JurnalPost.com - Pariaman merupakan salah satu kota yang berada di Sumatera Barat, berjarak sekitar 56 km dari pusat Kota Padang atau 25 km dari Bandara Internasional Minang Kabau. Kota ini identik dengan pesona pantainya, karena secara keseluruhan garis pantai yang dimiliki mencapai 12,5 km2 dan semua Kecamatan di Kota ini berbatasan dengan wilayah laut, kecuali Pariaman Timur. Dengan pantainya yang luas Kota Pariaman menjadi salah satu Kota dengan potensi wisata bahari yang menjanjikan. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman berusaha untuk membranding Kota ini agar lebih dikenal dan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
Pariaman memiliki beberapa pantai yang menjadi ikon Kota ini yaitu Pantai Gandoriah, Pantai Kata, Pantai Cermin, Pantai Sunur, Talao Beach, Pulau Angso Duo, Pulau Kasiak, dan masih banyak lagi. Setiap pantai memiliki keunikannya masing-masing. Seperti Pantai Gandoriah, pantai ini adalah yang paling ramai dikunjungi oleh wisatawan, apalagi jika akhir pekan atau saat musim liburan. Pemandangan eksotis yang tersaji, hamparan pasir halus, dan pohon pinus yang melindungi dari sinar matari menjadi daya tarik pantai ini. Selain itu, Pantai Gandoriah juga dilengkapi berbagai fasilitas dan wahana permainan yang bebas dinikmati wisatawan.
Tak kalah dari Pantai Gandoriah, pantai lainnya pun patut untuk dikunjungi. Pantai Kata identik dengan keasriannya, pohon pinus tumbuh lebih rindang di pantai ini. Dan banyak pedagang yang menyajikan makanan sehingga cocok dijadikan sebagai tempat berkumpul atau piknik dengan keluarga. Pantai Cermin adalah pantai dengan banyak wahana permainan, mulai dari taman bermain anak, taman skateboard, kawasan bersepeda, serta pasar malam juga sering digelar di sini. Pantai Sunur terkenal dengan makanan lautnya, terutama ikan bakar karang. Sehingga banyak wisatawan yang singgah untuk makan di pantai ini.

Sesuai dengan namanya “Talao” yang artinya telaga, Talao Beach merupakan telaga yang disulap menjadi objek wisata yang menarik. Terdapat berbagai wahana air yang bisa dinikmati oleh wisatawan di pantai ini. Kemudian, yang tidak boleh ketinggalan adalah dua ikon pulau di Kota Pariaman yakni, Pulau Angso Duo dan Pulau Kasiak. Kedua pulau ini memiliki pasir putih yang indah serta menyajikan pelayanan snorkeling dan diving bagi wisatawan yang ingin melihat indahnya gugusan batu karang.
Dengan banyaknya kawasan pantai yang dimiliki, maka tak salah jika Kota Pariaman dinobatkan menjadi The Sunset City of Indonesia atau yang disebut juga dengan Kota Matahari Terbenam. Hal ini dikarenakan pemandangan matahari terbenam dapat dinikmati dengan jelas di sepanjang pesisir pantai Pariaman sambil menikmati kuliner khas Kota ini. Selain itu, pantai ini juga didukung dengan berbagai spot foto yang tentunya bisa dimanfaatkan oleh wisatawan untuk berburu foto sunset. Diungkapkan oleh Kepala Pemkot Kota Pariaman bahwa Sumatera Barat menambah branding The Sunset City Of Indonesia pada Kota Pariaman untuk memancing minat wisatawan dan melengkapi branding Kota Pariaman Sebelumnya yaitu The City Of Tabuik.
Untuk mendukung branding Kota Pariaman menjadi The Sunset City Of Indonesia, Pemkot Kota berupaya untuk menghadirkan kesenian lokal yang dikemas dengan gaya milenial. Hal ini kemudian diwujudkan dengan mengadakan pertunjukan kesenian gratis setiap Sabtu sore pada panggung-panggung yang telah disediakan pada setiap objek wisata. Misalnya Convention Hall Di Pantai Gandoriang dan Teater Rakyat Di Pantai Kata. Kesenian yang ditampilkan berupa randai, tambua tansa, lagu-lagu daerah, dan masih banyak lagi. Menariknya pertunjukan ini dibawakan oleh anak-anak muda di Kota Pariaman.
Dengan adanya branding The Sunset City Of Indonesia diharapkan Kota Pariaman mampu menjangkau dan menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung. Dengan begitu, Kota ini semakin dikenal oleh banyak orang dan mampu mendukung sektor ekonomi kreatif.
Penulis : Firli Wahyuni Universitas Andalas
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda