Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Menanamkan Sopan Santun Sejak Dini Kepada Anak

Menanamkan Sopan Santun Sejak Dini Kepada Anak

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
18 Juni 2022, 08.31 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
18 Jun 2022, 08.31 WITA · 6 menit baca
6 menit baca
Menanamkan Sopan Santun Sejak Dini Kepada Anak

JurnalPost.com - Salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat. Pengabdian ini didukung mata kuliah Praktek Kerja Lapangan (PKL) Kesejahteraan Sosial, Praktik Kerja Lapangan atau yang biasa disingkat dengan PKL, Merupakan mata kuliah wajib bagi para mahasiswa/i Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Ardiansyah Sinaga 190902108 melakukan PKL di Dinas Sosial Langkat dengan bimbingan Supervisor Sekolah Bapak Dr. Bengkel Ginting, M.Si dan dosen pengampu Bapak Fajar Utama Ritonga, S.Sos., M.Kesos. Kegiatan PKL 1 ini berlangsung selama kurang lebih 3 bulan dari pertengahan Maret sampai dengan akhir Mei. Ardiansyah juga kerap melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Yayasan AMAL/Sosial Washliyah yang berjumlah kurang lebih 25 orang anak dengan 4 orang pengurus panti. Anak-anak dalam panti tersebut berusia berkisar 6 tahun sampai dengan 18 tahun yang dimana semua anak-anak mendapatkan pendidikan dari TK sampai ke tingkat SMA

Setelah munculnya wabah Covid-19 di Indonesia terhitung sejak awal Maret 2020 yang sudah mulai mereda saat ini memberikan dampak yang signifikan di berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Tidak hanya pada aspek ekonomi, kesehatan, pekerjaan, tetapi juga salah satunya pada norma kesopanan dan kesantunan anak anak. Zaman saat ini sedang menghadapi pandemi covid 19 dan era kenormalan baru, banyak orang tua milenial yang tidak menyadari pentingnya berbahasa dan berbicara yang baik ketika dihadapan anak ketika stay at home. Padahal, memberikan contoh etika berbahasa dan berbicara yang baik dapat meningkatkan nilai kesopanan diri anak. Tak hanya itu, berbahasa yang baik dapat meningkatkan sikap positif dan dapat membantu anak dalam membangun hubungan sosialnya. Disini Ardi berusaha untuk memberikan edukasi dan mensosialisasikan kepada anak anak apa saja norma kesopanan dalam masyarakat terutama kepada orangtua.

IKLAN

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Hal yang paling utama yang ditekankan oleh Ardi adalah membiasakan anak mengatakan maaf jika memang salah, mengatakan tolong pada siapa pun ketika anak membutuhkan bantuan, dan tentu saja jangan lupa ucapkan terima kasih ketika ia mendapatkan pertolongan. Ardi percaya bila anak terbiasa mengatakan 3 kata ini, ia akan lebih mudah bersosialisasi seiring beranjak dewasa. Ardi juga kerap berikan contoh secara konsisten kepada anak anak bagaimana tata karma dan etika yang baik karena dengan melihat perilaku, maka anak anak panti akan meniru.

Pada PKL 1 ini juga mahasiswa melakukan mini project dalam penyelesaian masalah pada salah seorang yang mendapat masalah. Setelah beberapa kegiatan kunjungan dan beberapa pendekatan dilakukan Ardiansyah mendapatkan anak yang bermasalah terhadap minat baca dantidak memiliki kepercayaan diri maka Ardiansyah melaksanakan mini project dengan seorang anak panti asuhan yang menjadi klien. Anak panti asuhan yang berinisial MJ . yang duduk di kelas 4 SD memiliki masaah minat belajar yang kurang dan tidak memiliki kepercayaan diri dalam kegiatan apapun. Dalam hal ini Ardiansyah menggunakan metode casework oleh Zastrow dengan tahapan penyelesaian masalah yaitu sebagai berikut:

1. Intake dan Contract Pada tahapan ini diawali dengan pendekatan terhadap klien, penjelasan maksud dan tujuan, dan melakukan kesepakatan kontrak antara klien dan pekerja sosia

IKLAN

2. Assessment Pada tahapan ini menganalisis lebih dalam permasalahan klien. Ardiansyah menggunakan tools ecomap untuk membantu menyelesaikan masalah yang ada pada klien. Dari hasil wawancara yang dilakukan klien dengan Ardiansyah, MJ merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya dalam sehari hari dan tidak memiliki minat belajar sehingga ardiansyah melakukan assessment secara pribadi dengan klien sehingga klien bebas mengutarakan permasalahan yang dihadapi dan apa saja penyebab yang terjadi.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

3. Planning atau perencanaan Berisikan tentang penentuan strategi yang akan digunakan untuk penyelesaian masalah. Perencanaan intervensi merupakan perubahan dari pendefinisian masalah kepada solusi masalah, apa yang akan dilakukan, bagaimana, oleh siapa dan dalam metode apa. Pada tahapan ini pula ditetapkan tujuan yang ingin dicapai. Pada tahap ini Ardiansyah bersama MJ merancang strategi yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Saling bekerja sama untuk mencari rencana Kegiatan apa yang tepat digunakan untuk membantu MJ meningkatkan kepercayaan dirinya kembali.

4. Intervensi Dengan adanya list kegiatan yang harus dilakukan oleh klien, setelah melakukan kegiatan yang ada dilist, klien akan metandai mana saja list yang sudah ia kerjakan serta mencatat bagaimana perasaan klien ketika sudah melakukan kegiatan tersebut. Tahapan ini ialah penjelasan program yang akan dilakukan oleh klien. Pada tahap ini, Ardiansyah menjelaskan program yang akan dilaksanakan oleh klien serta tujuan yang ingin dicapai dari program tersebut. Tahap ini merupakan pelaksaan program dengan MJ. Praktikan dan klien sepakat membuat jadwal rutin yaitu sore dengan durasi belajar selama kunjungan. Sebelum proses belajar dilakukan, Praktikan selalu memberikan motivasi agar MJ tidak malas belajar dan lebih bisa mengatur waktu dengan memberikan pandangan-pandangan positif tentang anak yang sukses. Ada pun kegiatan yang dialakukam praktikan adalah membantu klien untuk menyelesaikan tugas sekolahnya dengan menerapkan metode belajar yang fun dan mengulas kembali pelajaran klien di sekolah, seperti tugas matematika atau berhitung dan tugas-tugas lainnya. Disela sela kegitan belajar praktikan mengajak klien bermain games teka teki melalui gadget untuk mengasah pola pikir klien.

5. Evaluasi Dalam tahap ini, melakukan monitoring kegiatan serta control terhadap klien. Ardiansyah mengontrol serta memonitoring apakah kegiatan sudah dilakukan dan berjalan dengan baik atau sebaliknya serta sekaligus melihat sudah sejauh mana perkembangan klien dalam mengatasi ketidakpercayaan dirinya. Dari beberapa pertemuan yang dilakukan Ardiansyah minat belajar klien lebih meningkat dan sudah mulai aktif dapat dilihat MJ dengan mudah menjawab soal yang praktikan berikan serta mulai mengerjakan tugas sekolah nya dengan mandiri.

KKN 179 UMM
Baca Juga

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

6. Terminasi Tahap pemutusan atau pemberhentian proses bantuan pekerja sosial dengan klien agar tidak menimbulkan ketergantungan klien. Dalam tahap ini, Ardiansyah menghentikan atau memutuskan proses bantuan kepada MJ karena perubahan yang terjadi dalam diri MJ sudah berkembang dengan baik dan mampu melakukan sendiri tanpa bantuan bimbingan dari Ardiansyah.

Setelah semua tahapan telah dilakukan, maka praktikum yang dijalankan harus berakhir setelah tiga bulan pelaksanaan dan kunjungan. Ardiansyah dan teman-teman sangat berterimakasih kepada pihak Panti Asuhan Yayasan AMAL/Sosial Washliyah karena telah menerima kunjungan dengan sangat baik dan Trimakasih juga kepada Dinas Sosial langkat karena sudah mengijinkan kami untuk melakukan PKL selama tiga bulan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/menanamkan-sopan-santun-sejak-dini-kepada-anak/34290/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 11.32 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

KKN-MAs Kelompok 88 Kembangkan Gunungsari Circular Farm di Kota Batu

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Jujur Dimulai dari Meja Kasir: Merancang Gerakan Kejujuran dari Kebiasaan Kecil Mahasiswa

Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

Pernah Bangkrut hingga Harus Mulai dari Nol, Derra Pratama Kini Banting Setir Jadi TikTok Affiliate

Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

Pilihan Editor

  1. 1 Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen, Mengapa Masyarakat Masih Merasakan Tekanan Ekonomi?
  2. 2

    Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

  3. 3

    HUT ke-58, Semen Tonasa Gandeng BULOG Sediakan 580 Paket Sembako Murah di Pangkep

  4. 4

    Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

  5. 5

    Mahasiswa Magang Turut Berkontribusi dalam Penyelenggaraan MTQ ke-32 Kabupaten Tuban 2026

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.