Mahasiswa Kukerta
JurnalPost.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Bangun Kampung Universitas Riau di Desa Sawah melakukan Sosialisasi serta Turut Membuat Sabun Cuci Piring bersama Ibu-ibu PKK di Kantor Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar. Selasa, (18/07/2023)
Para Pemateri untuk Sosialisasi sekaligus yang mempraktikkan terkait pembuatan sabun cuci piring ini adalah Nadila Aulia, Tia Srimulia Simanjuntak, Uswatul Azizah, Michelle Tamana, Refiza Amanda, Vicha Nurfiyanti, dan Winda yang merupakan anggota KUKERTA Desa Sawah dan di bantu oleh tiga anggota lainnya yaitu Nata Rezky Putra, Michael Halomoan Nainggolan, dan Awal Surya Ramadhan Muchtar. Mereka menjelaskan terkait bahan-bahan apa saja yang digunakan dalam pembuatan sabun cuci piring seperti Texaphone, Garam, Baking Soda, Sodium Lauryl Sulfate, Pewarna, Pewangi, dan Air, serta apa manfaat setiap bahan-bahannya dan bagaimana tahapan-tahapan pembuatan sabun cuci piring tersebut.
“Texaphone bermanfaat untuk mengangkat lemak dan kotoran, kemudian Garam (NaCl) digunakan sebagai pengental sabun, dan Sodium Lauryl Sulfate bermanfaat sebagai bahan yang mempercepat pengangkatan lemak” ucap Nadila.
Sembari pemateri menjelaskan mengenai manfaat dari bahan-bahan yang digunakan kepada Ibu-ibu PKK di Kantor Desa, anggota-anggota lainnya mempraktikkan secara langsung cara pembuatannya. Pada akhir sosialisasi, mahasiswa KUKERTA Desa Sawah membagikan hasil sabun cuci piring yang telah dibuat sehari sebelum sosialisasi dilakukan.

Program ini bermaksud untuk memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci piring cair yang mudah dalam skala rumah tangga, dimana bahan-bahan yang diperlukan sangat familiar dengan masyarakat kecuali beberapa bahan kimia. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pengetahuan tentang kandungan sabun serta kegunaan-kegunaannya
Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini yaitu masyarakat yang dapat hidup lebih sehat dengan menggunakan sabun cuci piring dibandingkan sabun colek. Hal ini dikarenakan sabun colek mengandung formula khusus yang apabila terkena dapat merusak kulit. Hal ini dapat menyebabkan kulit dapat mudah terkena jamur yang kemudian dapat menginfeksi kuku. Selain itu dengan pembuatan sabun ini dapat memberi motivasi kepada masyarakat (khususnya Ibu-ibu PKK) dalam mengembangkan industri rumah tangga melalui kreativitas dan inovasi mereka dalam berkarya.
Oleh: Nata Rezky Putra, Ketua Kukerta Bangun Kampung Universitas Riau 2023
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda