Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Kajari Endus Mark-Up Pengadaan Absensi Ceklok SKPD

Kajari Endus Mark-Up Pengadaan Absensi Ceklok SKPD

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
30 Maret 2016, 19.59 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Kajari Endus Mark-Up Pengadaan Absensi Ceklok SKPD

PANGKEP, JURNALPOST.COM - Absensi digital berbasis sidik jari yang digunakan seluruh SKPD di Pemkab Pangkep untuk mengabsen PNS memberikan dampak positif. Tingkat kehadiran para PNS meningkat di sejak awal tahun lalu dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Namun pada proyek pengadaan absensi berbasis ceklok tersebut diduga terjadi mark up hingga merugikan negara. Hal ini pun telah diendus Kejaksaan Negeri Pangkep dan telah melakukan pengumpulan bahan bukti.

IKLAN

Kepala Kejaksaan Negeri Pangkep, Nurni Farahyanti mengakui indikasi mark up pada proyek pengadaan absensi tersebut. Pasalnya, di beberapa SKPD absensi tersebut memiliki Rencana Anggaran Belanja (RAB) hingga Rp13 juta. Padahal dalam harga pasaran absensi ceklok hanya maksimal Rp4 juta.

Wakil Bupati Pangkep
Baca Juga

20 Perusahaan Buka 380 Lowongan Kerja di Pangkep, Pemkab Dorong Penyerapan Tenaga Lokal

"Di sini pintarnya oknum nakal yang memecah-mecah anggaran pengadaan cekolok tersebut untuk ditanggung masing-masing SKPD. Jadi proyek ini kedengarannya kecil, tapi jika disatukan ke seluruh SKPD, angkanya bisa mencapai Rp400 juta, dengan harga masing-masing SKPD sebanyak Rp13 juta," katanya, Rabu, 30 Maret.

IKLAN

Hal ini pun yang membuat Nurni yakin adanya indikasi mark up dalam proyek tahun 2015 tersebut. Dari hasil penelusuran timnya, ditemukan standar harga Rp13 juta. Ide menggunakan Absensi berbasis ceklok tersebut dikeluarkan Sekda Pangkep dengan mewajibkan SKPD membeli absensi berbasis ceklok.

"Pak Sekda terbitkan perintah agar SKPD menggunakan absensi ceklok untuk meningkatkan efektifitas PNS . Namun rupanya ada oknum yang nakal dengan membuatkan draft harga hingga Rp13 juta. Padahal harga ceklok aslinya tak lebih dari Rp7 juta untuk satu set dengan komputer dan print. Sedangkan yang ada sekarang hanya absensi ceklok tanpa komputer," jelasnya.

Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana mengaku tak tahu dengan pengadaan absensi ceklok tersebut. Pasalnya proyek tersebut dilakukan bukan pada saat dia menjabat, melainkan dijabat Plt Bupati Pangkep, Ruslan Abu.

Korupsi Kredit Bank Sulselbar
Baca Juga

Buron Sejak 2024, Tersangka Korupsi Kredit Bank Sulselbar Pangkep Ditangkap di Jakarta

"Saya tidak tahu menahu. Kalau melihat standar harganya sebesar Rp13 juta tentu sangat besar. Tapi harus dilihat juga R13 juta itu untuk apa saja, apakah hanya absensi saja ataukah lengkap dengan komputer dan servernya," katanya singkat. (*)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kajari-endus-mark-up-pengadaan-absensi-ceklok-skpd/1957/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.16 WITA

  • #Absensi Ceklok
  • #Kejari Pangkep
  • #Pemkab Pangkep

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  3. 3

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  4. 4

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  5. 5

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.