JurnalPost.com - Kampus Merdeka atau biasa dikenal dengan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM), adalah sebuah program baru dibawah naungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Nadiem Makarim. Dalam program ini berorientasi penuh terhadap mahasiswa untuk agar dapat menguasai dan mengembangkan kompetensinya dari berbagai bidang. Didukung dengan kebijakan ini mahasiswa dapat mendapatkan banyak pengetahuan dan wawasan sekaligus bekal untuk mempersiapkan diri didunia kerja kedepannya.
Sesuai dengan Permendikbud No 3 Tahun 2020 Pasal 15 ayat 1 berbunyi Bentuk Pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat 5 dapat dilakukan didalam Program Studi dan di luar Program Studi. Hal tersebut yang dimaksud seperti mengikuti Pertukaran Pelajar, Magang/Praktik Kerja, Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata Tematik, Studi/Proyek Independen, Kegiatan Wirausaha, Asistensi Mengajar, Proyek Kemanusiaan, dan Penelitian/Riset.
Berdasarkan pasal tersebut, kebijakan ini sangat bermanfaat dan berguna bagi mahasiswa yang ingin mencoba atau memulai pengalaman baru pada bidang lain dengan menerapkan Career Switching untuk pekerjaan dimasa yang akan datang. Softskill dan hardskill juga diajarkan pada saat mengikuti program kebijakan Merdeka Belajar, terutama pada kegiatan Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Selayaknya sebagai mahasiwa yang ingin mencoba untuk menambah pengalaman, kebijakan ini sangat cocok untuk dicoba. Menurut Mohammad Farizd mahasiswa asal Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, yang telah mengikuti serangkaian kegiatan dari kebijakan MSIB terutama pada kegiatan Studi/Proyek Indepeneden. Beliau beranggapan bahwa adanya program ini sangat membantu mahasiswa untuk belajar diluar cakupan dari program studi yang dijalani.
Dari program Studi Independen yang telah dilalui oleh penulis, banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang tidak didapat pada saat perkuliahan dikampus sebelumnya. Terutama pembekalan terhadap dunia kerja kedepannya, selain itu materi yang diajarkan pada saat Studi Independen dengan mata kuliah dikampus biasanya sangat berbeda jauh. Disinilah letak poin penting dengan adanya kebijakan ini mahasiswa dapat belajar diluar dari materi program studi. Disisi lain program Studi Independen ini memiliki beberapa mitra yang expert di bidangnya, seperti mitra MyEduSolve yang telah diikuti oleh penulis. Dimana bidang yang dimiliki yaitu seperti Data Analyst, Data Science, UI/UX Designer, iOS Developer, dan VR Game Developer. Dengan berbagai bidang yang ditawarkan, mahasiswa nantinya akan didampingi dan dibimbing oleh mentor yang berpengalaman dan expert dibidangnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan Studi Independen di mitra MyEduSolve ini terdapat kerangka rencana pembelajaran didalamnya, seperti adanya pembelajaran pathway oleh mentor sesuai dengan bidang yang dipilih dan adanya ujian sertifikasi di setiap akhir pembelajaran. Selain itu juga terdapat bimbingan karir untuk merencanakan karirnya agar lebih matang, pada bimbingan karir ini dibekali dari beberapa agenda seperti adanya Masterclass yang berisikan webinar mengenai pembekalan dimasa yang akan datang.
Group Mentoring yang berfungsi untuk membekali mahasiswa dengan 21st Century Skills dan adanya 1-on-1 Consultation dikhususkan untuk agar kita sebagai mahasiswa bisa lebih intensif berkomunikasi dengan karir konsultan. Setelah melewati beberapa rangkaian kegiatan pembelajaran tersebut, peserta/mahasiswa yang telah dibekali hardskill maupun softskill ini akan diberikan sebuah projek akhir dari mitra MyEduSolve. Projek akhir ini biasanya dikenal dengan Capstone Project di MyEduSolve, dimana projek tersebut berisikan outputnya yang sesuai dengan keinginan permintaan klien. Klien yang dimaksud disini yaitu sebuah Institutsi/UMKM/Perusahaan yang telah menjalin kerja sama dengan MyEduSolve.
Hingga pada penghujung akhir kegiatan Studi Independen ini, dimana projek tersebut merupakan projek akhir yang digunakan sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan pada Studi Independen di mitra MyEduSolve Batch ke-3. Kurang-lebih begitulah pengalaman dan wawasan penulis ketika mengikuti kegiatan program Magang dan Studi Independen Bersertifikat oleh Merdeka Belajar-Kampus Merdea (MBKM). Berikut tulisan ini saya buat, sebagai pemenuhan dari Luaran KKN yang diadakan oleh Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.
Oleh: Mohammad Farizd, Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda