JurnalPost - Kemajuan teknologi dikala ini sudah merubah sikap manusia apalagi generasi milenial dalam melaksanakan aktivitas setiap hari semacam bekerja, berhubungan, bersosialisasi, serta tidak terkecuali kebutuhan informasi yang terus menjadi besar. Generasi milenial merupakan generasi yang sangat dekat dengan dunia digital karena menjadikan digatal sebagai ruang pribadinya dalam mengakses, mendapatkan, membagikan semua bentuk informasi yang mereka temui di internet. Tidak bisa dipungkiri pada era saat ini diperlukan informasi yang siap saji.
Kebutuhan informasi saat ini wajib terpenuhi dalam waktu yang sangat sinngkat. Penyebarluasan informasi sangat gampang dilakukan oleh seluruh manusia, hanya dengan memakai smartphone yang terkoneksi dengan jaringan internet bisa dijangkau oleh banyak orang diseluruh dunia.
Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh kemampuan literasi (membaca dan menulis) masyarakatnya terutama anak mudanya. Literasi merupakan sarana untuk mengenal, memahami dan menerapkan ilmu yang didapat, baik di bangku sekolah, rumah maupun lingkungan sekitar. Oleh karena itu, literasi harus dijadikan kebutuhan hidup dan budaya literasi harus dikenakan di seluruh nusantara. Terutama dalam dunia pendidikan budaya membaca harus digalakkan, sehingga budaya tidak suka membaca berubah menjadi budaya yang suka membaca.
Era disrupsi seperti sekarang ini membuat segala hal muncul dalam tipe digital, termasuk buku digital yang diketahui pula dengan sebutan e- book. Ebook ataupun electronic book (buku elektronik) jadi salah satu tipe literasi masa saat ini yang muncul dalam format digital. penafsiran dari buku digital merupakan salah satu jenis buku ataupun teks yang muncul dalam wujud softcopy ataupun elektronik yang setelah itu dapat dibaca memakai fitur digital, baik itu smartphone ataupun pc.
Pertumbuhan era digital memforsir kita para pecinta buku konvensional untuk membuka diri dengan buku digital. Inovasi baru dicoba oleh penyedia informasi, memperkenalkan sumber informasi digital semacam e-book, e-journal, serta e-magazine yang dimana ialah hasil dari alih media cetak ke digital. Dikala ini pemakaian e-book sangat terkenal serta diminati banyak orang. sebelumnya buku hanya bisa kita baca dalam bentuk lembaran-lembaran kertas yang disusun sedemikian rupa sehingga bisa di baca oleh kalangan masyarakat. Tapi sekarang seiring dengan kemajuan zaman, buku tidak hanya berbentuk kertas tapi bisa berbentuk digital yang bisa di simpan dalam handphone.
Buku digital (Digital Book) atau dikenal juga dengan Electronic Book (E-book) adalah sebuah bentuk buku yang dapat dibuka secara elektronis melalui komputer, laptop atau smartphone. Buku digital merupakan sebuah publikasi yang terdiri dari teks, gambar maupun suara dan dipublikasikan dalam bentuk digital yang dapat dibaca di komputer maupun alat elektronik lainnya. penggunaan e-book tidak dimaksudkan untuk menggantikan buku cetak, namun e-book didesain untuk memfasilitasi proses membaca, membuatnya lebih nyaman dan dapat digunakan dimana-mana karena ukurannya yang kecil, tidak seperti buku konvensional yang besar dan tebal.
Format elektronik pada buku digital pada dasarnya lumayan bermacam- macam. Mulai dari format HTML, PDF, TXT, XML, Mobi, serta lain sebagainya. Tetapi mayoritas muncul dalam format PDF, kecuali guna sebagian penerbit yang mengenakan format lain supaya tampilannya sama persis serupa ketika membuka buku konvensional.
Kedatangan buku elektronik atau e-book mempunyai beberapa manfaat yang menciptakannya diminati dan dibutuhkan. Secara universal manfaat dari buku dalam format digital ini antara lain:
1. Lebih efisien sebab buku elektronik lebih gampang untuk dibuat serta dibagikan oleh pembuatnya. Karena format elektroniknya membuat buku tipe ini dapat dikirimkan tanpa bayaran, dapat dikirimkan melalui email, aplikasi pesan praktis, fitur pesan di media sosial, serta lain sebagainya tanpa memakai jasa ekspedisi.
2. Membuat media pembelajaran baik di sekolah ataupun akademi besar.
3. Harga dari buku elektronik cenderung lebih murah, sehingga menolong siswa serta mahasiswa mempunyai buku pendidikan yang lebih murah.
4. Seseorang penulis dapat menuangkan idenya serta mempublikasikannya dengan lebih gampang serta murah. Buku digital memiliki berbagai fungsi, antara lain: sebagai salah satu alternatif media belajar, berbeda dengan buku cetak, buku digital dapat memuat konten multimedia di dalamnya sehingga dapat menyajikan bahan ajar yang lebih menarik dan membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, sebagai media berbagi informasi, dibandingkan dengan buku cetak, buku digital dapat disebarluaskan secara lebih mudah, baik melalui media seperti website, kelas maya, email dan media digital lainnya, dan seseorang dapat dengan mudah menjadi pengarang serta penerbit dari buku yang dibuatnya sendiri.
Terdapat banyak kelebihan e-book yang tidak dipunyai buku cetak. Yang sangat menonjol dari e-book yaitu tidak dapat rusak secara fisik semacam buku cetak yang berbahan baku kertas dimana sangat rentan terhadap kehancuran serta gampang rapuh karna termakan oleh umur pada kertas tersebut, kemudahan untuk dibawa serta dibuka lewat beragam fitur digital yang biasa dibawa kemana saja.
E-book tidak memunculkan biaya apapun dalam perihal memperbaharui, meng-edit serta publikasi ataupun distribusi ulang. Utilitas menarik e-book juga bisa menandai kalimat yang dibaca, membuat catatan guna menandai teks yang dibaca.
Ada pula kekurangan e-book yakni perhatian pembaca jadi lebih terbagi- bagi. Terdapat banyak mungkin perhatian jadi teralihkan sebab tautan ke tempat lain di internet.
Membaca di buku digital yang tersambung internet membuat seorang berkemungkinan besar terhambat dengan berbagai notifikasi dari media sosial, email, serta sebagainya. Guna dapat memperoleh informasi yang penuh serta menyeluruh, perlu waktu membaca yang panjang serta tidak teralihkan.
Rendahnya penggunaan e-book dapat diakibatkan dari kurang pengetahuan dan kemampuan dalam menggunakan e-book itu sendiri sehingga membuat seseorang kurang mengerti untuk menggunakan layanan tersebut.
Padahal dengan menggunakan e-book ini membaca akan lebih mengasyikkan karena dapat menginformasikan, mendidik, dan membuat seseorang yang tidak tahu menjadi tahu tentang suatu hal. Budaya minat baca atau literasi harus ditumbuhkan dalam kehidupan masyarakat indonesia, karena penguasaan literasi dapat membuka cakrawala, memperluas wawasan dan memahami dunia dalam lingkup yang lebih luas.
Oleh: Novia Ella Sari
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda