Jurnalpost - Rektor Universitas Islam Makassar Majdah MZ Agus Arifin Nu'mang resmi membuka secara resmi Pelatihan Pemanfaatan Hasil Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kreativitas Mahasiswa Berpotensi Paten yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdiaan pada Masyarakat Universitas Islam Makassar, Selasa (26/7) yang bertempat di Hotel Singgasana Makassar.
Majdah yang juga Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi NU Sulawesi Selatan dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Kemenristek Dikti RI kepada UIM yang telah 7 (tujuh) kali mempercayakan kegiatan nasional yang berkaitan dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
"Tentunya ke depan, kami berharap kerja sama ini tak berhenti disini, demi pengembangan PTS, khususnya eksistensi Universitas Islam Makassar di Indonesia Timur"
Perguruan Tinggi pada umumnya, terbagi atas 3 kategori yakini, Pertama, Teaching University yang murni berperan mengajarkan ilmu pengetahuan, Kedua, Research University yang berperan tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga ada proses pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga keberadaan ilmu pengetahuan dan teknologi sering diperbaharui sesuai dengan tantangan zaman, dan Ketiga, Technoprener University yakni tidak hanya mengajarkan dan mengembangkan, tetapi juga aktif menghasilkan pengembangan IPTEKS sampai menjadi solusi nyata menjawab permasalahan ekonomi dan masyarakat. Tambahnya.
Adapun peserta pelatihan ini berasal dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dari kawasan Indonesia Timur, juga pelatihan ini diadakan mulai 26 - 28 Juli 2016.
Tampak hadir Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemenristek Dikti RI Ocky Karna Radjasa, Wakil Rektor I UIM Arfin Hamid, Wakil Rektor II UIM Saripuddin Muddin, Wakil Rektor III UIM Abd Rahim Mas P Sanjata, Dekan FKIP UIM Arfah Shiddiq, Dekan Fak. Teknik UIM Suradi Najamuddin, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UIM A. Abd. Rahman Syafar, dan Dekan Fak. Ilkes Rivai Pakki.
Penulis: Andy Muhammad Idris
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda