JurnalPost.com - Praktik kerja lapangan atau PKL merupakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang sudah diperoleh dari kampus.
Kegiatan PKL-1 ini juga dilakukan oleh Lidia Enjela (190902075) mahasiswi Universitas Sumatera Utara, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik dengan program studi ilmu kesejahteraan sosial dengan supervisor sekolah yaitu Ibu Dra. Tuti Atika, MSP dan dosen pengampu Bapak Fajar Utama Ritonga, S.Sos, M.Kessos
Kegiatan PKL dilaksanakan pada salah satu panti asuhan di kota Medan, Yayasan Karya Betzy Indonesia yang beralamat di Jalan Menteng VII Gang. Ikhlas, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara.
Panti Asuhan Kristen ini dibangun selain karna faktor sosial juga karna faktor ekonomi, mayoritas anak berasal dari Nias ini di resmikan pada tahun 2021 dengan penanggung jawab yaitu Bapak Victor. Z
Selama kegiatan PKL berlangsung, Lidia menciptakan kedekatan dan suasana yang nyaman melalui kegiatan belajar sambil bermain, juga ikut dalam rutinitas anak anak Panti seperti ibadah, memasak dan membersihkan Panti, ada juga kegiatan berupa menempelkan poster “pentingnya menjaga bumi”, poster huruf, poster berbagai jenis hewan dan poster buah-buahan guna menambah wawasan dan media belajar anak.
Dalam kegiatan praktikum ini, Lidia juga mengerjakan mini project pada satu anak berinisial AU berumur 6 Tahun. AU saat ini duduk di kelas 1 SD, AU merupakan anak yang pemalu namun peduli terhadap teman temannya, dibuktikan dengan AU sering membagi jajanan miliknya. Hal yang membuat Lidia tertarik untuk menjadikan AU sebagai klien, karna AU memiliki kemampuan belajar yang baik namun, karna AU anak yang pendiam dan pemalu, Lidia berharap dapat membantu AU untuk mengasah kemampuannya. Lidia menggunakan metode Case Work oleh Zastrow dalam menangani permasalahan AU. Adapun tahap dan proses penyelesaiannya, yaitu :
1. Intake dan Contract, merupakan kegiatan awal dengan membuat kontrak dan persetujuan tentang proses dan tahap selanjutnya kepada klien. Dalam tahap ini, Lidia melakukan pendekatan dan persetujuan bersama AU
2. Assessment, pada tahap ini Lidia menganalisis lebih dalam permasalahan yang dihadapi oleh AU sehingga bisa mencari tahu potensi apa yang dimiliki dan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi klien. AU merasa dirinya kurang pintar dan tidak percaya diri.
3. Planning/Perencanaan, Pada Tahap ini Lidia dan AU berdiskusi dan saling bekerja sama untuk membuat rencana dan solusi terhadap permasalahan AU.
4. Intervensi, kemudian Lidia dan AU melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya. Pada tahap ini Lidia juga selalu mengapresiasi hasil belajar AU baik dengan cara pujian ataupun memberikan hadiah seperti buku baru, serta menyadarkan AU bahwa klien sebenarnya pintar dan memiliki kemampuan belajar yang baik sehingga diharapkan AU dapat termotivasi untuk meningkatkan semangat belajarnya.
5. Evaluasi, Pada tahap ini dilakukan kegiatan monitoring dan pengkajian ulang guna memastikan apakah sasaran tujuan sudah tercapai atau belum.
6. Terminasi, Pada tahap akhir ini karna dirasa bahwa tujuan intervensi sudah tercapai, maka dilakukan pemutusan hubungan dengan AU sebagai klien sesuai dengan kesepakatan yang sudah disepakati bersama.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Baik kepada Bapak/Ibu Dosen, juga kepada Panti Asuhan Yayasan Karya Betzy yang sudah mau menerima saya dengan baik, semoga kita semua sehat dan bahagia selalu” Ucap Lidia.

Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda