Oleh: Herlina Safitri Saleh Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, Prodi Ilmu Komunikasi
Pamekasan, Jurnalpost - Minggu 24/01/2020 harga cabai tak kunjung turun dari peningkatan harga yang terjadi beberapa hari yang lalu. Kenaikan harga cabai meningkat drastis dari biasanya, kenaikan tersebut berdampak besar pada perekonomian masyarakat. Dalam hal ini pelaku ekonomi yang sangat terpapar dampak kenaikan cabe, yaitu para pedagang yang menjual makanan dengan berbahan cabai di dalamnya.
Akibat kenaikan tersebut para pecinta pedas pun merasa syok dengan kenaikan harga cabai yang berkisar kurang lebih sampai sepuluh kali lipat dari biasanya, harga cabai awal per kilo biasanya ditebus dengan harga yang cukup relevan, kali ini harga cabai berkisar hingga seratus ribu per kilonya.. hal ini tentu membuat kalangan pecinta pedas berpikir ulang untuk kembali menikmati pedasnya cabai..
Kenaikan cabai juga dirasakan dampaknya oleh para pedagang cabai, hal ini membuat para pedagang yang awalnya menyikat banyak para pembeli cabai kini hanya meratapi nasib karena tak selaris seperi bisanya. Tetapi disisi lain kenaikan harga capai yang sangat meningkat drastis tak menjadi penghalang oleh beberapa orang, karena merasa bahwa pedas cabe memiliki ciri khas rasanya sendiri, “Tak ada solusi lain untuk menikmati rasa pedas senikmat pedas cabai” ucap salah satu pembeli cabai.
Harga cabai yang saat ini sangatlah luar biasa meningkatnya masih tak jelas kapan kenaikan tersebut akan berakhir dan kembali ke harga normal seperti biasanya, ini diakibatkan karena cabai saat ini produksinya masih minim, sehingga kemungkinan besar selama masih belum dikatakan musim cabai maka kenaikan harga cabai tersebut tak dapat memberi kepastian terkait kapan penurunan harga cabai nantinya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda