JurnalPost.com - Tranding plan merupakan hal yang paling penting dalam tranding saham yang dapat meminimalisir resiko saat berinvestasi di pasar modal. Investor muda asal Provinsi Banten, Rifky Adytian menyebutkan saat transaksi saham ada tahapan yang perlu dilakukan yakni dengan screening saham, analisis saham dan tranding saham baru eksekusi. Berawal dari mulai menggeluti dunia pasar modal dari sejak bangku kuliah dan mulai berani masuk sejak 6 tahun yang lalu.
Pria berusia 28 Tahun ini sukses dengan profit konsisten jutaan rupiah di dunia pasar saham dengan strategi swing trading sambil masih tetap aktif bekerja sebagai tenaga kesehatan di salah satu Laboratorium pemerintah di Provinsi DKI Jakarta.
“Dengan strategi swing trading,saya masih bisa aktif fokus bekerja mengabdi ke masyarakat sebagai tenaga kesehatan dengan tetap bisa melakukan tranding tanpa harus nungguin layar handphone atau monitor saat di jam kerja, kuncinya hanya disiplin” ungkap Rifky kepada redaksi.

Menariknya meski bukan berlatar belakang dari pendidikan dari ekonomi atau keuangan, rifky dapat membuktikan bahwa karyawan pun sebenarnya bisa berkecimpung dipasar modal dengan profit konsisten jutaan rupiah tanpa mengganggu pekerjaannya, atau sering disebut sebagai freelance investor saham.
Swing trading sendiri merupakan salah satu strategi jual beli saham dalam dunia pasar modal di mana asset yang ingin diperjualbelikan akan ditahan selama beberapa hari atau beberapa minggu lalu akan dijual pada saat harga saham tersebut mencapai nilai tertinggi berbeda dengan investor saham.
“Kuncinya saya investasi di beberapa portofolio, screening malam hari selepas pulang kerja, kemudian menentukan tranding plan dan resiko masing-masing, margin profit yang saya ambil 2-15% sudah cukup dan saya selalu disiplin menggunakan tralling stop di setiap portofolio kalo turun lebih 3-5% langsung otomatis cut loss, harus disiplin jangan ragu-ragu untuk pasang TS, unruk melindungi modal kita” Imbuhnya.
Namun tak semulus kelihatannya,menurut Rifky sering kali strategi swing trading ini level risk reward ratio tidak sepadan, seringkali kalau angka proteksi dibuat kecil,cepat tersentuh dan harga mental lagi.tapi kalau dibesarkan level proteksinya supaya tidak mudah tersentuh, maka perbandingannya resiko akan lebih besar dibandingkan keutungan, ditambah adanya fee transaksi yang harus di bayar sekitar 0,5% saat transaksi berlangsung ini ,menjadi hal yang harus diperhitungkan.
“Jangan jadikan pasar saham sebagai kasino (judi), sebelum transaksi harus di tingkatkan literasi terhadap tren sahamnya, news yang sedang ramai, pahami tipikal sahamnya,pelajari momentum bergerak dan liah broksum(broker summary) agar bisa memberikan gambaran pasar.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda