JurnalPost - Surabaya, (23/6), Pandemic COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 masih berlangsung hingga saat ini. Pandemi Covid-19 ini mempengaruhi sistem pendidikan yang ada di dunia, yang mengarah ke berhentinya belajar secara tatap muka. Hal ini sangat berpengaruh dalam tingkat kemalasan siswa saat belajar, dikarenakan banyaknya bermain gadget saat jam sekolah yang dilakukan secara daring. Selain mengganggu pendidikan siswa pandemi ini juga menyebarkan banyak penyakit, turunnya ekonomi dan meningkatnya nilai pengangguran. Banyak sekali karyawan yang diberhentikan kerja atau di PHK oleh perusahaannya.
Massa pandemi Covid-19 mengharuskan pelajar untuk belajar di dalam rumah atau pembelajaran secara daring. Tidak terkecuali juga dengan mahasiswa yang harus melaksanakan KKN secara mandiri di domisili masing-masing.
Seperti halnya mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya jurusan Akuntansi, Yoga Ferdy Pradana yang berasal dari Kota Surabaya, yang melaksanakan KKN di daerahnya secara mandiri yaitu di RT 02/RW 03, Desa Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya.
Dalam kegiatan KKN di Desa Kutisari ini, mahasiswa membuat program kerja yaitu "Kegiatan Pendampingan Belajar di Masa Pandemi Covid-19". Kegiatan ini berupa pengarahan tentang kegiatan belajar yang benar dan efektif serta gambaran desain dan poster yang di dalamnya berisikan tentang menerapkan disiplin protokol kesehatan di masyarakat.

Selain melakukan sosialisasi kepada orang tua murid dan pembimbing les, mahasiswa juga mengajak anak-anak Desa Kutisari untuk selalu melindungi dirinya dari penyebaran Covid 19.
Hal ini dilakukan mahasiswa dengan membagikan masker anak kepada anak-anak, penyemprotan hand sanitizer sebelum memulai kegiatan belajar mengaji, dan untuk selalu menjaga jarak.
Kegiatan Pendampingan Belajar
Mahasiswa juga membagikan meja belajar lipat dan alat tulis sebagai tambahan untuk fasilitas belajar. Fasilitas ini diserahkan kepada pembinbing les selaku penanggung jawab kegiatan belajar bersama di Desa Kutisari RT 02/RW 03.
Kegiatan Pendampingan Belajar
Kegiatan mahasiswa ini berlangsung selama 12 hari terhitung mulai dari tanggal 05 Juni 2021. Harapan terbesar dari kegiatan ini adalah untuk kedepan dan seterusnya masyarakat dapat beradaptasi di Era New Normal ini dengan selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu juga anak-anak paham tentang cara belajar yang efektif dan tidak mudah bosan saat belajar. (Penulis: Yoga Ferdy Pradana)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda