27.4 C
Jakarta
Senin, Januari 18, 2021

Virus Zika, Apa Itu dan Bagaimana Gejalanya?

JURNALPOST.COM – Saat ini dunia kesehatan sedang digemparkan dengan adanya virus baru yang bernama Virus Zika. Virus ini pada awalnya adalah virus endemik yang ada di kawasan afrika dan area pasifik. Namun beberapa waktu lalu, tidak hanya terjadi di Afrika ataupun Amerika namun juga di Indonesia. virus Zika adalah virus yang penularannya melalui nyampuk Aides Aegypti yang menjadi penyebab penyakit kuning, demam berdarah dan cikungunya.

Virus Zika, Apa Itu dan Bagaimana Gejalanya?

Di Indonesia, penemuan virus ini diungkapkan oleh Dr. Herawati Sudoyo Ph.D yang merupakan deputi direktur Eikjman Institute. Penemuan virus ini pertama kali di awal semester 2015 yaitu di Jambi. Dari beberapa riset, diduga penularan virus ini disebabkan karena transfusi darah serta hubungan seks walaupun hingga saat ini belum dapat dikemukakan dengan jelas.

Pertama kali identifikasi Virus Zika di tahun 1947 di Uganda dan hal tersebut didapatkan dari kasus demam pada kera asli endemik dari negara Uganda. Virus yang awalnya menjangkit kera tersebut menular ke manusia dan pernah meluas di daratan Afrika pada tahun 1954. Kasus di luar Afrika pertama yang disebabkan oleh virus Zika adalah di Yap Island yang merupakan pulau di kawasan Pasifik Mikronesia dan kasus ini terjadi pada tahun 2007. Sedangkan di kawasan Indochina berdasarkan pada catatan WHO, pertama kali muncul pada awal Juni 2015.

Gejala awal yang disebabkan karena virus zika hampir sama dengan gejala pada demam berdarah yaitu ditandai dengan panas yang naik turun serta adanya rasa linu yang hebat di persendian dan tulang. Selain itu, keduanya memiliki gejala seperti pusing, mual, rasa tidak nyaman dan lemah lesu. Gejala virus Zika yang dapat Anda waspadai yaitu:

• Demam yang cenderung tidak tinggi dengan suhu maksimal adalah 38oC dan cenderung naik turun.
• Ruam pada kulit yang melebar disertai benjolan tipis yang timbul. Beberapa kasus memiliki ruam meluas yang berwarna merah tua dan menonjol.
• Nyeri di sendi dan otot yang terkadang disertai bengkak dan lebam seperti terbentur dan keseleo.
• Keluhan infeksi mata sehingga menimbulkan kemerahan dan kadang warna lebih kuat di kelopak mata bagian dalam.

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini