Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Wisata
  3. 6 Tempat Wisata di Sulawesi Barat yang Sedang Hits Dikunjungi

6 Tempat Wisata di Sulawesi Barat yang Sedang Hits Dikunjungi

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Agustus 2021, 13.07 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
8 menit baca
6 Tempat Wisata di Sulawesi Barat yang Sedang Hits Dikunjungi

JurnalPost - Tanah Malaqbi, Sulawesi Barat, salah satu daerah yang memiliki alam yang tak kalah indah dengan daerah lain di Indonesia. Dari Paku (Polman) sampai Suremana (Pasangkayu), bisa dengan mudah menemukan tempat-tempat indah dan memukau. Maka tak salah, jika Sulawesi Barat direkomendasikan menjadi salah satu tujuan berwisata para turis manca negara maupun lokal.

Mulai wisata bukit hingga wisata pulau anda akan temukan di provinsi yang berumur 16 tahun pada 22 September mendatang. Dari sekian banyak objek wisata di Sulawesi Barat yang sering dikunjungi, beberapa diantaranya bahkan sudah terkenal hingga ke seluruh dunia lho!. Mari kita Mulai saja. Tonton Video ini sampai habis, namun sebelumnya tekan tombol subscribe jika belum dan tekan tombol lonceng untuk mendapatkan update video menarik lainnya. Mau tahu apa saja itu? Yuk, simak enam top wisata terkenal di Sulawesi Barat

IKLAN

1. Pulau Karampuang Mamuju

Pesona Budaya Flores
Baca Juga

Sanggar Tari HIMFLOR Kenalkan Budaya Flores Lewat Tari Nong Mari Nong di GAPURA Fest Undiksha 2026

Keindahan objek wisata bahari Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, tidak kalah menarik dengan keindahan objek wisata bahari lainnya di Indonesia. Perairan pulau ini memiliki surga bawah laut berupa keaneragaman hayati seperti terumbu karang dan biota laut yang eksotik.

Tak heran jika Pulau Karampuang menjadi salah satu destinasi pilihan atau favorit wisatawan yang hobi menikmati kegiatan snorkeling (selam permukaan) dan diving, utamanya di akhir pekan. Objek wisata Pulau Karampuang berjarak sekitar dua kilometer dari pusat Kota Mamuju, atau sekitar 20 menit menggunakan kapal motor yang mudah didapati di pelabuhan tempat pelelangan ikan (TPI) Kasawi di Mamuju.

Menuju objek wisata Pulau Karampuang juga cukup terjangkau, wisatawan cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 20 ribu untuk pulang-pergi (PP). Terdapat dermaga kayu dengan panjang sekitar 250 meter yang menjorok ke laut, dan bisa dijadikan spot menikmati pemandangan karang dan ikan-ikan laut yang berenang di air yang jernih.

Pengunjung pulau ini bisa beristirahat menikmati panorama sekitar dengan menyewa pondokan kayu dari anyaman bambu yang tersedia disepanjang pesisir pulau tersebut. Untuk menikmati eksotisme keindahan biota laut atau terumbu karang di bawah laut Pulau Karampuang, wisatawan cukup menyewa masker selam dan alat pelindung mulut serta pernafasan dengan tarif Rp 20 ribu, untuk melakukan kegiatan snorkeling di bawah dermaga yang dibangun oleh pemerintah daerah.

Pesona Malam Jalan Tunjungan
Baca Juga

Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

Salah satu yang menarik minat para wisatawan untuk berenang di Pulau Karampuang, karana akan dikelilingi aneka ragam ikan berwarna warni saat berenang membawa makanan.

2. Pulau Pasir Putih Gusung Toroja Polman

Pulau Gusung Toraja merupakan salah satu obyek wisata pantai favorit Kabupaten Polewali Mandar. Pulau pasir putih Gusung Toraja adalah salah satu dari sekian banyak wisata maritim yang dapat dituju ketika berada di kabupaten Polewali Mandar.

Masuk dalam wilayah administrasi kecamatan Binuang. Pulau kecil tak berpenghuni seukuran lapangan sepakbola ini menawarkan pesona keindahan alam pasir putih yang eksotis, letaknya tepat di Kelurahan Ammassangan. Bagian selatan Polewali Mandar.

Di Tengah Tren Childfree
Baca Juga

Di Tengah Tren Childfree, Tim JAGA KRAMA PKM-RSH Undiksha Ungkap Kesiapan Pengasuhan Anak Generasi Z Bali

Jaraknya sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Polewali Mandar. Sekitar 300 kilometer dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Wisatawan yang ingin berkunjung ke pulau ini dapat menggunakan kendaraan roda 2 ataupun 4, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan perahu dengan waktu tempuh sekitar 20-25 menit dari Pelabuhan Belang-belang di Desa Tonyaman.

Perahu mesin yang biasa digunakan sebagai media transportasi penyeberangan tarif dari Rp 200.000 - Rp 300.000. Jika ingin lebih murah, maka sebaiknya lakukan perjalanan dengan banyak orang agar tarif kapal bisa dibagi. Pasir Putih Gusung Toraja sangat cocok menjadi tujuan berakhir pekan. Berada di pulau tersebut, pengunjung akan dimanjakan dengan keindahan pemandangan sunset di sore hari.

Wisatawan juga dapat menikmati sensasi snorkeling atau berenang di permukaan. Bahkan dalam waktu sekitar 15 menit anda dapat mengelilingi pulau ini dengan berjalan kaki. Di pulau tersebut sudah tersedia fasilitas atau sarana pariwisata seperti gazebo dan villa, yang dapat digunakan untuk beristirahat dan bersantai para wisatawan.

Pulau ini dinamai Gusung Toraja karena pada awal terbentuknya, pulau ini merupakan tumpukan pasir (biasa disebut gusung), dan seiring waktu menjadi sebuah pulau. Konon beberapa ratus tahun lalu saat terjadi perang di wilayah ini, orang asal Toraja yang menjadi korban dimakamkan di gusung ini, makanya kemudian disebut Gusung Toraja.

3. Tondok Bakaru Mamasa

IKLAN

Obyek wisata Tondok Bakaru menjadi salah satu wisata favorit di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat. Wisata ini berada di Desa Tondo Bakaru, Kecamatan Mamasa. Lokasinya wisata Tondok Bakaru sekitar 3 kilometer dari pusat Pemerintah Bumi Kondosapata julukan Kabupaten Mamasa, atau sekitar 15 menit via darat dari Kota Mamasa.

Wisata ini dibangun dengan swadaya masyarakat Desa Tondo Bakaru. Di tengah-tengah obyek wisata ini terdapat bagunan replika kincir angin yang terbuat dari Bambu. Untuk masuk di lokasi wisata ini pengunjung dikenakan tarip Rp 5 ribu per kepala.

Anda akan dimanjakan dengan pemadangan hamparan sawah jika berada di lokasi wisata satu ini, sebab lokasi wisata ini memang di kelilingi persawahan warga yang subur. Disana (Wisata Tondok Bakaru) pengunjung juga akan dimanjakan dengan sejumlah spot foto yang sangat rekomended untuk anda mengabadikan moment terbaik bersama keluarga, kekasih maupun teman.

4. Pantai Dato Majene

Eksotisme tebing batu yang mirip relief dan pasir putih yang asri, bersih dan natural menjadi satu daya tarik wisatawan menghabiskan waktu libur Lebaran bersama keluarga di Pantai Dato, Kecamatan Banggae, Majene, Sulawesi Barat. Pantai yang hanya berjarak beberapa kilometer dari Kota Majene ini layak jadi referensi wisata traveler bersama keluarga.

Libur Lebaran banyak dimanfaatkan warga Majene untuk mengunjungi Pantai Dato. Pantai Dato menjadi satu tempat wisata favorit wisatawan lokal maupun dari luar daerah untuk menghabiskan waktu libur. Apalagi letaknya hanya beberapa meter dari jalan Trans Sulawesi sehingga kerap dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat sambil menikmati suasana pantai.

Selain dari Sulawesi Barat, ada banyak pengunjung dari luar daerah seperti Pinrang dan Sidrap, Sulawesi Selatan yang sengaja datang untuk menikmati keindahan pantai pasir putih Pantai Dato.

5. Pantai Koa-koa Pasangkayu

Kabupaten Pasangkayu yang dikenal dengan tegline vovasanggayu, menyimpan berbagai potensi wisata. Salah satunya adalah wisata bahari dipantai Koa – koa dengan bentangan pasir putih. Lokasi yang strategis dengan jarak tempuh sekitar 20 menit dari ibu kota Kabupaten Kasangkayu, masuk dalam wilayah administrasi Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu.

Berkunjung ke obyek wisata ini, Anda akan menikmati pemandangan di alam terbuka dengan hamparan pasir putih sepanjang kurang lebih lima kilometer dipantai koa – koa. Tak hanya itu, tempat ini juga memiliki beberapa bangunan gasebo yang cantik untuk tempat beristirahat dengan keluarga saat berlibur ketempat ini.

Ditempat ini pengunjung juga bisa mengabadikan momen indah dengan sejumlah spot foto yang bagus dan tak kalah bersaing dengan pemandangan yang ada di pulau Bali.

Selain itu, pantai ini juga mempunyai terumbu karang yang belum terjamah. Jadi bagi wisatawan yang hobi dengan menyelam dan melihat keindahan di bawah laut pantai koa – koa, tak ada salahnya mendatangi tempat ini untuk menyelam karena air di tempat ini juga sangat jernih.

Yang paling seru ditempat ini ada balapan gerobak sapi yang digelar oleh warga dan pemerintah. Sehingga pengunjung yang datang ketempat ini bisa dengan leluasa mengabadikan momen ini. Bahkan ditempat ini, beberapa masakan tradisional khas sulawesi juga dijajakan disejumlah lapak pedagang yang tak kalah enaknya dengan masakan direstoran.

6. Wisata Magrove Waitumbur Mamuju Tengah

Kabupaten Mamuju Tengah, merupakan kabupaten termudah di Sulawesi Barat, daerah ini memiliki obyek wisata Mangrove yang tidak kalah indah dengan wisata Mangrove di deerah lain. Adalah objek Wisata Mangrove Wai Tumbur, teletak di Desa Salubiro Kecamatan Karossa, Objek Wisata ini menyuguhkan Pemandangan Pantai yang Indah dan Pohon Mangrove yang menambah kesan natural.

Tak hanya itu, di obyek wisata ini juga tersedia dermaga warna warni bak pelangi yang cocok menjadi spot mengabadikan gambar. Jarak Wisata Mangrove Wai Tumbur berjarak sekitar 30 km dari pusat Kota Mamuju Tengah. Dapat ditempuh menggunkan roda dua maupun roda empat. sebenarnya sangat banyak obyek wisata yang sangat cocok untuk di kunjungi di Sulawesi Barat. berminat ke Sulawesi Barat?

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/6-tempat-wisata-di-sulawesi-barat-yang-sedang-hits-dikunjungi/24593/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 06.45 WITA

  • #Gusung Toroja Polman
  • #Magrove Waitumbur
  • #Pulau Karampuang Mamuju
  • #Tondok Bakaru Mamasa

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pulau Lusi Sidoarjo Dikembangkan Jadi Wisata Edukatif Berbasis Pengalaman

Ferdinand Hamdan Soroti Potensi Keindahan Alam Sumba yang Dapat Dikenal Lebih Luas Lagi

Tiga Destinasi Wisata di TN Bantimurung-Bulusaraung Tutup Sementara Mulai 11 Januari 2026

Tosari dan Kearifan Tengger: Menyulam Pariwisata Berkelanjutan dari Budaya Lokal

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

Pilihan Editor

  1. 1 Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting
  2. 2

    Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur

  3. 3

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

  4. 4

    Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

  5. 5

    Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.