Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  2. Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  3. HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  4. Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  5. Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Jauh dari Rumah, Dekat dengan Mimpi: Mengubah Homesick Menjadi Asik sebagai Mahasiswa Baru

Jauh dari Rumah, Dekat dengan Mimpi: Mengubah Homesick Menjadi Asik sebagai Mahasiswa Baru

Foto profil Rafi Adinata
Editor: Rafi Adinata
19 September 2026, 21.41 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Jauh dari Rumah
Kegiatan Pengukuhan Mahasiswa Baru Universitas Airlangga 2026 Sumber : dokumentasi pribadi.

Oleh: Khashya Vernenadya Zweita, Mahasiswa S1 Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga

JurnalPost.com – Menjadi mahasiswa di universitas yang jauh dari rumah mungkin menjadi impian bagi sebagian orang. Ada keinginan untuk mengenal lingkungan baru, hidup lebih mandiri, bertemu banyak orang, sekaligus mengejar cita-cita melalui pendidikan tinggi. Namun, ketika waktunya benar-benar tiba untuk meninggalkan rumah, perasaan yang muncul sering kali jauh lebih kompleks dari yang dibayangkan.

IKLAN

Kegiatan Pengukuhan Mahasiswa Baru Universitas Airlangga 2026. Sumber: Dokumentasi pribadi.

Homesick
Baca Juga

Ketika Kamar Kos Terasa Asing: Cara Maba Menghadapi Homesick

Berpamitan dengan keluarga, meninggalkan kamar yang selama ini menjadi tempat beristirahat, hingga harus beradaptasi dengan makanan dan lingkungan yang berbeda dapat menjadi pengalaman emosional bagi mahasiswa baru.

Di tengah semangat memulai perkuliahan, ada satu perasaan yang cukup sering dialami mahasiswa perantauan, yaitu homesick atau rasa rindu terhadap rumah dan kampung halaman.

Perasaan tersebut dapat datang kapan saja. Pada pagi hingga sore hari, kesibukan mengikuti perkuliahan dan aktivitas kampus mungkin membuat mahasiswa tidak terlalu memikirkannya. Namun, suasana dapat berubah ketika malam tiba.

Saat kembali ke kamar kos dan aktivitas mulai berkurang, ingatan tentang keluarga, suasana rumah, makanan buatan orang tua, hingga kebiasaan sederhana bersama orang-orang terdekat dapat kembali muncul.

Ospek Jurusan
Baca Juga

Ospek Jurusan: Sarana Pengenalan Lingkungan Prodi atau Sekadar Balas Dendam Kating?

Bagi mahasiswa baru, homesick sebenarnya menjadi pengalaman yang cukup wajar. Apalagi bagi mereka yang untuk pertama kalinya harus tinggal jauh dari keluarga.

Mereka bukan hanya sedang beradaptasi dengan sistem perkuliahan, tetapi juga belajar menjalani kehidupan yang sebelumnya mungkin belum pernah dilakukan secara mandiri.

Mulai dari menentukan makanan setiap hari, mengatur jadwal kuliah, mengelola waktu istirahat, menjaga kebersihan kamar, hingga mengambil keputusan sendiri menjadi bagian dari proses penyesuaian tersebut.

Homesick karena itu tidak selalu harus dianggap sebagai hambatan. Rasa rindu juga dapat menjadi pengingat bahwa di rumah terdapat orang-orang yang selalu memberikan dukungan dan menunggu kepulangan kita.

Putri Dwi Aprilia Nur Khasanah
Baca Juga

Kampus Ramah, Mahasiswa Aman: Dosen UPN Veteran Jatim Edukasi 200 Mahasiswa Baru tentang Pencegahan Kekerasan

Lantas, bagaimana cara membuat kehidupan di perantauan tetap menyenangkan meskipun rasa rindu terhadap rumah sesekali muncul?

Ciptakan Suasana Rumah di Tempat Baru

Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menciptakan suasana nyaman di tempat tinggal baru.

Mahasiswa baru biasanya memiliki jadwal yang cukup padat, mulai dari kegiatan pengenalan kampus, perkuliahan, hingga berbagai aktivitas mahasiswa. Kondisi tersebut membuat kesempatan pulang ke kampung halaman menjadi terbatas.

Karena itu, kamar kos dapat dibuat senyaman mungkin agar terasa lebih familiar. Menata kamar sesuai selera, memasang foto keluarga atau teman, hingga membawa barang kesayangan dari rumah bisa menjadi pilihan.

Barang sederhana seperti boneka, bantal favorit, foto keluarga, maupun makanan kesukaan terkadang mampu memberikan rasa nyaman ketika sedang merindukan rumah.

Jaga Komunikasi dengan Keluarga

Jarak tidak selalu berarti hubungan harus menjadi jauh. Teknologi memungkinkan mahasiswa yang tinggal di perantauan untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga setiap hari.

Video call, panggilan telepon, maupun sekadar bertukar pesan melalui aplikasi percakapan dapat menjadi cara untuk mengetahui kabar keluarga sekaligus menceritakan aktivitas selama berada di kampus.

Memang, bagi sebagian orang, berbicara dengan keluarga justru dapat membuat rasa rindu semakin terasa. Tidak jarang percakapan melalui video call berakhir dengan air mata.

Namun, mengetahui keadaan keluarga serta berbagi cerita tentang kehidupan sehari-hari dapat membuat jarak terasa lebih dekat. Komunikasi juga dapat memberikan dukungan emosional ketika mahasiswa sedang menghadapi kesulitan selama menjalani kehidupan di perantauan.

IKLAN

Bangun Pertemanan dan Koneksi Baru

Lingkungan baru juga membuka kesempatan untuk membangun hubungan dengan banyak orang.

Mahasiswa dapat mulai berkenalan dengan tetangga kos, teman sekelas, maupun mahasiswa dari program studi lain. Mengikuti organisasi, komunitas, kepanitiaan, atau kegiatan kampus juga dapat membantu memperluas pergaulan.

Kesibukan yang positif dan interaksi bersama teman-teman baru perlahan dapat mengurangi rasa kesepian.

Jangan takut untuk memulai percakapan. Teman yang awalnya hanya dikenal saat mengikuti kegiatan kampus bisa saja menjadi orang terdekat selama menjalani kehidupan di perantauan.

Mereka dapat menjadi teman belajar, makan bersama, bertukar cerita, hingga menjadi tempat berbagi ketika sedang menghadapi kesulitan.

Beri Ruang untuk Merasakan Homesick

Mengatasi homesick bukan berarti seseorang harus memaksakan dirinya untuk selalu terlihat baik-baik saja.

Ada kalanya rasa rindu memang perlu dirasakan. Menangis karena merindukan rumah bukanlah sesuatu yang salah.

Namun, jangan membiarkan perasaan tersebut berlangsung terlalu lama hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Homesick dapat dijadikan sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi diri. Rasa rindu terhadap keluarga bisa diubah menjadi motivasi untuk menjalani perkuliahan dengan lebih serius dan menyelesaikan tujuan yang sejak awal ingin diraih.

Hidup jauh dari rumah juga merupakan bagian dari proses belajar menjadi lebih dewasa dan mandiri.

Homesick Bukan Sesuatu yang Harus Dihilangkan

Berbagai cara tersebut bukan berarti homesick harus benar-benar disembuhkan atau dihilangkan.

Rasa rindu mungkin akan tetap muncul sesekali, terutama ketika menghadapi hari yang melelahkan, sedang sakit, atau ketika melihat teman lain bisa berkumpul bersama keluarganya.

Namun, homesick dapat berjalan berdampingan dengan berbagai pengalaman baru.

Di satu sisi ada rasa rindu, tetapi di sisi lain terdapat rasa penasaran, keberanian, persahabatan baru, pengalaman baru, dan kebahagiaan ketika perlahan mampu menjalani kehidupan secara mandiri.

Menjadi mahasiswa perantauan pada akhirnya bukan hanya tentang berpindah dari satu kota ke kota lainnya. Perjalanan tersebut juga membawa seseorang menuju fase kehidupan yang berbeda.

Setiap pengalaman, mulai dari belajar mengelola kehidupan sendiri hingga menghadapi rasa rindu terhadap rumah, akan menjadi bagian dari proses pendewasaan.

Kelak, rasa rindu terhadap rumah mungkin justru menjadi salah satu bagian yang paling dikenang dari perjalanan tersebut.

Sebab, ketika mimpi yang diperjuangkan akhirnya menjadi kenyataan, kita mungkin akan memahami bahwa setiap rasa rindu yang pernah hadir merupakan bagian dari perjalanan panjang untuk mencapainya.

Sumber

Alodokter.com. Homesick, Perasaan Gelisah karena Kangen Rumah. 2025.

Asdhar, H. J. Strategies for Facing Homesickness Among Non-Local Students in Starting College at Airlangga University. Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 19(2), 118–126, 2024.

IPB University. Peduli Mahasiswa Baru, Konselor IPB University Bagikan Tips Atasi Homesick: Jadikan Rindu sebagai Energi. 2026.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/jauh-dari-rumah-dekat-dengan-mimpi-mengubah-homesick-menjadi-asik-sebagai-mahasiswa-baru/97771/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.05 WITA

  • #Perantauan
  • #Universitas Airlangga
  • #homesick
  • #kehidupan kampus
  • #kuliah
  • #mahasiswa baru
  • #tips kuliah

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Pilihan Editor

  1. 1 Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia
  2. 2

    Flu Sedang Naik: Kapan Cukup Istirahat di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

  3. 3

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

  5. 5

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.