Makassar, Jurnalpost - Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Makassar konsolidasi di Warkop Pa'de Jln. Alauddin Makassar, (23/7) malam. Konsolidasi kali ini sebagai bukti antusias PERMAHI DPC Makassar menyambut Kongres DPP PERMAHI di Bali 26 Agustus dan Jakarta 14 Agustus.
Dengan adanya Kongres dua persi di atas ada persi Bali dan Jakarta artinya PERMAHI saat ini adalah dualisme dan itu sebagai bentuk perpecahan awal PERMAHI. Dan sampai hari ini PERMAHI DPC Makassar belum menentukan sikap.
Andi Firmansyah Ketua Lembaga Komsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PERMAHI DPC Makassar dan saat ini Namannya muncul di publik akan maju Caketum DPP Periode 2016-2018. Tetapi sebelumnya dia menyatakan sikap bahwa kedua kubuh Kongres tersebut tidak ada dia ikuti ketika keduanya tidak Islah.
Olehnya itu, dia harapkan agar kedua kubuh jangan ada memperlihatkan ego masing-masing. "Perlu dia islah kerena penegak hukum di Indonesia tidak lepas dari kader PERMAHI yang bertujuan sebagai persaudaraan, persatuan dan Prestasi (PPP) sebagai profesi hukum," jelas putra Bulukumba ini.
Sementara itu, Ketua Umum PERMAHI DPC Makassar Reza Patryanto Yunus biasa disapa Baso, menambahkan bahwa bukan hanya satu sisi saja, bahwa tidak mengikuti Kongres ketika tidak islah tetapi kesan PERMAHI khususnya di Indonesia pada umumnya semua negara akan jelek peranya sebagai akademisi hukum. "Saya harap agar kedua kubuh tersebut jangan ada yang arogan terhadap kepemimpinan karena kepemimpinan akan dipertanggung jawabkan di akhirat nanti kerena itu sebuah amanah dan sebaik-baik amanh adalah amanah yang dijalankan sesuai aturan," tegas Baso.
Muh. Basri Lampe Ketua Lembaga Media dan Pers PERMAHI DPC Makassar melaporkan dari Makassar.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda