Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  2. Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  3. Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  4. Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  5. PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa UIN STS Jambi Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan, Pungli PBAK hingga Fasilitas Kampus

Mahasiswa UIN STS Jambi Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan, Pungli PBAK hingga Fasilitas Kampus

Foto profil Media independen
Penulis: Media independen
24 Agustus 2026, 17.21 WITA Editor: Hasbi
4 menit baca
UIN STS Jambi
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UIN STS Jambi Peduli menggelar aksi di lingkungan kampus UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak rektorat.

JAMBI, JURNALPOST — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UIN STS Jambi Peduli menggelar aksi demonstrasi di halaman Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai perlu segera ditindaklanjuti pihak universitas. Beberapa isu yang menjadi sorotan antara lain dugaan pelecehan seksual secara verbal, dugaan pungutan dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), serta kondisi sejumlah sarana dan prasarana pembelajaran.

IKLAN

Massa membawa spanduk tuntutan dan menyampaikan orasi secara bergantian di depan gedung rektorat. Mereka meminta pimpinan universitas lebih serius merespons berbagai keluhan mahasiswa sekaligus menjamin lingkungan kampus yang aman dan layak untuk kegiatan akademik.

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Desak Penanganan Dugaan Pelecehan Verbal

Salah satu isu utama yang disampaikan peserta aksi berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual secara verbal yang disebut dialami seorang mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Aliansi menyebut tindakan tersebut diduga dilakukan oleh seorang oknum di lingkungan kampus. Massa meminta universitas melakukan pemeriksaan secara transparan terhadap laporan tersebut dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap korban dan asas praduga tak bersalah terhadap pihak yang dilaporkan.

Koordinator aksi juga menyinggung ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), khususnya ketentuan mengenai pelecehan seksual nonfisik.

Menurut aliansi, penanganan kasus juga harus memperhatikan peraturan dan kode etik yang berlaku di lingkungan perguruan tinggi, termasuk mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

Focused Café Co Working Moment
Baca Juga

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Soroti Tantangan Belajar di Era Digital: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kita?

Mahasiswa mendesak pihak kampus memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada korban serta memproses laporan berdasarkan prosedur yang berlaku.

Mahasiswa Soroti Dugaan Pungutan dalam PBAK

Selain kasus dugaan pelecehan, peserta aksi turut menyoroti dugaan pungutan yang berkaitan dengan pelaksanaan PBAK.

Aliansi menyebut mahasiswa baru diduga diwajibkan membeli sejumlah atribut tertentu untuk kepentingan pembagian gugus dalam kegiatan tersebut.

Massa meminta pihak universitas melakukan investigasi untuk memastikan apakah pungutan maupun kewajiban pembelian atribut tersebut memiliki dasar dan mekanisme yang sah.

Smoke Free Campus Canteen
Baca Juga

Kantin Kampus Bukan Tempat Merokok: Hak Mahasiswa untuk Bernapas Nyaman

IKLAN

Mereka juga mendorong adanya pemeriksaan terhadap pengelolaan dana PBAK apabila ditemukan indikasi pelanggaran oleh oknum pengurus organisasi kemahasiswaan.

Aliansi meminta proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan seluruh pihak yang terbukti melakukan pelanggaran diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Fasilitas Pembelajaran Turut Dipersoalkan

Kondisi sarana dan prasarana kampus turut menjadi perhatian mahasiswa dalam aksi tersebut.

Massa menilai sejumlah fasilitas penunjang perkuliahan belum memberikan kenyamanan yang optimal, meskipun mahasiswa tetap memenuhi kewajiban pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Beberapa fasilitas yang disoroti antara lain pendingin ruangan atau AC yang tidak berfungsi, proyektor yang mengalami kerusakan, kondisi kursi di sejumlah ruang perkuliahan, fasilitas toilet, hingga lift.

Mahasiswa menilai sarana pembelajaran merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang proses akademik dan meminta pihak universitas melakukan evaluasi serta perbaikan secara menyeluruh.

Tiga Tuntutan Aliansi Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa UIN STS Jambi Peduli menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak universitas.

Pertama, mereka meminta kasus dugaan pelecehan seksual verbal diperiksa secara serius dan transparan. Aliansi juga meminta adanya perlindungan serta pendampingan bagi mahasiswa yang mengaku sebagai korban.

Kedua, mahasiswa mendesak dilakukan pengusutan terhadap dugaan pungutan dalam pelaksanaan PBAK. Apabila ditemukan pelanggaran, mereka meminta pihak yang bertanggung jawab diberikan sanksi sesuai aturan.

Ketiga, massa mendesak universitas segera melakukan pembenahan terhadap fasilitas kampus yang mengalami kerusakan, terutama fasilitas yang secara langsung berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar.

Peserta aksi berharap tuntutan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pimpinan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Massa juga menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila berbagai tuntutan yang telah disampaikan tidak memperoleh tindak lanjut yang dinilai memadai.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-uin-sts-jambi-demo-dugaan-pelecehan-pungli-pbak/97445/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 14.51 WITA

  • ##Pelecehan Seksual
  • #Demonstrasi
  • #Jambi
  • #Mahasiswa
  • #Ormawa
  • #PBAK
  • #UIN STS Jambi
  • #kampus
  • #pendidikan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Pilihan Editor

  1. 1 Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian
  2. 2

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  3. 3

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

  4. 4

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. 5

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.