
Oleh: Reza Hasyim Zakarian Syah, Mahasiswa dari UPN Veteran Jawa Timur
JurnalPost.com - Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan teknologi, transformasi digital dan meningkatnya kompleksitas-mobilitas masyarakat yang semakin mobile membuat semua lini aspek kehidupan juga turut berkembang dengan pesat. Tidak terkecuali juga dengan aspek pemerintahan yang mencakup Kependudukan dan Pencatatan Administrasi. Guna menghadapi tantangan tersebut Pemerintah Kota Surabaya dalam hal ini melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuat sebuah terobosan inovasi di bidang Kependudukan dan Pencatatan Administrasi. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meluncurkan platform aplikasi yang bernama KLAMPID NEW GENERATION. Di Dalam aplikasi itu sudah mencakup semua aspek pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, seperti:
1. Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), 2. Kartu Identitas Anak (KIA), 3. KK Barcode, 4. Pecah KK, 5. Pindah keluar, 6. Akta kelahiran, 7. Kutipan Kedua Akta Kelahiran, 8. Akta kematian, 9. Perubahan biodata, 10. Pemutakhiran Gelar, 11. dan lain-lain.
Untuk memaksimalkan pelayanan dan penggunaan dari aplikasi tersebut, pemerintah Kota Surabaya tidak hanya mengandalkan sumber dayanya (pegawai negeri sipil dan tenaga outsourcing) yang dimiliki di kecamatan dan kelurahan akan tetapi Pemerintah Kota Surabaya juga menggandeng Perguruan Tinggi yang ada di Surabaya dalam bentuk kerjasama / MoU kesempatan magang. Salah satunya adalah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur. Bentuk kerjasama tersebut yaitu Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka Administrasi (MBKM-A) dalam rangka pengoptimalisasian Program KALIMASADA (Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar ADMINDUK). Di Dalam kerjasama ini, mahasiswa yang telah mendaftar dan lolos seleksi akan ditempatkan ke kecamatan - kecamatan yang telah ditetapkan sebelumnya guna membantu pelayanan administrasi. Penulis ditempatkan di Kantor Kecamatan Benowo dengan durasi magang selama 4 Bulan terhitung mulai tanggal 1 September 2022 sampai 24 Desember 2022.
Beberapa jenis pelayanan administrasi yang dilakukan misalnya:
Perekaman E-KTP untuk anak yang baru berusia 17 tahun menggunakan aplikasi perekaman elektronik yang mana NIK yang bersangkutan juga harus disinkronkan dengan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan).
Pencetakan ulang KTP yang rusak atau hilang menggunakan Aplikasi KLAMPID. Setelah data pemohon di masukkan ke dalam aplikasinya maka pemohon akan mendapatkan bukti kepengurusan berupa e-kitir yang didalamnya terdapat barcode bukti kepengurusan yang jika di scan, pemohon dapat mengetahui sejauh mana proses pengerjaannya.

Administrasi pelayanan malam dengan terjun langsung ke masyarakat di tempat yang telah disepakati misalnya balai rw setempat. Hal itu dilakukan guna mengoptimalisasikan program KALIMASADA yamg telah diluncurkan Pemerintah Kota Surabaya juga agar pelayanan administrasi ini mampu hadir & menjangkau semua lapisan di masyarakat, memudahkan juga masyarakat yang tidak punya waktu untuk datang langsung ke kecamatan.

"Dengan melaksanakan magang ini, saya mendapatkan banyak manfaat, diantaranya yaitu: pengalaman langsung terjun mengatasi permasalahan administrasi masyarakat, koneksi dengan masyarakat, melatih kepekaan sosial saya" ucap Reza Hasyim Zakarian Syah Mahasiswa Hubungan Internasional UPN "Veteran" Jawa Timur yang mengikuti program magang ini. Dia berharap dengan adanya program magang ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang merata kepada seluruh Masyarakat Kota Surabaya serta mampu memberikan kesempatan yang luas bagi mahasiswa guna mengembangkan skill & pengetahuan yang telah didapat selama di perkuliahan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda