Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa

Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
12 Juli 2022, 10.00 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Discovery Learning

JurnalPost.com - Guru memiliki peran yang sangat penting di kelas. Peran guru di kelas tidak hanya sebagai pemberi informasi seperti hanya sekadar menyampaikan materi pelajaran saja, akan tetapi guru juga berperan untuk mengatur lingkungan belajar siswa. Dengan demikian guru harus menerapkan strategi pembelajaran yang tepat. Misalnya, menggunakan suatu model pembelajaran dalam mengajar.

Ada berbagai model pembelajaran yang dapat guru gunakan dalam mengajar. Namun guru juga harus memilih model pembelajaran tersebut sesuai dengan kebutuhannya. Seperti pada saat ini, terdapat dampak nyata dari pandemi covid-19 yang lama yaitu mengakibatkan kemampuan berhitung siswa rendah. Meskipun pembelajaran sudah kembali normal 100%, nyatanya dampak tersebut tetap terasa. Hal ini tidak dapat dibiarkan begitu saja oleh guru. Guru harus segera mengatasinya agar tidak berakibat terhadap materi berikutnya yang terkait dengan kemampuan berhitung. Guru dapat mengatasinya dengan menggunakan model pembelajaran yaitu model discovery learning.

IKLAN

Menurut Rahmini (2020: 10), model discovery learning (berbasis penemuan) adalah salah satu model pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau HOTS (High Order Thinking Skills) dan disarankan dalam implementasi Kurikulum 2013. Model pembelajaran ini memandang bahwa partisipasi aktif dari siswa dalam pembelajaran sangat penting. Menurut Bidiningsih dalam Kusnadi (2018: 4), model discovery learning adalah memahami konsep, arti, dan hubungan, melalui proses intuitif, untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan. Sedangkan menurut Susana (2019: 6), metode discovery learning (pembelajaran penemuan) adalah metode mengajar yang mengatur pengajaran sedemikian rupa sehingga anak memperoleh pengetahuan yang sebelumnya belum diketahuinya itu tidak melalui pemberitahuan, sebagian, atau seluruhnya ditemukan sendiri.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

IKLAN

Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa model discovery learning adalah model pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dan memahami konsep, arti, dan hubungan, melalui proses intuitif, untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan dengan melalui suatu percobaan. Model discovery learning merupakan model pembelajaran yang memandang bahwa siswa memperoleh pengetahuannya sendiri. Model ini berbasis penemuan dan berpusat pada siswa, sehingga tepat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Kemampuan berhitung sendiri adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa untuk menjumlah, mengalikan, maupun melakukan segala hal yang berkaitan dengan keterampilan berhitung dalam ilmu matematika.

Adapun sintak model discovery learning yang perlu guru perhatikan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa dalam pembelajaran. Sintak model discovery learning tersebut antara lain pemberian rangsangan (stimulation), pernyataan/identifikasi masalah (problem statement), pengumpulan data (data collection), pembuktian (verification) dan menarik kesimpulan/generalisasi (generalization).

Model discovery learning memiliki beberapa kelebihan. Kelebihan dari pembelajaran menggunakan model discovery learning antara lain meningkatkan rasa ingin tahu siswa, memandirikan siswa dalam belajar, meminimkan siswa untuk menghafal, mendorong siswa untuk berpikir sesuai intuitif, sehingga siswa dapat mengerti konsep-konsep dasar dengan lebih baik pada pembelajarannya.

Oleh : Umi Latifah, S.Pd. (Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Universitas Ahmad Dahlan Tahun 2022)

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/model-discovery-learning-untuk-meningkatkan-kemampuan-berhitung-siswa/35155/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.07 WITA

  • #Discovery Learning

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Pilihan Editor

  1. 1 Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai
  2. 2

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  4. 4

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  5. 5

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.