2023 “ ujar Nenih Triana
Adanya permasalahan tersebut mendorong Kecamatan Ciseeng untuk mengambil langkah dengan mengadakan penyaluran Bansos di 10 desa yang diadakan di kecamatan. Penyaluran Bansos ini sudah berlangsung sebanyak 2 kali, yakni penyaluran pertama berlangsung selama 3 hari dan penyaluran kedua berlangsung selama 4 hari. Adapun mekanisme yang sudah dibuat oleh kecamatan adalah membagi beberapa desa dalam satu hari tergantung kondisi dan jumlah penerima KPM di desa tersebut.
Tindakan lain yang dilakukan oleh pemerintah Ciseeng termasuk Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat adalah harus bisa menyikapi masyarakat dengan baik agar tidak terjadinya demo karena menuntut hak – hak mereka. Seperti yang kita ketahui bahwa semua warga negara berhak mendapatkan kesejahteraan sosial yang sebaik – baiknya serta menyeluruh dan merata, hal ini sudah diatur dalam undang undang No 6 Tahun 1974 Bab II Pasal 3 yaitu menentukan garis kebijaksanaan yang diperlukan untuk membimbing dan meningkatkan usaha kesejahteraan sosial serta meningkatkan kesadaran serta rasa tanggung jawab sosial masyarakat
Kecamatan Ciseeng sering melakukan sosialisasi oleh Seksi Pemberdayaan Masyakarat dalam bagaimana bisa mengubah pola pikir masyarakat salah satunya untuk bisa meningkatkan taraf hidup mereka atau menjadi produktif.
Oleh : Ratu Aisya Farah Fathiya (Ciseeng – Sosial)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda