SURABAYA, JurnalPost.com — Prestasi akademik bukan satu-satunya hal yang ingin dicapai Reza Nafi Rizqi Musyaffa selama menjalani perkuliahan. Mahasiswa S1 Manajemen angkatan 2023 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) ini juga berupaya mengubah pengalaman dan pengetahuan yang diperolehnya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa lain.
Reza, yang akrab disapa Afa, dikenal aktif dalam berbagai kegiatan akademik, organisasi, kewirausahaan, hingga pengembangan pendidikan berbasis digital. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, ia mendirikan MabaPath, sebuah startup pendidikan yang berfokus pada pengembangan potensi mahasiswa Indonesia.
Perjalanan Reza di dunia akademik ditandai dengan sejumlah pencapaian. Ia meraih penghargaan Mahasiswa Berprestasi I FEB UNAIR pada 2024, menjadi penerima Beasiswa Unggulan 2024, dan memperoleh penghargaan Student of the Year FEB UNAIR pada 2025.
Di luar pencapaian tersebut, Reza juga merupakan pendiri sekaligus Presiden pertama 180 Degrees Consulting UNAIR. Ia mengembangkan lebih dari 30 e-book dan modul pembelajaran digital serta aktif membagikan konten edukasi melalui Instagram @afa_rm yang memiliki lebih dari 13 ribu pengikut.
Berbagai pengalaman tersebut kemudian menjadi dasar bagi Reza untuk membangun MabaPath sebagai wadah yang menghubungkan informasi, pembelajaran, dan pendampingan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.
Perjalanan Meraih Prestasi di FEB UNAIR
Menjalani pendidikan di Program Studi Manajemen FEB UNAIR membuka kesempatan bagi Reza untuk memperdalam pengetahuan sekaligus mengembangkan keterampilan di luar ruang kuliah.
Sejak awal perkuliahan, ia tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga terlibat dalam kompetisi, organisasi, riset, serta berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kepemimpinan dan kewirausahaan.
Usaha tersebut membawanya meraih penghargaan Mahasiswa Berprestasi I FEB UNAIR pada 2024. Penghargaan itu menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan pendidikannya.
Setahun kemudian, Reza kembali memperoleh pengakuan melalui penghargaan Student of the Year FEB UNAIR 2025.
Sebagai mahasiswa manajemen, ia memiliki ketertarikan pada strategi bisnis, pemasaran, pengembangan produk, dan perilaku konsumen. Bidang-bidang tersebut tidak hanya dipelajarinya secara teoretis, tetapi juga diterapkan melalui kegiatan organisasi dan pengembangan usaha.
Pengalaman mengikuti berbagai aktivitas selama kuliah turut membentuk pemahamannya mengenai pentingnya kemampuan bekerja sama, mengelola tim, menyelesaikan persoalan, serta mengambil keputusan.
Baginya, pengalaman selama menjadi mahasiswa dapat menjadi bekal untuk menghadapi dunia profesional sekaligus membuka peluang memberikan manfaat kepada orang lain.
Pengalaman Beasiswa dan Student Exchange
Selain meraih penghargaan di lingkungan kampus, Reza tercatat sebagai penerima Beasiswa Unggulan 2024 dari pemerintah Indonesia.
Ia juga memperoleh tiga beasiswa untuk program pertukaran mahasiswa atau student exchange. Kesempatan tersebut menjadi bagian dari upayanya memperluas pengalaman pendidikan dan mengembangkan wawasan di luar kegiatan perkuliahan reguler.
Pengalaman mengikuti proses seleksi beasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya persiapan dokumen, penyusunan esai, wawancara, hingga pengembangan profil diri.
Pengetahuan tersebut kemudian dibagikannya melalui konten edukasi dan materi pembelajaran digital.
Dalam berbagai materi yang dikembangkan, Reza membahas cara memahami persyaratan beasiswa, menyusun strategi persiapan seleksi, dan mengenali program yang sesuai dengan tujuan pendidikan maupun pengembangan karier.
Ia juga menaruh perhatian pada pentingnya membangun rekam jejak selama kuliah, baik melalui kegiatan akademik, kompetisi, organisasi, maupun pengalaman profesional.
Pengalaman sebagai penerima beasiswa menjadi salah satu hal yang mendorongnya mengembangkan layanan edukasi bagi mahasiswa melalui MabaPath.
Mendirikan MabaPath untuk Membantu Pengembangan Mahasiswa
Ketertarikan Reza terhadap dunia pendidikan dan kewirausahaan kemudian diwujudkan melalui pendirian MabaPath.
Dalam startup tersebut, ia menjalankan peran sebagai Founder dan Managing Director dengan fokus pada pengembangan mahasiswa Indonesia.
MabaPath dikembangkan sebagai platform pendidikan yang menyediakan materi pembelajaran dan layanan pendampingan untuk membantu mahasiswa mempersiapkan berbagai peluang selama menjalani perkuliahan.
Bidang yang menjadi perhatian MabaPath cukup beragam, mulai dari persiapan beasiswa, kompetisi, organisasi, kepemimpinan, pertukaran mahasiswa, hingga pengembangan karier dan personal branding.
Melalui platform ini, mahasiswa dapat memperoleh materi yang membahas penyusunan esai, persiapan wawancara, strategi menghadapi kompetisi, serta pengembangan kemampuan yang dibutuhkan dalam kegiatan akademik dan profesional.
Selain menyediakan informasi, MabaPath mengembangkan pendekatan pembelajaran melalui produk digital dan layanan mentoring.
Pendekatan tersebut bertujuan membantu mahasiswa memahami langkah-langkah persiapan secara lebih terstruktur, bukan hanya mengetahui informasi mengenai suatu program.
Dalam mengembangkan MabaPath, Reza memanfaatkan pengetahuan manajemen dan pemasaran yang diperolehnya selama kuliah. Ia terlibat dalam pengembangan produk, pengelolaan bisnis, pemahaman kebutuhan pengguna, hingga penyusunan strategi komunikasi.
Pengalaman membangun startup sekaligus memberinya kesempatan untuk menghadapi persoalan bisnis secara langsung, termasuk bagaimana merancang layanan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
Ke depan, MabaPath diarahkan menjadi ekosistem pengembangan mahasiswa yang menghubungkan akses informasi, sumber pembelajaran, pendampingan, dan berbagai peluang peningkatan kompetensi.
Mengembangkan Lebih dari 30 E-Book dan Modul Edukasi
Salah satu bentuk kontribusi Reza dalam bidang pendidikan digital adalah pengembangan lebih dari 30 e-book dan modul pembelajaran.
Materi yang disusunnya mencakup sejumlah topik yang dekat dengan kebutuhan mahasiswa, seperti persiapan beasiswa, wawancara seleksi, kompetisi bisnis, kewirausahaan, dan pengembangan diri.
Beberapa di antaranya membahas persiapan Beasiswa Unggulan, LPDP, dan Djarum Beasiswa Plus. Ia juga menyusun bank pertanyaan wawancara, panduan mengikuti business plan competition, serta kumpulan ide bisnis.
Tidak terbatas pada bidang tersebut, Reza turut mengembangkan materi mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), termasuk kumpulan prompt yang dapat digunakan mahasiswa untuk mendukung kegiatan belajar dan pengembangan gagasan.
Pengembangan e-book dan modul tersebut dilatarbelakangi keinginannya menghadirkan informasi dalam bentuk yang lebih sistematis dan mudah dipelajari.
Menurut pendekatan yang dikembangkannya, informasi singkat melalui media sosial dapat menjadi langkah awal untuk mengenalkan suatu topik. Sementara itu, materi pembelajaran yang lebih lengkap diperlukan agar mahasiswa dapat mempelajarinya secara mendalam.
Aktivitas sebagai penulis materi edukasi juga menjadi bagian dari perjalanan kewirausahaannya. Reza menggabungkan riset, penulisan, pengembangan produk digital, dan pemasaran dalam proses penyusunan berbagai sumber belajar tersebut.
Sebagian pengembangan produk digital ini juga berkaitan dengan MabaPath yang dibangunnya sebagai wadah pendidikan dan pendampingan mahasiswa.
Mendirikan 180 Degrees Consulting UNAIR
Pengalaman kepemimpinan Reza juga terlihat dari keterlibatannya dalam mendirikan 180 Degrees Consulting UNAIR.
Ia menjadi Founder sekaligus Presiden pertama organisasi tersebut.
180 Degrees Consulting dikenal sebagai jaringan konsultasi yang memberikan dukungan kepada organisasi sosial melalui analisis persoalan dan penyusunan rekomendasi strategis.
Melalui kegiatan konsultasi berbasis proyek, mahasiswa memiliki kesempatan untuk menerapkan kemampuan analisis, komunikasi, serta pemecahan masalah dalam menghadapi kebutuhan organisasi.
Dalam proses pembentukan 180 Degrees Consulting UNAIR, Reza terlibat dalam membangun fondasi organisasi, mengembangkan tim, dan memperkenalkan kegiatan konsultasi kepada mahasiswa.
Pengalaman tersebut memberinya ruang untuk mempraktikkan kepemimpinan serta memahami bagaimana sebuah organisasi dibangun dan dikelola.
Ia juga mengembangkan kemampuan berkomunikasi dengan berbagai pihak, menyusun strategi, serta bekerja bersama tim untuk mencapai tujuan.
Keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan organisasi tersebut kemudian menjadi bekal dalam menjalankan aktivitas kewirausahaan dan mengembangkan MabaPath.
Aktif Membagikan Konten Edukasi di Instagram
Selain menjalankan startup pendidikan, Reza aktif sebagai kreator konten edukasi melalui akun Instagram @afa_rm.
Akun tersebut memiliki lebih dari 13 ribu pengikut dengan konten yang berfokus pada pengembangan mahasiswa, prestasi akademik, dan persiapan menghadapi berbagai peluang selama kuliah.
Topik yang dibahas meliputi beasiswa, kompetisi, organisasi, kepemimpinan, pertukaran mahasiswa, produktivitas, personal branding, hingga kewirausahaan.
Melalui kontennya, Reza berupaya membagikan pengalaman dan pengetahuan yang dapat diterapkan secara praktis oleh mahasiswa.
Ia tidak hanya membahas pentingnya memiliki tujuan selama kuliah, tetapi juga berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi dan mengembangkan kemampuan.
Konten tersebut menyasar beragam kalangan, mulai dari pelajar SMA yang sedang mempersiapkan perkuliahan, mahasiswa baru, mahasiswa aktif, hingga mereka yang ingin mengikuti program beasiswa atau kompetisi.
Aktivitasnya di media sosial juga berkaitan dengan pengembangan MabaPath. Konten edukasi digunakan untuk memperkenalkan berbagai topik, sementara produk pembelajaran digital dan mentoring menjadi sarana bagi mahasiswa yang membutuhkan materi lebih mendalam.
Dengan pendekatan tersebut, Reza berupaya menjadikan media sosial bukan hanya tempat berbagi informasi, tetapi juga pintu masuk menuju kegiatan pembelajaran yang lebih terarah.
Memperluas Pengalaman Melalui Riset dan Konsultasi
Di luar kegiatan kampus, Reza juga memiliki pengalaman dalam bidang riset dan konsultasi.
Ia pernah menjalani peran sebagai Qualitative Research Intern di Pinnacle Analytics Indonesia serta terlibat dalam aktivitas riset yang berkaitan dengan ASEAN Business Advisory Council.
Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mengenal proses pengumpulan informasi, riset pasar, analisis data kualitatif, serta penyusunan pemahaman yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
Bagi mahasiswa manajemen, pengalaman profesional tersebut menjadi ruang untuk melihat penerapan teori yang dipelajari selama perkuliahan.
Keterlibatannya dalam aktivitas riset turut memperkuat ketertarikan pada strategi bisnis, pemasaran, serta pemahaman terhadap kebutuhan pengguna.
Kemampuan tersebut juga relevan dengan pengembangan MabaPath, terutama ketika merancang materi dan layanan pendidikan yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa.
Dengan menggabungkan pengalaman organisasi, riset, dan kewirausahaan, Reza terus mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang profesional.
Ingin Membangun Ekosistem Mahasiswa yang Saling Mendukung
Berbagai pencapaian dan aktivitas yang dijalani Reza memiliki keterkaitan dengan satu tujuan, yakni membantu mahasiswa mengembangkan potensi serta memanfaatkan peluang pendidikan secara lebih terarah.
Prestasi sebagai Mahasiswa Berprestasi I FEB UNAIR 2024 dan Student of the Year FEB UNAIR 2025 menjadi bagian dari perjalanan akademiknya.
Sementara itu, pengalaman memperoleh beasiswa, mendirikan organisasi konsultasi, mengembangkan produk pembelajaran, dan menjalankan startup pendidikan membentuk pemahamannya mengenai beragam kebutuhan mahasiswa.
Melalui aktivitas tersebut, Reza ingin mendorong terbentuknya ekosistem pengembangan mahasiswa atau high achiever ecosystem, yakni lingkungan yang mendukung mahasiswa untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan kompetensi.
Konsep ini tidak hanya menekankan pencapaian penghargaan atau kemenangan dalam kompetisi. Pengembangan mahasiswa juga mencakup kemampuan mengenali minat, membangun keterampilan, memperluas jaringan, serta mempersiapkan langkah setelah menyelesaikan pendidikan.
MabaPath menjadi salah satu sarana yang dikembangkan Reza untuk mewujudkan gagasan tersebut.
Melalui kombinasi konten edukasi, e-book, modul digital, dan layanan mentoring, ia berupaya menyediakan sumber pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi berbagai kesempatan.
Perjalanan Reza Nafi Rizqi Musyaffa memperlihatkan bagaimana pengalaman selama kuliah dapat berkembang menjadi kegiatan kewirausahaan dan inisiatif pendidikan.
Dari pencapaian akademik hingga membangun startup, Reza berusaha menghubungkan pengetahuan yang diperolehnya dengan kebutuhan mahasiswa lain.
Melalui MabaPath, ia berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia dapat mengenali potensi diri, mempersiapkan peluang, dan menjalani masa perkuliahan dengan tujuan yang lebih jelas.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda