JurnalPost - Dalam studi terbaru, wilayah bumi yang ditempati oleh sepertiga populasi penduduk dunia, termasuk 145 juta penduduk Indonesia akan sulit bertahan hidup 50 tahun mendatang, karena pemanasan global akibat emisi gas rumah kaca. Dalam jurnal berjudul Proceedings of the National Academy of Sciences, para peneliti memprediksi pemanasan global akan terjadi sangat cepat dan membuat sepertiga wilayah bumi mengalami kemarau layaknya zona terpanas yang ada di Gurun Sahara dan hal ini tentunya berdampak pada Indonesia juga.
Pemanasan global (global warming) adalah suatu bentuk ketidakseimbangan ekosistem di bumi akibat terjadinya proses peningkatan suhu rata- rata atmosfer, laut, dan daratan di bumi.Melihat dari fenomena dan dampak berbahaya yang ditimbulkan dari pemanasan global, solusi yang dapat dilakukan adalah gerakan go green dan zero waste. Go green merupakan salah satu upaya manusia untuk merawat bumi supaya kembali baik dan nyaman ditinggali.Dengan cara-cara yang mudah diterapkan seperti menanam tumbuhan atau pohon, mendaur ulang barang-barang yang tidak terpakai, menghemat penggunaan listrik dan air.Sedangkan zero waste adalah suatu gerakan untuk tidak menghasilkan sampah dengan cara mengurangi kebutuhan, menggunakan kembali, mendaur ulang, dan membuat kompos sendiri.
Berdasarkan hal tersebut, kegiatan PMM kelompok kami menyongsong tema ‘Sosialisasi Kesehatan Lingkungan Kepada Masyarakat Melalui Gerakan Go Green dan Zero Waste’. Meskipun adanya pandemi yang melanda, tidak menjadi alasan ataupun kendala untuk kita tetap aktif menjaga bumi dan kesehatan lingkungan.
Kegiatan sosialisasi diadakan di Kelurahan Mergosono gang. 07 Rw. 02, Malang, Jawa Timur dikarenakan lingkungan disana mendukung dan telah ada kader-kader lingkungan serta program bank sampah yang tentunya sangat cocok dengan tema yang akan kami sampaikan.kegiatan ini diikuti oleh beberapa ibu dari kader lingkungan dan PKK yang berjumlah sekitar 30 orang.Selain itu, turut hadir juga perwakilan beberapa perangkat desa.
Penyampaian materi go green,zero waste, dan cara merawat tanaman yang baik dan benar.
Kegiatan yang kami lakukan disana adalah memberikan edukasi terkait go green, zero waste, cara merawat tanaman yang baik dan benar serta tentang update virus covid 19 varian yang baru yaitu “omicron” agar masyarakat disana tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan.
Bapak Rubi selaku kepala Rw menyampaikan bahwa sangat senang dan berterima kasih atas program yang kami adakan karena dapat meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan bagi warganya yang dapat dilakukan dalam bentuk menanam tumbuhan,serta membiasakan kehidupan yang zero waste.
Penyerahan tanaman kepada pihak warga desa
Penyerahan tanaman berupa tanaman cabai, terong, dan tomat untuk setiap RT. Kegiatan ini kami harapkan dapat bermanfaat untuk warga serta memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan kondisi bumi dan lingkungan sekitar untuk menjaga keseimbangan alam dan makhluk hidup di dalamnya.

Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda