Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Seburuk itukah Budaya FOMO terhadap Remaja dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Seburuk itukah Budaya FOMO terhadap Remaja dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
13 Juni 2022, 18.42 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
13 Jun 2022, 18.42 WITA · 5 menit baca
5 menit baca
Seburuk itukah Budaya FOMO terhadap Remaja dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

JurnalPost.com - Istilah Fear of Missing Out atau yang kerap disebut FOMO merupakan keadaan dimana seseorang mengalami rasa takut kehilangan yang mengacu pada persepsi bahwa orang lain lebih bersenang-senang, menjalani kehidupan yang lebih baik, atau mengalami hal-hal yang lebih baik daripada diri sendiri. Kejadian FOMO sangat melibatkan rasa iri yang mendalam dan dapat mempengaruhi diri sendiri.

Kejadian terkait FOMO bukanlah suatu hal yang baru dihadapi, namun sudah dipelajari sejak tahun 1996 oleh Dr. Dan Herman yang membuat artikel dan membahas tentang “Fear of Missing Out”. Pada saat ini pun kejadian FOMO kembali dikenal karena tingginya angka penggunaan sosial media oleh banyak kalangan, menurut laporan We Are Social, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sudah mencapai sebanyak 191 juta orang pada bulan Januari 2022. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 12,35% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebanyak 170 juta orang. Dengan angka pengguna media sosial yang jumlahnya cukup besar, tidak menutup kemungkinan bahwa salah satu kelompok yang menggunakan media sosial tersebut adalah kalangan mahasiswa.

IKLAN

Kondisi yang saat ini dapat dilihat bahwa mahasiswa lebih sering menggunakan sosial media untuk berkabar dan juga menunjukkan kegiatan apa saja yang dilakukan ataupun dicapai. Melalui tingginya dan maraknya angka pengguna media sosial, mahasiswa yang umumnya saling terhubung satu sama lain melalui media sosial yang kemudian pada akhirnya dapat menimbulkan perasaan tidak ingin tertinggal dan merasa setiap hal yang dijalankan dan dicapai belum sebaik dengan yang orang lain kerjakan atau capai.

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Melalui perasaan yang timbul pada diri setiap individu tersebut, akhirnya akan berdampak menimbulkan kegelisahan pada diri mereka dan berujung pada sebuah ketakutan, yaitu ketakutan untuk kehilangan momen. Situs media sosial telah menjadi pengaruh besar terhadap kejadian FOMO. Setiap individu dapat mengembangkan persaan juga emosi nya yang dikarenakan timbulnya rasa iri atau keinginan untuk dapat menjalani atau mencapai apa yang orang lain dapatkan. Media sosial juga telah menciptakan wadah yang mudah diakses dan menjadi pusat bagi orang-orang yang selalu update untuk mencari tahu apa yang dilakukan orang lain pada saat itu.

Hasil penelitian terkait FOMO yang dilakukan oleh Australian Psychological Society (APS) menghasilkan data bahwa remaja secara signifikan lebih besar kemungkinannya mengalami fenomena FoMo dibandingkan kelompok dewasa karena penggunaan media sosial yang tinggi. Artinya, media sosial sangat berpengaruh pada remaja dalam pembentukan identitas diri, juga didapatkan bahwa perempuan disebut lebih banyak mengalami FoMO daripada laki-laki.

Melalui ketertarikan seseorang terhadap penggunaan media sosial tentu tidak menutup kemungkinan bahwa seseorang tersebut menimbulkan sifat FOMO pada diri mereka, konsekuensi negatif dari FoMO bagi remaja adalah masalah identitas diri, kesepian, gambaran diri negatif, timbulnya sifat obsesif, perasaan terpinggirkan, dan iri hati (Akbar dkk, 2018). Selain itu, menurut Anggraeni (2021), perasaan FOMO yang dialami dan dibiarkan dapat memberi dampak akan munculnya hal negatif seperti kelelahan, stress, depresi, bahkan masalah tidur. Perasaan tersebut mampu mempengaruhi ketidakpuasan seorang individu pada hidup mereka dan merasa apa yang telah dilakukan atau dicapai seakan tidak pernah cukup (selalu merasa kurang akan segala yang dimiliki). Tidak hanya menyebabkan permasalahan di atas, seseorang yang mengalami kejadian FOMO dapat menjadi lebih boros dan bersifat lebih impulsive karena lebih banyak mengeluarkan biaya untuk tetap up date supaya tidak merasa kalah dari yang lainnya.

IKLAN

Lalu, bagaimana cara untuk kita dapat menghindari atau mengurangi sifat FOMO pada diri kita? Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindarkan diri dari sifat FOMO yang saat ini sedang marak terjadi dikalangan remaja, yaitu :

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

1. Merubah fokus akan hal yang kita lihat melalui media sosial supaya tidak merasa tertinggal dengan orang lain. 2. Lebih fokus terhadap diri sendiri. 3. Menghargai diri sendiri dan pencapaian yang sudah didapatkan, karena setiap individu memiliki ‘waktu’ nya sendiri untuk mendapat apa yang diinginkan. 4. Mencari koneksi yang nyata untuk dapat saling membantu satu sama lain dalam hal pengembangan diri. 5. Membatasi penggunaan media sosial dan gadget. 6. Bersyukur akan segala hal yang sudah dilalui dan dicapai, serta tidak membandingkan diri sendiri dengan individu lainnya.

Oleh: Rifa Kamila DwiQonita, Mahasiswa Universitas Airlangga

Sumber :

Akbar, dkk. 2018. KETAKUTAN AKAN KEHILANGAN MOMEN (FOMO) PADA REMAJA KOTA SAMARINDA. Psikostudia: Jurnal Psikologi. Universitas Mulawarman Samarinda : Samarinda. Anggraeni, Ellynda Kusuma. 2021. Fear Of Missing Out (FOMO), Ketakutan Kehilangan Momen. Diakses pada 6 Juni 2022 dari https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/13931/Fear-Of-Missing-Out-FOMO-Ketakutan-Kehilangan-Momen.html

KKN 179 UMM
Baca Juga

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Scott, Elizabeth. 2021. How to Deal With FOMO in Your Life : The Origin of FOMO and How It Affects Our Health. Diakses pada 6 Juni 2022 dari https://www.verywellmind.com/how-to-cope-with-fomo-4174664

We Are Social. Digital 2022: Another Year of Bumper Growth. Diakses pada 6 Juni 2022, dari https://wearesocial.com/uk/blog/2022/01/digital-2022-another-year-of-bumper-growth-2/

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/seburuk-itukah-budaya-fomo-terhadap-remaja-dan-bagaimana-cara-mengatasinya/34168/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 12.01 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

KKN-MAs Kelompok 88 Kembangkan Gunungsari Circular Farm di Kota Batu

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan

Dukung Pengamanan Objek Vital Nasional, Semen Tonasa Jadi Lokasi Latihan Hanud Pasif

Mantan Kanit Lantas Polsek Sedayu, Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Lurah Argorejo Bantul

Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

Pilihan Editor

  1. 1 80 Mahasiswa UNTAG Surabaya dan UPN Veteran Yogyakarta Ikuti Pelatihan Migas di Cepu
  2. 2

    Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

  3. 3

    Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo

  4. 4

    Mahasiswa UNAIR Kembangkan Merchandise untuk Delapan Museum di Surabaya, Dorong Inovasi Promosi Wisata Sejarah

  5. 5

    Pengelola Museum di Surabaya Perkuat Profesionalisme Kehumasan, Strategi Pemasaran, dan Pelayanan Pengunjung

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.