Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Upaya Digitalisasi Adminduk Kota Surabaya

Upaya Digitalisasi Adminduk Kota Surabaya

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Desember 2022, 18.41 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Upaya Digitalisasi Adminduk Kota Surabaya
Sosialisasi dan Pembekalan Aplikasi KNG di Kecamatan Sukolilo Sumber : Dokumentasi Pribadi

Surabaya, JurnalPost.com - Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan program yang dirancang oleh Dinas Pendidikan yang juga merupakan program rancangan dari Kampus Merdeka dengan tujuan untuk memastikan mahasiswa mendapatkan keterampilan serta kompetensi utama, terbaik, dan terkini demi menunjang masa depan karir mahasiswa. Program MSIB ini juga merupakan program magang yang dipercepat dan diakselerasikan dengan pengalaman belajar yang lebih baik. Melalui program MSIB, mahasiswa dapat belajar tentang bagaimana cara bekerja, menjalankan jobdesc, bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan, serta bagaimana menjalin komunikasi dan job attitude baik dengan atasan maupun masyarakat berdasarkan kualifikasi pekerjaan dan instansi yang dipilih.

Program MSIB ini ditujukan untuk mahasiswa program studi apapun – sesuai dengan kualifikasi yang ditawarkan, dan untuk mahasiswa semester 5 sampai dengan 7. Pada tahun 2022, program MSIB Batch 3 telah menawarkan sebanyak lebih dari 100 kualifikasi pekerjaan dari beberapa perusahaan dan atau instansi milik pemerintah dan atau perusahaan lainnya. Salah satu instansi yang dipilih oleh penulis adalah instansi milik pemerintah daerah yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, dengan kualifikasi pekerjaan yaitu sebagai Pendamping Layanan Administrasi Kependudukan. Pada penempatan magang, pihak dispendukcapil sepakat untuk menyebarkan hampir 200 peserta magang ke seluruh kelurahan yang ada di Kota Surabaya.

IKLAN

Kota Surabaya memiliki 31 kecamatan dengan 154 kelurahan, dengan total jiwa sebanyak 2.827.892 jiwa serta luas wilayah sebesar 350,54 km². Berdasarkan data kelurahan yang menjadi tempat magang penulis adalah Kelurahan Menur Pumpungan. Kelurahan Menur Pumpungan terletak di Jalan Manyar III No. 1, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Kelurahan ini menaungi sebanyak 10 RW dan 56 RT dengan total penduduk 16. 785 penduduk. Melihat tingkat kepadatan penduduk yang sangat tinggi ini, pemerintah Kota Surabaya mencoba membuat inovasi teknologi berupa aplikasi untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pendaftaran dan pencatatan dokumen kependudukan. Inovasi teknologi tersebut berupa Aplikasi e-klampid yang berevolusi menjadi Klampid New Generation pada masa pemerintahan Walikota Eri Cahyadi. Namun, pada realisasinya, aplikasi ini masih tergolong baru sehingga masyarakat masih gagap dalam penggunaannya.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

IKLAN

Klampid New Generation adalah aplikasi yang dibuat oleh pemerintah daerah Surabaya yang memiliki fungsi untuk membantu pengurusan administrasi kependudukan secara online, mencakup perkawinan, kelahiran, kematian, pindah, dan datang serta pemutakhiran data penduduk. Sebagaimana yang telah dijelaskan diatas melalui program Magang Merdeka, Dispendukcapil membuka lowongan bagi mahasiswa sebagai peserta magang. Hal ini dikarenakan selain bisa digunakan sebagai tempat praktik belajar bekerja, mahasiswa juga dinilai mampu dalam mengakses dan belajar mengoperasikan aplikasi baru dengan cepat dan tepat. Tidak hanya itu, sosialisasi terkait aplikasi KNG masih terbilang kurang memadai sehingga jumlah masyarakat yang dapat mengaksesnya juga masih terbilang rendah.

Inovasi pelayanan masyarakat yang diinginkan pemerintah melalui upaya digitalisasi pun menjadi terhambat dan kurang efektif dikarenakan kurangnya wawasan masyarakat terkait aplikasi KNG. Namun, melalui survey lapangan juga masih ditemui kekurangan dalam penggunaan aplikasi KNG, diantaranya lambatnya akses / upload berkas, reset passowrd yang berulang – ulang sehingga menyebabkan terblokirnya user, dan masih banyak lagi. Hal ini terlihat dalam salah satu ulasan yang tertera di playstore terkait aplikasi KNG. Menyatakan bahwa “saya kasih bintang 3 karena mungkin maksudnya baik, untuk memudahkan pelayanan masyarakat... tapi.. seperti aplikasi – aplikasi lain bikinan pemerintah, selalu tidak sempurna... seperti aplikasi yang dibikin oleh orang yang tidak mahir dan berkompeten bikin aplikasi... tidak mudah digunakan, lelet.. untuk upload foto saja susah.. lama loadingnya..” ujar salah satu ulasan pengguna Klampid New Generation.

Berdasarkan hasil survey lapangan tersebut, mahasiswa sebagai golongan terpelajar dinilai harus mampu seminimal mungkin untuk mencerdaskan dan memberi sedikit wawasan terkait aplikasi tersebut kepada warga / masyarakat. Dimulai dari kelompok / individu terkecil seperti karang taruna, masyarakat dengan kisaran umur 15-20 tahun yang tidak gagap teknologi. Kelompok / individu tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat memberikan wawasan tentang bagaimana cara akses aplikasi tersebut kepada liminduk yang bertugas untuk turun ke masyarakat. Sehingga masyarakat tidak perlu bingung dan bersusah payah untuk datang ke Kelurahan. Dengan cara – cara tersebut, diharapkan kehadiran mahasiswa sebagai peserta magang di seluruh kelurahan Surabaya dapat membantu upaya pemerintah dalam upaya digitalisasi dan memudahkan pengurusan dokumen melalui aplikasi Klampid New Generation. (hun)  

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/upaya-digitalisasi-adminduk-kota-surabaya/40781/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 15.28 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

Pilihan Editor

  1. 1 Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS
  2. 2

    Poltekkes Kemenkes Jakarta II Latih Kader Kesehatan Pancoran Jadi Agen Edukasi Gigi Tiruan

  3. 3

    Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

  4. 4

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  5. 5

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.