Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Wisata
  3. Menilik Rumah Makan di Tengah Laut yang Ada di Ujung Pulau Kalimantan

Menilik Rumah Makan di Tengah Laut yang Ada di Ujung Pulau Kalimantan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
28 Juni 2023, 22.38 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Rumah Makan

JurnalPost.com - Dalam berwisata, salah satu hal yang tidak boleh diabaikan adalah wisata kuliner. Selain memberi tenaga untuk beraktivitas dan mengenal kuliner lokal, wisata kuliner juga memberikan memori dan kebahagiaan tersendiri bagi wisatawan. Berangkat dari hal ini, kini banyak restoran dan rumah makan yang berlomba-lomba untuk membuat konsep rumah makan se-unik mungkin, mulai dari pemandangan yang menarik, interior dan eksterior ruang yang estetik hingga pelayanan yang berbeda dari yang lainnya.

Salah satu tempat wisata kuliner dengan tampilan yang menarik dan konsep yang unik adalah Lemakan Samudra. Lemakan Samudra merupakan sebuah restoran yang terletak di Tarakan, Kalimantan Utara. Resotan ini terletak di pinggir laut dan bangunannya sendiri terinspirasi dari rumah penduduk lokal yang terletak tepat di atas laut. Mengusung konsep unik ini, tak heran bila banyak wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar daerah yang ingin mendatangi tempat ini untuk mencoba sensasi makan di atas laut.

IKLAN

Konsep yang diterapkan restoran ini adalah open space, tidak ada batasan khusus, hanya ada pintu-pintu kaca yang membatasi area indoor dan outdoor. Elemen pembentuk ruang yaitu dinding, lantai dan plafon semua menggunakan kayu dan batu bata pada beberapa bagian dinding terutama area dapur. Plafon ditopang oleh baja dan kawat baja, pintu dan jendela menjadi satu dan terbuat oleh kaca. Hal ini juga berlaku pada area outdoor yang lantainya terbuat dari kayu.

Panorama Danau Gegas dan bendungan di Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Baca Juga

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

Ruangan didominasi oleh kursi dan meja makan yang terbuat dari kayu dan keramik. Area dinding dibagi menjadi beberapa area untuk dekorasi, dari yang sering diubah hingga permanen. Interior bagian ini memiliki beberapa elemen repetisi yang terbentuk dari struktur baja yang ada, selain itu bentuk bangunan diciptakan simetris antara kanan dan kiri. Plafonnya sendiri tidak menggunakan plafon datar pada umumnya, tapi bentuknya sendiri mengikuti atapnya. Ruangan ini menggunakan lampu dari rotan dalam berbagai bentuk dan menggunakan lampu berwarna warm sehingga serasi dengan ruangan yang didominasi kayu.

IKLAN

Bangunan yang dibangun diatas laut ini memenuhi plafon ruangan dengan lampu gantung yang terbuat anyaman yang memberikan kesan tradisional yang kuat terhadap ruangan. Tak hanya itu, dapat dilihat bahwa desain ruangan tetap diusahakan agar kesan ‘laut’nya tetap terlihat walau berada di dalam ruangan. Hal ini juga diusahakan dengan pintu yang semuanya terbuat dari kaca, sehingga pemandangan laut masih terlihat jelas walau di dalam ruangan. Selain itu penggunaan kaca sebagai pintu memberikan kesan luas dan membantu penghawaan menjadi sejuk saat pintunya dibuka. Setiap elemen interior terlihat sangat menyatu sehingga enak dipandang secara estetika.

Selain indoor, hal yang menarik selanjutnya adalah bagian outdoor bangunan yang masih dinaungi atap. Bagian ini memiliki desain yang tidak begitu ditonjolkan, hal ini bisa dikarenakan restoran lebih berfokus kepada pemandangan laut dan senja yang ada di barat restoran. Selain itu, di bagian outdoor diletakkan beberapa properti yang digunakan sebagai bahan hiburan untuk pengunjung. Selain itu pada setiap pagar pembatas diletakkan lampu strip LED untuk mempercantik area outdoor restoran. Namun sayangnya lampu di bagian outdoor dapat dibilang kurang pencahayaan ataau gelap. Hal ini mengakibatkan ketidaknyamanan saat makan di area outdoor pada malam hari.

Pesona Budaya Flores
Baca Juga

Sanggar Tari HIMFLOR Kenalkan Budaya Flores Lewat Tari Nong Mari Nong di GAPURA Fest Undiksha 2026

Melalui hal-hal di atas, beberapa hal yang perlu diperbaiki adalah pencahayaan eksterior rumah makan agar tidak hanya dipusatkan pada area interior, selain itu penggunaan AC pada bagian indoor perlu dipikirkan ulang, karena posisinya yang terletak di laut membuat restoran ini mendapatkan angin yang cukup kencang, sehingga penggunaan berlebihan akan memakan cukup banyak energi.

Secara keseluruhan, Restoran Lemakan Samudra telah dirancang dengan baik dan sesuai, dari elemen desain yang ada, warna dan material serta konstruksi sudah sangat baik. Konsep telah dipikirkan dengan jelas juga rinci dan telah tersampaikan dengan baik. Tetapi, perlu beberapa pertimbangan dalam pemanfaatan teknologi buatan agar lebih hemat energi. Selain itu perlunya penambahan pencahayaan pada area outdoor karena masih tampak cukup gelap.

Oleh: Renatha Aurelia Chandra Mahasiswa Desain Interior Universitas Kristen Petra

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/menilik-rumah-makan-di-tengah-laut-yang-ada-di-ujung-pulau-kalimantan/55117/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 16.07 WITA

  • #Pulau Kalimantan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

Di Tengah Tren Childfree, Tim JAGA KRAMA PKM-RSH Undiksha Ungkap Kesiapan Pengasuhan Anak Generasi Z Bali

Pulau Lusi Sidoarjo Dikembangkan Jadi Wisata Edukatif Berbasis Pengalaman

Ferdinand Hamdan Soroti Potensi Keindahan Alam Sumba yang Dapat Dikenal Lebih Luas Lagi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Mantan Kanit Lantas Polsek Sedayu, Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Lurah Argorejo Bantul

Kamitetep, Si Kecil yang Nyaris Tak Terlihat: Ini Bahayanya

Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

Pilihan Editor

  1. 1 Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya
  2. 2

    Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

  3. 3

    Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur

  4. 4

    Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

  5. 5

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.