Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. PRT Anak di Kompleks Pemda Makassar Akhirnya Bisa Kembali Mengenyam Pendidikan

PRT Anak di Kompleks Pemda Makassar Akhirnya Bisa Kembali Mengenyam Pendidikan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 April 2017, 00.21 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
PRT Anak di Kompleks Pemda Makassar Akhirnya Bisa Kembali Mengenyam Pendidikan
Ibu Andi Yani Tim Pemantau (baju biru) tampak mengawasi Bunga yang sedang menulis identitasnya

Makassar, Jurnalpost - Bunga (bukan nama sebenarnya) adalah anak yang bekerja sebagai PRT sejak berusia 12 tahun, tepat setelah dia tamat Sekolah Dasar. Lahir pada tahun 2002, bunga kini telah berusia jelang 15 tahun. Kemiskinan dan keinginan untuk membantu orang tua dan dua orang adiknya menjadi alasan yang telah mendorong Bunga untuk berangkat ke Kota, bekerja sebagai PRT.

Ibu Andi Yani Tim Pemantau (baju biru) tampak mengawasi Bunga yang sedang menulis identitasnya

IKLAN

Dia menceritakan, bagaimana dia dibawah ke Kota oleh orang sekampungnya yang masih terbilang keluarganya. Pria yang akrab dipanggil “Om” itu memang sudah lama melakoni peran sebagai penyalur PRT tidak resmi. Kampung tempat bunga berasal, yang berlokasi di perbatasan Kab. Sinjai dan Malino, terkenal sebagai Desa pemasok PRT anak. Mayoritas anak-anak perempuan sekampungnya bekerja sebagai PRT di Kota. Mereka hanya kembali ke kampung saat jelang musim panen untuk membantu orang tua. Tapi setelah itu, balik lagi ke Kota.

PPAPKH Sinjai
Baca Juga

ILO Promote Sulsel Himbau Pekerja Anak Terus Lanjutkan Pendidikan

Bunga menceritakan, saat awal bekerja sebagai PRT, dia pernah bekerja dengan salah seorang majikan yang cukup kaya. Namun akhirnya dia memilih keluar karena sering ditinggal dan dikunci sendiri di dalam rumah. Sebagai anak-anak, situasi seperti itu, tentulah masih cukup menyeramkan baginya. Akhirnya dia meminta keluar. Majikannya yang sekarang (keluarga Haji Tahir) yang menjemput dengan mengganti biaya yang telah dikeluarkan Majikan kepada si Om penyalur tak resmi. Waktu itu sekitar 200 ribu, kenang majikannya.

Tim pemantau Komunitas Kompleks Pemda Makassar, dikoordinir Ibu Andi Yani, yang awalnya mengetahui keberadaan Bunga. Ibu Yani yang juga warga di kompleks tersebut, juga bekerja sebagai PNS di Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Sulsel.

IKLAN

Mengetahui keberadaan Bunga yang masih di bawah umur, Yani melakukan pendekatan ke keluarga Haji Tahir. Dan setelah melakukan beberapa kali diskusi, akhirnya Yani berhasil meyakinkan majikan dan Bunga sendiri untuk mau terus mengenyam pendidikan.

Malam ini (Sabtu 22 April 2017), Ibu Yani ditemani Warida Syafie dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulsel, Rasyidi Bakry dari ILO Promote Sulsel dan Yasmain dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, berkunjung ke rumah haji Tahir untuk menjelaskan lebih rinci tentang bagaimana Bunga bisa tetap bersekolah.

Guru bersama peserta didik
Baca Juga

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang 2 jam ini, akhirnya terjawab bagaimana PRT anak seperti bunga bisa tetap bersekolah. Yasmain menjelaskan bahwa dengan kebijakan yang ada sekarang, hampir tidak ada alasan bagi anak untuk tidak melanjutkan pendidikan. Sebab, kalau si anak tidak dapat ikut langsung di Pusat Kegiatan Belajar (PKBM), materi-materi pelajaran bahkan bisa didapat secara online. Dia kemudian menjanjikan untuk mengikutkan bunga ujian pada bulan Mei mendatang.

Warida menjelaskan bahwa dalam kasus yang dialami Bunga, sebagai aktivis anak, kita dihadapkan dalam kondisi dilematis antara apakah ingin memulangkan si anak ke orang tua tapi mendapati kondisi yang lebih buruk atau bisa tetap bekerja sepanjang hak-haknya tetap terpenuhi. Dalam situasi seperti ini, prinsip kepentingan terbaik bagi anaklah yang harus diterapkan.

Haji Tahir dan Istri sebagai majikan, sangat senang jika Bunga bisa mendapat kesempatan lagi untuk melanjutkan pendidikan, karena bagaimana pun perjalanan hidup Bunga masih panjang. Dia dan keluarga menjamin untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi Bunga untuk kembali bersekolah.

Haji Tahir juga berharap agar PRT anak yang lain juga diberi kesempatan belajar yang sama seperti Bunga. Dia menduga masih banyak PRT anak yang bekerja di Makassar, hanya saja keberadaannya sulit dipantau apalagi kalau bekerja pada majikan yang cenderung menutup diri. (Warida Syafie Koordinator Program LPA Sulsel/PR/JURNALPOST)

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/prt-anak-di-kompleks-pemda-makassar-akhirnya-bisa-kembali-mengenyam-pendidikan/4106/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.59 WITA

  • #PRT Anak
  • #Pemda Makassar
  • #pendidikan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Pilihan Editor

  1. 1 Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel
  2. 2

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  3. 3

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  5. 5

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.