Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Ketika Kamar Kos Terasa Asing: Cara Maba Menghadapi Homesick

Ketika Kamar Kos Terasa Asing: Cara Maba Menghadapi Homesick

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
01 September 2026, 11.45 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Homesick

Penulis: Dhia Naurah, Mahasiswa Universitas Airlangga

JurnalPost.com - Ada satu hal yang mungkin tidak pernah diceritakan ketika kamu sibuk mempersiapkan diri menjadi mahasiswa baru: rasa ingin pulang.

IKLAN

Baru pulang dari PKKMB, kamu masuk ke kamar kos, lalu tiba-tiba semuanya terasa aneh. Tidak ada lagi sambutan hangat dari orang tua. Yang ada hanya kamar baru yang sunyi.

Awalnya memang semua terasa asing. Dari situlah muncul sebuah perasaan yang jujur, tetapi cukup menyiksa: homesick, atau rasa rindu terhadap rumah yang begitu dalam hingga seolah ada sesuatu yang hilang dari dada.

Di saat seperti itu, mungkin kamu mulai bertanya dalam hati, “Kapan, ya, bisa pulang?”

Tapi tenang, kamu tidak sendirian. Merasa homesick bukan berarti kamu lemah, apalagi gagal beradaptasi. Justru, homesick bisa muncul karena kamu memiliki ikatan emosional yang kuat dengan rumah dan orang-orang di dalamnya.

Kenapa Homesick Bisa Terjadi?

Pindah ke lingkungan baru berarti kamu harus meninggalkan banyak hal yang selama ini terasa familiar. Mulai dari rutinitas sehari-hari, makanan yang biasa kamu makan, orang-orang yang setiap hari kamu temui, hingga suara-suara kecil di rumah yang mungkin sebelumnya tidak pernah kamu sadari.

Pada dasarnya, otak manusia menyukai rutinitas dan rasa aman. Jadi, ketika kamu tiba-tiba pindah ke tempat baru, wajar apabila muncul rasa tidak nyaman.

Otak membutuhkan waktu untuk mengenali lingkungan baru sebagai tempat yang aman. Apalagi, banyak hal yang sebelumnya familiar dan memberikan rasa nyaman kini tidak lagi berada di sekitarmu.

Karena itu, jangan heran jika pada masa-masa awal kuliah kamu merasa asing, cemas, atau bahkan kesepian. Semua perasaan tersebut merupakan bagian dari proses beradaptasi.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk menghadapi perasaan tersebut?

1. Jangan Terburu-buru Menghilangkan Rasa Homesick

Homesick adalah hal yang wajar. Kamu tidak perlu memaksa diri untuk langsung merasa nyaman dengan lingkungan baru.

Berikan dirimu waktu untuk beradaptasi.

Pelan-pelan, hari-harimu akan mulai dipenuhi tugas kuliah, kegiatan kampus, organisasi, hingga pertemanan baru. Tanpa disadari, tempat yang sebelumnya terasa asing perlahan bisa berubah menjadi rumah kedua.

2. Jangan Terus Mengurung Diri di Kos

Percaya atau tidak, semakin lama kamu hanya berdiam diri di kamar kos, semakin besar pula kemungkinan rasa kesepian muncul.

Setelah perkuliahan selesai, cobalah sesekali mengeksplorasi lingkungan kampus. Kamu bisa nongkrong di kantin, berjalan-jalan di sekitar kampus, mengerjakan tugas di perpustakaan, atau sekadar duduk bersama teman.

Semakin sering kamu berinteraksi dengan lingkungan baru, semakin cepat pula kamu mengenali tempat tersebut sebagai lingkungan yang aman dan familiar.

IKLAN

3. Bawa “Potongan Rumah” ke Kos

Tidak ada salahnya membawa beberapa barang yang memiliki kenangan atau nuansa familiar dari rumah.

Misalnya, foto keluarga, parfum yang biasa kamu gunakan, bantal, selimut, boneka favorit, atau barang kecil lainnya yang memiliki cerita tersendiri.

Hal-hal sederhana seperti itu dapat memberikan rasa nyaman atau sense of familiarity di tengah lingkungan yang masih terasa serba baru.

Kadang, melihat satu foto keluarga atau mencium aroma parfum yang familiar saja sudah cukup untuk membuat kamar kos terasa sedikit lebih dekat dengan rumah.

4. Cari Teman “Senasib”

Ingat, kamu tidak sendirian.

Hampir semua mahasiswa baru sedang menghadapi proses adaptasinya masing-masing. Bisa jadi, teman yang terlihat santai di kelas sebenarnya juga sedang menahan rindu terhadap rumah.

Karena itu, tidak ada salahnya mulai membuka obrolan, berbagi cerita, dan saling menguatkan.

Ini juga menjadi kesempatan untuk menemukan teman-teman baru yang bisa diajak menjalani perjalanan kuliah bersama.

Siapa tahu, seseorang yang awalnya hanya kamu kenal karena duduk satu kelas justru menjadi salah satu orang yang membuat kehidupan perkuliahan terasa lebih seperti “pulang”.

Pada Akhirnya, Kamu Akan Menemukan “Pulang” yang Baru

Memasuki fase baru sebagai mahasiswa bukan berarti kamu tidak boleh merindukan rumah.

Kamu boleh merindukan momen bersama keluarga di meja makan. Kamu boleh merasa sedih ketika harus kembali ke kos setelah liburan. Kamu juga boleh menelepon orang tua hanya karena ingin mendengar suara mereka.

Namun, percayalah, seiring berjalannya waktu semuanya akan terasa lebih ringan.

Akan ada saat ketika kamu mulai hafal jalan menuju kampus. Akan ada tempat makan favorit yang selalu kamu datangi. Akan ada teman yang bisa kamu cari ketika sedang menghadapi masalah. Akan ada sudut-sudut kampus yang perlahan menjadi tempat nyaman untuk disinggahi.

Bahkan, kamar kos yang dahulu terasa begitu asing bisa berubah menjadi tempat yang justru kamu rindukan ketika sedang berada jauh darinya.

Mungkin, tanpa kita sadari, seperti inilah salah satu proses menuju kedewasaan.

Kita mulai memahami bahwa “pulang” tidak selalu berarti kembali ke rumah tempat kita dibesarkan. Terkadang, pulang berarti menemukan rasa aman dan nyaman di tempat yang sebelumnya sama sekali tidak kita kenal.

Jadi, kalau sampai hari ini kamu masih sering merindukan rumah, tidak apa-apa. Berikan dirimu waktu.

Kamu sedang belajar menciptakan rasa “rumah” di tempat yang baru, sembari tetap menyimpan rumah lamamu di dalam hati.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/ketika-kamar-kos-terasa-asing-cara-maba-menghadapi-homesick/97526/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 16.56 WITA

  • #Kesehatan Mental
  • #Maba
  • #adaptasi kos
  • #homesick
  • #kehidupan kampus
  • #mahasiswa baru

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.