Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Bioetika dalam Perspektif Islam

Bioetika dalam Perspektif Islam

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
31 Mei 2022, 18.34 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
31 Mei 2022, 18.34 WITA · 4 menit baca
4 menit baca
Bioetika dalam Perspektif Islam

JurnalPost.com - Manusia merupakan makhluk sosial yang dalam hidupnya perlu dan tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh manusia lain. Sehingga meskipun berbeda satu sama lain,secara alami manusia akan selalu berinteraksi dengan manusia lain. Setiap orang memiliki jalan dan cara masing-masing dalam menjalani dan menyesuaikan diri dalam hidup. Terlebih, perbedaan mendasar manusia terdapat pada keinginan, motivasi, tujuan, cita-cita, kebutuhan, bahkan nilai hidup.

Dengan adanya perbedaan tersebut, dapat memunculkan perselisihan dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga dibuatlah etika dalam kehidupan tersebut. Meski tidak selalu membuat perdamaian, adanya etika dapat meminimalisir terjadi perselisihan. Selain itu, juga dapat menciptakan standar diri yang baik di mata masyarakat, mengetahui tingkat kualitas yang baik dan dapat membedakan perilaku di masyarakat.

IKLAN

Burhanuddin Salam, seorang pengarang buku bidang sosial dan filsafat berpendapat bahwa etika merupakan suatu kebiasaan atau kebaikan yang sesuai dengan kebiasaan masyarakat (pada saat itu). Dari pengertian tersebut dapat diartikan lebih jauh bahwa etika dapat  berubah juga berkembang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan manusia.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Hal tersebut berlaku hingga saat ini. Pada dasarnya kebutuhan manusia akan semakin banyak dan tidak akan ada habisnya. Sehingga  seiring berjalannya waktu, muncullah penemuan-penemuan baru di berbagai bidang. Diantara penemuan tersebut, tidak semuanya dianggap baik, bahkan tidak sedikit yang menimbulkan kontroversi.

Oleh karena itu demi kebaikan bersama pada akhirnya di munculkanlah bioetika. Secara singkat, Francis S. Collins yang merupakan seorang dokter-ahli genetika asal Amerika Serikat mengemukakan bahwa bioetika adalah ilmu yang mempertimbangkan moralitas dari penerapan bioteknologi dan ilmu kedokteran pada manusia. Harapannya, keberadaan bioetika dapat membatasi dan meminimalisir penemuan merugikan atau bahkan penemuan yang seharusnya tidak perlu ada dalam kehidupan ini.

Sebenarnya, beberapa batasan yang tercantum dalam bioetika tersebut juga tercantum dalam aturan agama, termasuk agama islam. Seperti halnya prinsip umum bioetika yang terdiri atas otonomi, keadilan, kebermanfaatan dan anti kejahatan sebenarnya sudah diajarkan oleh Al-Qur’an jauh sebelum munculnya bioetika. Diantaranya dapat dilihat dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 255 terkait aspek prinsip otonomi, Q.S. An-Nisa ayat 58 terkait aspek keadilan, Q.S. Al-Maidah ayat 3 terkait aspek kebermanfaatan, dan Q.S. Al-Baqarah ayat 148 terkait aspek anti kejahatan, serta masih banyak ayat lainnya.

Namun persamaan tersebut tidak membuat keduanya sama dan setara. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Suseno (1987), bahwa secara umum bioetika dapat dikatakan sebagai cabang etika yang tidak akan dapat menggantikan agama dan tidak bertentangan dengan agama bahkan diperlukan oleh agama. Selain itu, dalam bioetika Islam lebih fokus pada tugas dan kewajiban agama, seperti mencari pengobatan dan menjaga kehidupan dengan berdasar pada hukum Islam yaitu sesuai dengan ajaran Al-Qur’an serta ajaran Nabi Muhammad SAW.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

IKLAN

Bagian-bagian dari Al-Qur'an sering digunakan untuk memvalidasi berbagai praktik bioetika islam. Sedangkan untuk bereaksi terhadap kemajuan teknologi dan penemuan baru, para ahli hukum Islam yang terinformasi secara teratur akan membahas masalah bioetika baru hingga mencapai kesepakatan tentang di mana mereka berdiri dalam masalah ini dari perspektif Islam.

Hal tersebut memungkinkan bioetika Islam untuk tetap lentur dan responsif terhadap kemajuan baru. Sudut pandang yang diambil oleh para ahli hukum Islam tentang masalah bioetika tidak selalu merupakan keputusan yang bulat bahkan terkadang timbul perbedaan. Ada banyak keragaman di antara umat Islam yang berbeda dari satu negara ke negara lain, dan tingkat yang berbeda di mana mereka mematuhi Syariah.

Oleh : Siti Addinul Nasihah

.Referensi : Ali, N. (2019, Maret 1). Urgensi Bioetika Dalam Perkembangan Biologi Modern Menurut Perspektif Islam. Jurnal Binomial, II(1), 64-84.

KKN 179 UMM
Baca Juga

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Carolina, I. (2011, September). Inseminasi Buatan Dalam Kajian dan Aturan Hukum Islam. Cakrawala, XI(2), 138-146.

Minarno, E. B. (2010). Bioetika dalam Perspektif Islam Sebagai Pengawal Perkembangan Biologi Modern. Ulul Albab, XIII(2), 198-208.

Pengertian Bioetika. (t.thn.). Diambil kembali dari World Document: https://fdocuments.net/document/1-pengertian-bioetika.html

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/bioetika-dalam-perspektif-islam/33725/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 09.21 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 1

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. N
    Niyah 31 Mei 2023 14.17 WITA
    Bagaimana cara untuk post artikel disini?

Artikel Terkait

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

KKN-MAs Kelompok 88 Kembangkan Gunungsari Circular Farm di Kota Batu

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pengelola Museum di Surabaya Perkuat Profesionalisme Kehumasan, Strategi Pemasaran, dan Pelayanan Pengunjung

Relawan SIBAT dari Tujuh Desa di Sukabumi Uji Coba WargaSiaga untuk Belajar Kesiapsiagaan Bencana

Berkarya dengan Teknologi: Mengembangkan Kreativitas dan Nilai Produk Bersama Anak-Anak Jolosutro

80 Mahasiswa UNTAG Surabaya dan UPN Veteran Yogyakarta Ikuti Pelatihan Migas di Cepu

Pilihan Editor

  1. 1 Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur
  2. 2

    Merawat Payung Enam Warna: Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman Batak

  3. 3

    Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

  4. 4

    Mempersiapkan Santri Menghadapi Dunia Kerja Digital, Pesantren Perlu Perkuat Keterampilan Teknologi

  5. 5

    Kisah Mamik Pemilik Toko Kelontong Sekaligus Agen BRILink di Bojonegoro Bantu Warga

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.